Pembelian BBM Subsidi Dengan QR Code, BPH Migas: Untuk Lindungi Kepentingan Masyarakat

- Jurnalis

Jumat, 28 Juli 2023 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembelian BBM Subsidi Dengan QR Code, BPH Migas: Untuk Lindungi Kepentingan Masyarakat

JAWA TIMUR – Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu, masyarakat yang menggunakan BBM subsidi perlu didata, siapa yang membeli dan sektor yang menggunakaan BBM subsidi. Penggunaan teknologi pemindai merupakan salah satu cara untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya. 

“Untuk itu pembelian BBM Subsidi harus menggunakan QR Code. Hal ini dilakukan oleh Pemerintah semata mata untuk melindungi kepentingan masyarakat yang mempunyai hak untuk menggunakan BBM Subsidi,” ujar Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Basuki Trikora Putra, dalam sambutan pembukaan Seminar Umum Kebijakan Hilir Migas bersama DPR RI, di Tuban, Jawa Timur, Kamis (27/07/2023). 

Baca Juga :  Satu Dekade Angkutan Laut Perintis: Layani 7,8 Juta Penumpang Dan Angkut 1,3 Juta Ton Barang

Pria yang kerap disapa Tiko ini menambahkan, daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) perlu mendapatkan dukungan Pemerintah dalam membangun SPBU. Masih banyak saudara-saudara kita di luar Pulau Jawa yang masih sulit mendapatkan BBM. 

“Sehingga pemerintah harus berupaya mencari langkah langkah untuk memastikan dan menjamin ketersediaan dan distribusi BBM sampai ke pelosok negeri,” jelasnya. 

Dirinya pun berharap, dengan terdistribusinya BBM akan menggerakkan roda ekonomi masyarakat, sehingga perekonomian Indonesia terus bergerak dan semakin meningkat.

Dalam kesempatan yang sama, Komisi VII Anggota DPR RI Ratna Juwita Sari meminta dukungan BPH Migas untuk dapat menambah kuota BBM subsidi, khususnya Bio Solar untuk nelayan. Menurutnya, masyarakat Kabupaten Tuban banyak yang mata pencahariannya nelayan kecil dengan kapal bermesin di bawah 30 GT, sehingga kebutuhan BBM dari waktu ke waktu semakin meningkat. 

Baca Juga :  Peresmian Gedung Barang Bukti Kejari Jakarta Utara oleh Kejati Daerah Khusus Jakarta

“Kebutuhan BBM Subsidi untuk nelayan perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Pendirian SPBU Nelayan di Tuban merupakan salah satu solusi untuk bisa menjawab kebutuhan solar subsidi untuk Nelayan,” tutur Ratna.

Acara ini juga di hadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tuban H. M. Miyadi, Ketua PC Muslimat NU Siti Syarafah Sumari, dan Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Tuban Devian Faris Hidayat.

Berita Terkait

As SDM Kapolri Sambut Kontingen Taekwondo Polri Juara Umum WATA Championship di Soetta
10 Orang Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Kramat Jati Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Masyarakat untuk Mengecek
Semangat Kartini di BRI Unit Pasar Serua: Melayani dengan Ketulusan dan Sentuhan Budaya
Penyadapan Getah Pinus Ilegal di Gunung Ciremai || Aceng Syamsul Hadie (ASH): Kejahatan Ekologis yang Tak Boleh Ditoleransi
Tabrakan Maut di Bekasi Timur: KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek
Pembangunan Rumah Terus Digenjot, Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika Kejar Target Penyelesaian
Pria Bawa Sabu Senilai Rp1 Miliar di Kap Motor Ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok
Pendistribusian Perdana SPPG Purasari Disambut Antusias Siswa Siswi SDN Tanjungsari02

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:07 WIB

As SDM Kapolri Sambut Kontingen Taekwondo Polri Juara Umum WATA Championship di Soetta

Selasa, 28 April 2026 - 12:08 WIB

10 Orang Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Kramat Jati Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Masyarakat untuk Mengecek

Selasa, 28 April 2026 - 11:27 WIB

Semangat Kartini di BRI Unit Pasar Serua: Melayani dengan Ketulusan dan Sentuhan Budaya

Senin, 27 April 2026 - 23:28 WIB

Penyadapan Getah Pinus Ilegal di Gunung Ciremai || Aceng Syamsul Hadie (ASH): Kejahatan Ekologis yang Tak Boleh Ditoleransi

Senin, 27 April 2026 - 23:01 WIB

Tabrakan Maut di Bekasi Timur: KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek

Berita Terbaru