14 Bangli di Kali Mati akan Dibongkar

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG, suararealitas.co – Upaya dalam mendukung dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang, khususnya di wilayah Kecamatan Pasar Kemis, baik dari segi sarana dan prasarana lingkungan sekolah harus memadai.

‎Untuk itu ada sekitar 14 Bangunan Liar (Bangli) yang berada atas Kali Mati akan dibongkar. Pembongkaran ini dilakukan untuk menata lingkungan SDN Kuta Bumi IV.

‎Rencana pembongkaran tersebut di ucapkan Camat Pasar Kemis saat menggelar sosialisasi dalam rangka penataan pemagaran lingkungan SDN Kuta Bumi IV, di aula kantor kelurahan setempat, Rabu 9 Juli 2025 yang di hadiri oleh pihak Kantor Kelurahan Kuta Bumi, pihak kantor Kecamatan Pasar Kemis dan Danramil 11/Pasar Kemis.

‎Camat Pasar Kemis Nurhanudin menyampaikan, sosialisasi tersebut sebagai pemberitahuan kepada pemilik Bangunan Liar (Bangli) untuk mengosongkan yang ada 7 hari setelah surat pemberitahuan diterima.

‎“Rencana penertiban pada tanggal 17 Juli 2025 mendatang oleh Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

‎Dalam kesempatan tersebut juga Nurhanudin mengajak para pemilik bangunan pun lebih baik membongkar secara mandiri, apabila bahan bangunan masih bisa dimaanfaatkan.

‎Sementara Acep Sekel Kuta Bumi saat di konfirmasi media, Kamis (10/7/2025) membenarkan ada 14 Bangli yang akan di bongkar, pembongkaran tersebut untuk memenuhi saran dan prasarana bangunan SDN IV Kuta Bumi, tepatnya yang berdiri percis di depan gedung sekolah.

‎”Bicara dunia pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama. Generasi kita yang akan datang itu, bukan hanya tugas para guru. Itu tugas kita semua. Kalau lingkungan tidak bagus, maka akan timbul bibit yang kurang bagus juga,” ucapnya.

‎Ia juga menekankan, siap mengantarkan penghuni Bangli yang akan pindah. “Jika pindahnya ke Jawa misalnya saya siap membelikan tiketnya, pindah ke tempat lain saya siap mengantarkan ya,” katanya.

‎Terpisah,  H. Ali Farham SH. MH Ketua DPP Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barata (Barisan Perjuangan Rakyat Jelata) mendukung penuh rencana Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis untuk melakukan pembongkaran Bangli di Kali Mati tersebut.

‎”Ya kalau untuk dunia pendidikan ya harga mati, harus serius menanganinya, agar generasi penerus Bangsa nanti berkualitas, giman akan bagus jika lingkungannya kurang bagus,” tegasnya.

Baca Juga :  MBG Yayasan Al Rahim Al Islami Bungkam, Wali Murid Resah Soal Kualitas Makanan
Baca Juga :  Jangan Dibuang! Punya Uang Koin Kuno Rp 1000 Ini Kalau Dijual Laku Segini

Berita Terkait

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta di Papua Barat
Polres Priok Gelar  Patroli Stasioner Cipta Kondisi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Pelabuhan
Gotong Royong Bersihkan Kali, Babinsa Timika Turun Langsung
Kapolda Jawa Barat Jangan Diam atas Dugaan Kejahatan Ekologis di Kawasan TNGC
Idul Adha: Ketika Pisau Kurban Tajam ke Hewan, Tapi Tumpul ke Keserakahan
Apel Pengamanan Idul Adha Polsek Cigudeg Sinergi Aparat Dan Pemuda
Koops TNI Habema Evakuasi 44 Pendulang Emas dari Gangguan OPM di Pegunungan Bintang

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:29 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:57 WIB

Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta di Papua Barat

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:57 WIB

Polres Priok Gelar  Patroli Stasioner Cipta Kondisi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Pelabuhan

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:51 WIB

Gotong Royong Bersihkan Kali, Babinsa Timika Turun Langsung

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:43 WIB

Kapolda Jawa Barat Jangan Diam atas Dugaan Kejahatan Ekologis di Kawasan TNGC

Berita Terbaru

ILUSTRASI - polisi resmi menahan Bos Hanania Group terkait dugaan penipuan umrah. (Foto: Istimewa).

Hukum & Kriminal

Bos Hanania Group Resmi Ditahan Polisi Terkait Dugaan Penipuan Umrah

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:50 WIB