Diduga Pemasangan Tiang Jaringan Internet Milik PT MyRepublic Belum Kantongi Izin Lingkungan, Warga Pertanyakan Legalitas Proyek

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Babakan Tenjo, Kabupaten Bogor, Suararealitas.co– Kegiatan pemasangan tiang jaringan internet yang diduga milik PT MyRepublic di wilayah Kecamatan Babakan Tenjo, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, proyek tersebut diduga belum mengantongi izin lingkungan maupun perizinan lainnya yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh vendor Abel dengan jumlah pekerja sekitar 10 orang. Sementara itu, Andre bertugas sebagai Pengawas Lapangan dan Sarif sebagai Project Manager dalam kegiatan pemasangan jaringan tersebut.

Di tengah pelaksanaan proyek, muncul berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait legalitas pekerjaan, terutama mengenai izin lingkungan serta koordinasi dengan pemerintah desa dan warga sekitar yang terdampak.

Menanggapi adanya informasi yang beredar mengenai keterlibatannya dalam proyek tersebut, Juna, staf Desa Babakan Tenjo, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa dirinya bukan koordinator kegiatan pemasangan tiang jaringan internet tersebut.

“Saya bukan koordinator, saya dikambinghitamkan,” tegas Raju saat dimintai keterangan.

Masyarakat berharap pihak perusahaan, vendor pelaksana, maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kelengkapan administrasi dan perizinan proyek tersebut guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Diduga Rugikan Perusahaan Rp272 Juta, Tiga Eks Karyawan Percetakan Dilaporkan

Apabila terbukti belum mengantongi izin yang dipersyaratkan, warga meminta agar pihak berwenang melakukan pemeriksaan dan evaluasi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Di sisi lain, masyarakat juga berharap pembangunan infrastruktur telekomunikasi dapat berjalan dengan baik, namun tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi, transparansi, serta memperhatikan kepentingan lingkungan dan warga sekitar.

Red

Berita Terkait

Terendus Dugaan Praktik Pengangsu Solar Subsidi di SPBU Bubakan Semarang, Aparat Didesak Bergerak
KPK Lanjutkan Penyidikan Dugaan Korupsi Bea Cukai, Dua Saksi Diperiksa di Gedung Merah Putih
Dari Ruangan Terkunci hingga Dugaan Bunker, Ini Kronologi Kasus 995 Senjata di Jaksel
‎Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di SPBU Suradadi Purin Tegal Mencuat, Pemilik Truk Disebut Berinisial BD
Seorang Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Dianiaya Oknum Sekuriti Serta Pegawai FIF Tangcity Tangerang
PT Sari Wangi Mentari Diduga Lakukan PHK Sepihak Kepada Korban Penusukan
Mentan Sebut Penindakan Mafia Pangan Terus Berjalan, 39 Tersangka Telah Ditetapkan
Polres Cirebon Kota Gelar Razia Tempat Hiburan Malam, Minuman Beralkohol Disita

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Terendus Dugaan Praktik Pengangsu Solar Subsidi di SPBU Bubakan Semarang, Aparat Didesak Bergerak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:48 WIB

KPK Lanjutkan Penyidikan Dugaan Korupsi Bea Cukai, Dua Saksi Diperiksa di Gedung Merah Putih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Dari Ruangan Terkunci hingga Dugaan Bunker, Ini Kronologi Kasus 995 Senjata di Jaksel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:16 WIB

‎Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di SPBU Suradadi Purin Tegal Mencuat, Pemilik Truk Disebut Berinisial BD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Seorang Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Dianiaya Oknum Sekuriti Serta Pegawai FIF Tangcity Tangerang

Berita Terbaru