GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor, (8/8) Suararealitas.co – PT Graha Usaha Teknik (GUT) memperluas portofolio bisnisnya dengan masuk ke industri data center, sektor infrastruktur digital yang menuntut tingkat keandalan, keamanan, ketepatan, dan kontinuitas operasional yang tinggi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi GUT untuk menangkap peluang pertumbuhan kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia sekaligus memperkuat posisi perusahaan nasional di tengah berkembangnya ekosistem teknologi. Bagi perusahaan, masuk ke sektor data center bukan sekadar mengikuti tren digitalisasi, tetapi juga menjadi upaya memperluas kapabilitas EPC ke proyek dengan karakteristik dan standar yang lebih kompleks.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Industri data center sendiri memiliki kebutuhan yang berbeda dibandingkan proyek konstruksi pada umumnya. Infrastruktur harus mampu beroperasi secara berkelanjutan dengan tingkat gangguan yang sangat rendah. Karena itu, kesiapan perusahaan dari sisi pengalaman, sumber daya manusia (SDM), manajemen proyek, keselamatan kerja, hingga pemenuhan standar pelanggan menjadi faktor penting.

Dengan pengalaman hampir 21 tahun, GUT menjadikan rekam jejak di berbagai sektor industri sebagai modal untuk memasuki pasar tersebut. Perusahaan sebelumnya telah menangani proyek di bidang kelistrikan, pembangkit listrik, oil and gas, hingga manufaktur.

Business Development Manager PT Graha Usaha Teknik, Adhi Rahayu (Abah Achoy), mengatakan pengalaman dan rekam jejak menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan ketika perusahaan memasuki sektor baru.

“Yang dibutuhkan adalah pengalaman, kerja keras, dan SDM yang memenuhi persyaratan. Rekam jejak juga harus jelas dan tervalidasi melalui proyek-proyek yang telah kami kerjakan bersama klien,” ujarnya.

Pengalaman GUT dalam menangani proyek bersama sejumlah perusahaan besar dan BUMN, termasuk PLN dan Pertamina, menjadi bagian dari portofolio yang mendukung langkah ekspansi tersebut. Saat ini, PT GUT juga terlibat dalam pengerjaan dua proyek data center di kawasan Cikarang, Jawa Barat, sebagai bagian dari langkah perusahaan memperkuat kiprahnya di sektor infrastruktur digital.

Data Center Menuntut Kesiapan SDM

Masuk ke sektor data center membuat kesiapan SDM menjadi salah satu perhatian utama GUT. Karakter proyek yang bersifat mission critical menuntut pekerjaan dilakukan secara presisi dan dalam waktu yang relatif ketat tanpa mengesampingkan kualitas maupun keselamatan.

Dari sisi project management, Adi Maksudi, Project Management PT Graha Usaha Teknik, mengatakan kesiapan tersebut harus dibangun sejak tahap perencanaan.

Perusahaan melakukan pemetaan terhadap kebutuhan proyek, potensi risiko, kompetensi tenaga kerja, hingga persyaratan yang ditetapkan pelanggan sebelum pekerjaan dimulai.

Baca Juga :  Layanan Jemput Bola: Pembukaan Rekening Payroll PT Wijaya Teknik Bersaudara

“Perencanaan menjadi bagian penting dalam project execution. Dari tantangan yang sudah kami identifikasi, kami bisa menentukan resources yang tepat, khususnya manpower dengan kualifikasi yang sesuai dengan pekerjaan,” katanya.

Menurut Adi, setiap sektor memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, GUT menyesuaikan prosedur, kompetensi tenaga kerja, sertifikasi, serta sistem kerja dengan kebutuhan masing-masing proyek.

Pada data center, kecepatan pengerjaan menjadi salah satu tantangan karena proyek memiliki tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap ketepatan waktu dan keandalan sistem.

Pengalaman GUT di sektor pembangkit listrik dan oil and gas menjadi salah satu modal untuk menghadapi karakteristik tersebut. Perusahaan juga memiliki pengalaman dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) RU V Balikpapan, yang memperkaya kemampuan dalam menangani proyek dengan kompleksitas tinggi.

Safety Menjadi Fondasi

Di balik ekspansi ke data center, GUT juga menempatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai bagian dari kesiapan perusahaan.

Dari aspek keselamatan kerja, HSE Manager PT Graha Usaha Teknik, Ali Rahman, mengatakan pemenuhan standar keselamatan merupakan salah satu persyaratan penting ketika perusahaan memasuki proyek industri, termasuk melalui Contractor Safety Management System (CSMS).

