Prawita GENPPARI Ziarahi Situs Ratu Pajajaran Nyai Subang Larang

- Jurnalis

Senin, 22 Maret 2021 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Prawita GENPPARI Ziarahi Situs Ratu Pajajaran Nyai Subang Larang

Suararealitas.com, Jakarta – Menempuh perjalanan sekitar 3 jam dari sekretariat DPP Prawita GENPPARI atau biasa dikenal dengan sebutan RUMPPI (Rumah Para Pecinta Ilmu) di kota Bandung, akhirnya Tim sebanyak 12 orang sampai juga di Situs Ratu Pajajaran Nyai Subang Larang. Kalau berangkat malam hari mungkin bisa 2 jam, tapi karena perjalanan siang hari dimana lalu lintas cukup padat maka waktu tempuh sedikit mulur menjadi 3 jam “, ujar Ketum DPP Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Subang, Minggu (21/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan Tim disambut langsung oleh Kepala Desa setempat, Juru Kunci Situs Nyai Subang Larang dan aparat Desa serta tokoh masyarakat setempat. Juru Kunci sempat menjelaskan mengenai situs sejarah tersebut kepada seluruh rombongan. Begitupun dengan Tim Prawita GENPPARI sempat menjelaskan mengenai organisasinya sebagai Pegiat Ragam Wisata Nusantara (PRAWITA) dan maksud serta tujuan dari kunjungannya tersebut. Lalu dilanjutkan perkenalan dan sambutan dari Kepala Desa. 

Setelah silaturahmi dengan para tokoh desa tersebut, lalu tim melakukan ziarah ke situs Nyai Subang Larang yang berada di tengah hutan jati di Desa Nanggerang, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat itu. Sebelumnya juga tampak rombongan para peziarah lain yang baru selesai melakukan ziarah. Situs sejarah tersebut diyakini adalah makam seorang Ratu Pajajaran yang bernama Nyai Subang Larang. Hutan jati ini juga dikenal dengan sebutan Muara Jati dan Teluk Agung atau Astana Panjang. 

Baca Juga :  Pesona Pernikahan Indonesia 4 Kembali Lagi Mengumpulkan Puluhan Vendor Wedding Terrbaik

Di tempat tersebut terpajang foto – foto barang temuan yang sudah ditemukan. Berbagai barang – barang peninggalan yang ditemukan di lokasi tersebut, dan kesamaan nama-nama tempat dengan latar belakang kehidupan Nyai Subang Larang zaman dahulu semakin menguatkan tempat ini merupakan saksi sejarah perjalanan sang Ratu Pajajaran. Termasuk temuan koin kuno dan juga perhaiasan berupa kalung dan gelang yang terbuat dari batu yang berusia ratusan tahun. Itulah sebabnya tempat tersebut, kini menjadi salah satu objek wisata religi yang berada di kabupaten Subang – Jawa Barat.

Baca Juga :  Festival Budaya 2025 Jadi Polemik Lantaran Tidak Mencerminkan Budaya Tangerang Sebagai Kearifan Lokal

Adapun mengenai situs sejarah tersebut apakah benar sebagai Makam Ratu Pajajaran atau hanya Maqom (Patilasan) saja, masih dalam penelitian para ahli. Maqom atau petilasan artinya suatu tempat dimana seseorang pernah berada di tempat itu. Selain dikenal sebagai Ratu Pajajaran, Nyai Subang Larang juga merupakan seorang santri. Beliau memiliki padepokan untuk belajar mengaji dan berjasa dalam menyebarkan agama Islam di tatar pasundan. 

“ Untuk mengetahui kepastiannya tentu memerlukan penelitian lebih lanjut, baik di kawasan yang memiliki luas sekitar 2 hektar tersebut, ataupun di keseluruhan luas kawasan dimana sering ditemukan benda kuno yang memiliki luas sekitar 70 hektar. Sebagian besar kawasan saat ini merupakan areal pertanian berupa sawah. Sawah ini terhampar luas dan datar sehingga mampu menyuguhkan sebuah pemandangan sawah yang indah. Tak heran, Tim Elang (Emak – emak Petualang) dari Prawita GENPPARI sempat mengabadikan momen kunjungan tersebut dengan berfoto di areal pesawahan “, pungkas Dede.****RI

Berita Terkait

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar ‘Jaga Jakarta On The Spot’, Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Buruh Pelabuhan Muara Baru
PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan
Satu Jam Mengaji Bersama Polisi, Ditbinmas Polda Metro Jaya Gaungkan Kemakmuran Masjid untuk Jaga Keamanan
Forkopimko Jakarta Utara Bersama Tiga Pilar Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026, Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Wilayah
JJOS Forkopimko Jakarta Utara Berikan Surprise Ulang Tahun kepada Dandim 0502/Jakarta Utara, Wujud Sinergitas Antarinstansi
Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan
JPO Tendean Ditabrak Truk Alat Berat, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas
Polsek Penjaringan dan PKBM Mutiara Hati Kompak Lawan Kenakalan Remaja

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:46 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar ‘Jaga Jakarta On The Spot’, Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Buruh Pelabuhan Muara Baru

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:40 WIB

PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:07 WIB

Satu Jam Mengaji Bersama Polisi, Ditbinmas Polda Metro Jaya Gaungkan Kemakmuran Masjid untuk Jaga Keamanan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:57 WIB

Forkopimko Jakarta Utara Bersama Tiga Pilar Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026, Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Wilayah

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:54 WIB

JJOS Forkopimko Jakarta Utara Berikan Surprise Ulang Tahun kepada Dandim 0502/Jakarta Utara, Wujud Sinergitas Antarinstansi

Berita Terbaru

Berita Aktual

PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:40 WIB