Fokus Kerja Dalam Penanganan Tiap Kesulitan, Presiden RI Larang Menteri Bicara Penundaan Pemilu 2024

- Jurnalis

Rabu, 6 April 2022 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Fokus Kerja Dalam Penanganan Tiap Kesulitan, Presiden RI Larang Menteri Bicara Penundaan Pemilu 2024

JAKARTA – Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melarang Menteri berbicara soal penundaan pemilu 2024, dan bahwa Menteri di fokuskan bekerja pada penanganan tiap kesulitan-kesulitan yang sedang dihadapi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fokus pada bekerja dalam penanganan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi. Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan, ndak!” kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna, Selasa, 5 April 2022. 

Dalam sidang kabinet tersebut juga Jokowi mengingatkan, lebih baik fokus pada kebijakan yang harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat.

Baca Juga :  PMI Kabupaten Tangerang Rayakan HUT ke-80 dengan Sentuhan Masyarakat di Solear

“Kepada semua Menteri, dan Kepala Lembaga, agar kebijakan yang diambil itu tepat. Sikap-sikap, kebijakan-kebijakan, pernyataan-pernyataan kita harus memiliki sense of crisis. Harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat. Jangan sampai seperti biasanya, dan tidak dianggap oleh masyarakat nggak melakukan apa-apa. Tidak ada statement, tidak ada komunikasi,” Kata Jokowi.

Ditambah, saat ini menjelang perayaan Idul Fitri, dan mudik lebaran. Jokowi juga menekankan, kepada seluruh jajarannya untuk betul-betul mempersiapkannya.

“Hati-hati arus mudik. Ini bisa di luar perkiraan kita. Sebab itu, semua, Kapolri dibantu TNI, Menteri Perhubungan, dikoordinasi Pak Menko, betul-betul menyiapkan ini. Jangan sampai keliru mempersiapkan jalur mudik yang baik. Minimalisir kemacetan, dan penumpukan arus mudik maupun arus balik nantinya,” ungkap Jokowi.

Baca Juga :  KKP Usulkan Tambahan Anggaran Rp6,16 T untuk Program Ekonomi Biru hingga Pangan Bergizi

Selain itu, Jokowi juga meminta agar mempercepat penyaluran bantuan sosial sebelum lebaran tiba.

“Berkaitan dengan bantuan sosial, saya harapkan, baik PKH maupun lain-lain, plus kemarin, BLT minyak goreng, bisa disalurkan secepat-cepatnya, sebelum Lebaran tiba.” Tutup Jokowi.

Penulis: Suhatno

Editor: Reza

Berita Terkait

Berpotensi Kriminalisasi Profesi Advokat KING JABAR Soroti Putusan PT Denpasar Terhadap Advokat Senior Dr. Togar Situmorang
81% Muslim Indonesia Ingin Lebih Siap Berhaji, Muslim Pro dan Maybank Syariah Luncurkan Gerakan #YukHaji
Polsek Karawaci Gelar Razia Stasioner Dini Hari, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan
Patroli Cipta Kondisi Polres Priok Perkuat Keamanan Kawasan Pelabuhan
FORKABI Gelar Mubes VI, Abdul Ghoni Buka Peluang Seluruh Kader Maju Jadi Ketua Umum
Upaya Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Kukum Polsek Karawaci terus di Galakan
Kejagung Pastikan Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis Tidak Disita Meski Jadi Barang Bukti
Yusril: Dugaan Korupsi di Imigrasi Tidak Boleh Hambat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:18 WIB

Berpotensi Kriminalisasi Profesi Advokat KING JABAR Soroti Putusan PT Denpasar Terhadap Advokat Senior Dr. Togar Situmorang

Senin, 8 Juni 2026 - 15:32 WIB

81% Muslim Indonesia Ingin Lebih Siap Berhaji, Muslim Pro dan Maybank Syariah Luncurkan Gerakan #YukHaji

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:30 WIB

Polsek Karawaci Gelar Razia Stasioner Dini Hari, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:01 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Priok Perkuat Keamanan Kawasan Pelabuhan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:11 WIB

FORKABI Gelar Mubes VI, Abdul Ghoni Buka Peluang Seluruh Kader Maju Jadi Ketua Umum

Berita Terbaru