“Safety menjadi salah satu pintu masuk ketika kita bekerja sama dengan perusahaan di sektor industri. Karena itu, persyaratan seperti CSMS harus dipenuhi dan menjadi bagian dari sistem kerja,” ujarnya.

Bagi GUT, K3 tidak hanya ditempatkan sebagai pemenuhan regulasi, tetapi juga diarahkan menjadi budaya kerja. Perusahaan mendorong penerapan safety leadership yang dimulai dari jajaran manajemen hingga pekerja.

Target keselamatan pun diarahkan menuju konsep zero harm, dengan menempatkan pencegahan kecelakaan sebagai prioritas dalam setiap aktivitas pekerjaan.

“Safety leadership harus dimulai dari top management. Pimpinan harus memberikan contoh dan menunjukkan komitmen terhadap K3, kemudian budaya tersebut diturunkan kepada seluruh pekerja,” kata Ali.

Kompetensi SDM Terus Diperkuat

Sejalan dengan perkembangan industri, GUT terus mendorong peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan, sertifikasi, dan pengembangan keterampilan.

Langkah tersebut menjadi semakin penting ketika perusahaan memasuki sektor dengan standar teknis dan operasional yang tinggi seperti data center.

Menurut GUT, kompetensi pekerja merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan proyek. Tenaga kerja tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memahami standar keselamatan, prosedur pelanggan, serta karakteristik pekerjaan yang ditangani.

Baca Juga :  BRI BO Jakarta Palmerah Gelar Acara Perpisahan Pinca yang Mendapat Amanah Baru sebagai Area Head Solo

“Peningkatan kompetensi harus dilakukan secara berkelanjutan. Pekerja merupakan salah satu aset utama perusahaan, sehingga kemampuan mereka harus terus dikembangkan mengikuti dinamika industri,” jelas Ali.

Perkuat Daya Saing melalui Produk Lokal

Selain SDM, GUT berupaya meningkatkan daya saing dengan mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Sebagai perusahaan nasional, pendekatan tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya perusahaan memberikan nilai tambah dalam proyek-proyek di Indonesia.

GUT juga menempatkan komunikasi dengan pelanggan sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kerja sama. Pemahaman terhadap kebutuhan dan karakter pelanggan dinilai dapat membantu perusahaan memberikan respons yang lebih cepat terhadap berbagai kebutuhan proyek.

Pengalaman Internasional Jadi Modal

Pengembangan bisnis GUT tidak hanya dilakukan di pasar domestik. Sejalan dengan visi menjadi perusahaan EPC berkelas dunia, perusahaan telah mengembangkan aktivitas bisnis ke sejumlah negara, di antaranya Singapura, Malaysia, Kongo, Turki, dan Arab Saudi.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses perusahaan meningkatkan kapasitas sekaligus memahami standar dan karakteristik proyek di pasar internasional.

Bagi GUT, ekspansi ke sektor baru seperti data center perlu berjalan beriringan dengan penguatan organisasi. Karena itu, perusahaan terus menyesuaikan kapasitas internal, kompetensi SDM, dan sistem kerja dengan kebutuhan industri yang berkembang.

Ambil Bagian dalam Ekosistem Digital Indonesia

Meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur digital membuka peluang bagi perusahaan nasional untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekosistem data center di Indonesia.

GUT melihat peluang tersebut sebagai ruang untuk memperluas kapabilitas perusahaan sekaligus memberikan kontribusi terhadap kebutuhan infrastruktur digital nasional.

Dengan pengalaman hampir 21 tahun, portofolio lintas sektor, penguatan kompetensi SDM, penerapan standar keselamatan, pemanfaatan produk lokal, serta pengalaman di pasar internasional, GUT berupaya membangun kapasitas yang sesuai dengan tuntutan industri data center.

Keterlibatan GUT dalam dua proyek data center di kawasan Cikarang menjadi salah satu langkah konkret perusahaan dalam memperkuat pengalaman dan kapabilitasnya di sektor tersebut.

Masuknya GUT ke sektor data center menjadi bagian dari transformasi perusahaan dalam menghadapi perubahan kebutuhan industri. Perusahaan tidak hanya mengejar ekspansi bisnis, tetapi juga berupaya membangun kemampuan untuk menjadi mitra yang mampu memberikan solusi dan nilai tambah dalam pembangunan infrastruktur digital Indonesia.

Berita Terkait

Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian
Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi
150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional
Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD
238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT
Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal
Menhub Dudy Purwagandhi Tinjau Langsung Evakuasi Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Sumenep
Merasa Dibohongi, Pedagang Taman Puring Tagih Janji Revitalisasi, Wacana Alih Fungsi Jadi Taman Picu Kekecewaan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:23 WIB

GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:16 WIB

150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD

Berita Terbaru