UMKM Kerupuk Mugianto di Kedoya Utara Berdayakan Ibu-ibu Lokal, Buka Lapangan Kerja dan Dongkrak Ekonomi Warga

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - Ketum PADI, Alf Muhammad Kurnia Ahyat (kiri) dan Owner UMKM Kerupuk Kedoya Utara, Mugiyanto (kanan). (Foto: Suara Realitas).

POTRET - Ketum PADI, Alf Muhammad Kurnia Ahyat (kiri) dan Owner UMKM Kerupuk Kedoya Utara, Mugiyanto (kanan). (Foto: Suara Realitas).

JAKARTA, suararealitas.co – Di tengah tantangan ekonomi perkotaan, sebuah inisiatif mulia berbasis kearifan lokal lahir di kawasan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Mugianto, seorang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sukses merintis usaha pembuatan kerupuk tradisional yang tidak hanya memproduksi camilan favorit masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi warga sekitar dengan melibatkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.

Langkah Mugianto ini berfokus pada pemberdayaan komunitas, khususnya ibu-ibu di lingkungan Kedoya Utara yang dilibatkan aktif sebagai tenaga kerja pengemas (pembungkus) kerupuk yang mencari penghasilan tambahan untuk biaya sekolah anaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inisiatif konkret dalam membuka lapangan kerja baru ini langsung menuai apresiasi dan dukungan penuh dari berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat hingga jajaran pemerintah daerah.

Baca Juga :  Koramil 09/Kepil Bersama Warga Bersihkan Longsor di Desa Pulosaren

Dalam sebuah sesi wawancara mendalam, Mugianto mengungkapkan, bahwa motivasi utamanya membangun usaha ini adalah melihat besarnya potensi sosial di lingkungannya.

“Saya ingin usaha kerupuk ini tidak sekadar mencari untung, tetapi punya nilai manfaat nyata. Dengan mengajak ibu-ibu di Kedoya ikut serta dalam proses pembungkusan, mereka bisa memiliki penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan rumah terlalu jauh. Ini adalah wujud kearifan lokal yang saling menguatkan,” ujar Mugianto, Minggu (14/6).

Mugianto mengaku, bahwa kendala dirinya saat ini adalah belum memiliki gudang yang berada di pinggir jalan, tujuannya agar ketika mobil pengangkut bahan mentah makanan ringan yang saya pesan dari daerah memiliki akses yang mudah dan tidak menuai kritikan dari pihak manapun.

“Kami mohon dimaklum kondisi saat ini sedang dalam tahap penyesuaian dan perapihan semuanya terkait UMKM ini. Semoga pihak lain dapat memahami pergerakan usaha kami yang sedang berada dalam tahapan menstabilkan dalam berbagai sektor,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gala Premiere "Ambyar Mak Byar" Pecah! Siap Tayang di Bioskop 9 Januari 2025

Dukungan Penuh dari berbagai pihak
inisiatif pemberdayaan yang digagas oleh Mugianto memicu gelombang dukungan positif dari para pemangku kepentingan.

Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Betawi (PADI), Alf. Muhammad Kurnia Ahyat, DM., SH memberikan apresiasi tinggi dari sudut pandang perlindungan dan penguatan ekonomi warga lokal.

“PADI siap mengawal dari sisi legalitas dan memberikan pendampingan agar UMKM lokal seperti ini dapat terus tumbuh, terlindungi hukum, dan naik kelas menjadi percontohan bagi masyarakat lainnya untuk turut tumbuh menjalankan usaha mandiri,” ujar Kurnia.

Berita Terkait

Keselamatan Masyarakat dan Petugas Jadi Prioritas, Menko Polkam Ingatkan Pentingnya Penanganan Karhutla Secara Cepat dan Terpadu
Kemenhub Perkuat Keamanan Siber Maritim, SDM Kapal dan Pelabuhan Dibekali Antisipasi Serangan Siber
Kemenhub Perkuat Keamanan Kapal dan Pelabuhan, Temu Teknis RSO 2026 Digelar di Batam
Mentan Klaim Kantongi Bukti Laboratorium, Dugaan Mafia Beras Fortifikasi Dijual Hingga Rp 42.000
Peduli Kemanusiaan KTH Ciguha Rivers Akan Salurkan Bantuan Logistik Dan Uang Tunai Ratusan Juta Ke Korban Kebakaran Sukabumi
Buka Kegiatan Penguatan Kolaborasi Pencegahan dan Penanggulangan Terorisme, Menko Polkam Bacakan Gurindam Dua Belas
Rapat Terbatas Bahas Ketahanan Energi, Pemerintah Dorong Percepatan Biodiesel B50
Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Tegaskan Dapat Penugasan Kelola Program Kopdes Merah Putih Selama Dua Tahun

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:40 WIB

Keselamatan Masyarakat dan Petugas Jadi Prioritas, Menko Polkam Ingatkan Pentingnya Penanganan Karhutla Secara Cepat dan Terpadu

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kemenhub Perkuat Keamanan Kapal dan Pelabuhan, Temu Teknis RSO 2026 Digelar di Batam

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:20 WIB

Mentan Klaim Kantongi Bukti Laboratorium, Dugaan Mafia Beras Fortifikasi Dijual Hingga Rp 42.000

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:56 WIB

Peduli Kemanusiaan KTH Ciguha Rivers Akan Salurkan Bantuan Logistik Dan Uang Tunai Ratusan Juta Ke Korban Kebakaran Sukabumi

Senin, 27 Juli 2026 - 18:07 WIB

Buka Kegiatan Penguatan Kolaborasi Pencegahan dan Penanggulangan Terorisme, Menko Polkam Bacakan Gurindam Dua Belas

Berita Terbaru