Sinergi KKP dengan KP2MI Lindungi Awak Kapal Perikanan Indonesia dari Eksploitasi

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukti sinergi KKP dengan KP2MI. (Foto: Istimewa).

Bukti sinergi KKP dengan KP2MI. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi bersinergi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI) untuk memperkuat perlindungan awak kapal perikanan migran Indonesia.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Kantor Pusat Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Jakarta Selatan, Senin (20/01/2025) kemarin.

Kolaborasi ini untuk mensolusikan berbagai permasalahan yang dihadapi pekerja migran Indonesia, khususnya pada sektor kelautan dan perikanan, mulai dari kurangnya keterampilan dan pelatihan adanya penipuan dalam proses rekrutmen hingga timbul proses penempatan yang tidak sesuai prosedur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat mengapresiasi komitmen KP2MI yang telah berkolaborasi dan bersinergi dengan KKP dalam tata kelola perekrutan dan penempatan Awak Kapal Perikanan Migran, sehingga pekerja migran sektor kelautan dan perikanan dapat terlindungi dengan lebih baik,” kata Sekjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho pada penandatangan nota kesepakatan bersama KP2MI.

Baca Juga :  Kemenkumham dan Pemkab Maybrat Sepakat Dorong Rekonsiliasi dan Perdamaian di Papua Barat Daya

Kerja sama KKP dengan KP2MI bertujuan melindungi awak kapal perikanan Indonesia pada semua proses, meliputi asistensi kepada pelaksana perekrutan dan penempatan awak kapal perikanan dan koordinasi dalam proses perizinan berusaha Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) bidang awak kapal perikanan.

Kerja sama ini juga meliputi pemetaan sebaran pelaksana perekrutan dan penempatan AKP Indonesia untuk bekerja di kapal perikanan berbendera asing hingga memastikan setiap AKP Indonesia yang akan di tempatkan di kapal perikanan berbendera asing telah memiliki kompentensi yang sesuai dengan kebutuhan.

Rudy menjelaskan dengan hadirnya kerja sama ini diharapkan mengurangi permasalahan eksploitasi awak kapal perikanan Indonesia.

“Kerja sama ini penting karena pekerja migran sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu penopang tumbuhnya perekonomian nasional dan berkontribusi secara kongkrit bagi pendapatan negara dan produktifitas ekonomi,” ungkap Rudy.

Baca Juga :  Semangat Baru IKA Unpad: Pengurus Pusat 2024-2028 Siap Wujudkan Ekonomi Pancasila

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding berharap dengan kerja sama antara KKP dan KP2MI/BP2MI akan meningkatkan keselamatan kerja para pekerja migran Indonesia, salah satunya pada sektor kelautan dan perikanan.

“Kementerian ini tidak bisa bekerja sendiri, oleh karena itu kami melaksanakan Presiden Prabowo untuk saling berkolaborasi. Kami berharap untuk bersinergi dan bergandeng tangan untuk memberdayakan pekerja migran Indonesia dan keluarganya,” terangnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan pihaknya bersama BP2MI menyiapkan skema skema perlindungan ekstra untuk awak kapal perikanan Indonesia di luar negeri, salah satunya dengan peningkatan keterampilan. Dengan keahlian yang dimiliki, ABK Indonesia punya daya saing tinggi di dunia kerja, serta dapat terhindar dari praktik kekerasan maupun penipuan.

Editor : Reza Mahendra

Berita Terkait

Kasubag TU Sudin SDA Jakarta Utara Dorong Percepatan Administrasi yang Transparan dan Akuntabel
Percepatan Pemadaman Api TPA Jatiwaringin: Dua Helikopter Dikerahkan, Modifikasi Cuaca Disiapkan
Kadis Perikanan Seram Bagian Timur Nilai Rakornas PKPN Jadi Momentum Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah
Beri Dukungan Logistik, Relawan Dirikan Posko Darurat TPA Jatiwaringin
BNN Ungkap Peran Operator Jaringan dalam Kasus Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Asal Thailand
PLN Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir Tak Terulang, Retrofit Pembangkit Jadi Solusi
Inflasi Jakarta Juni 2026 Capai 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pertamax Jadi Penyumbang Terbesar
Tinjau Natuna, Menko Polkam: Tugas Prajurit di Perbatasan Menentukan Wibawa Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:49 WIB

Kasubag TU Sudin SDA Jakarta Utara Dorong Percepatan Administrasi yang Transparan dan Akuntabel

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

Percepatan Pemadaman Api TPA Jatiwaringin: Dua Helikopter Dikerahkan, Modifikasi Cuaca Disiapkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:05 WIB

Kadis Perikanan Seram Bagian Timur Nilai Rakornas PKPN Jadi Momentum Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Beri Dukungan Logistik, Relawan Dirikan Posko Darurat TPA Jatiwaringin

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:26 WIB

BNN Ungkap Peran Operator Jaringan dalam Kasus Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Asal Thailand

Berita Terbaru