11 Negara Asia Timur Kirim Delegasi Ikut PEMSEA Guna Lihat Keberhasilan Kabupaten Tangerang Bangun Ekosistem Pesisir

- Jurnalis

Selasa, 18 Oktober 2022 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

11 Negara Asia Timur Kirim Delegasi Ikut PEMSEA Guna Lihat Keberhasilan Kabupaten Tangerang Bangun Ekosistem Pesisir

Kabupaten Tangerang – Sebanyak 11 negara di Asia Timur mengirimkan delegasi untuk mengikuti event internasional Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia’s (PEMSEA) Network of Local Governments (PNLG), yang akan digelar pada 26-28 Oktober 2022 mendatang di Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, ke 11 negara tersebut tergabung dalam Forum Kemitraan Internasional yang peduli akan pengelolaan lingkungan hidup dan laut atau PEMSEA. Namun PEMSEA kali ini mengangkat tema ‘Strengthen Coastal Resilience Toward Sustainable Local Blue Economies’. 

Adapun delegasi dari 11 negara tersebut rencananya akan berkunjung ke kawasan Urban Aquaculture di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, untuk melihat keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membangun ekosistem pesisir. 

Bahkan, mulai dari pemberdayaan masyarakat nelayan pesisir hingga ke peningkatan ekosistem pesisir seperti pengelolaan hutan mangrove di desa tersebut.

“Akan ada 11 Negara Asia Timur yang nantinya akan datang ke Kabupaten Tangerang. Nanti di sana (Ketapang Urban Aquaculture) pak Bupati akan menunjukan hasil dari pembangunan kawasan pesisir khususnya kepada konservasi mangrove yang menjadi andalan Kabupaten Tangerang sebagai proyek revitalisasi kawasan pesisir,” kata Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, Senin (18/10/2022).

Baca Juga :  Kaonang Resmi Dilantik sebagai Ketua Pertina Kota Tangerang Masa Bakti 2023-2027

Lanjut Ujang mengatakan bahwa para delegasi juga akan melihat fasilitas yang dibangun untuk kesejahteraan masyarakat seperti bedah rumah di Desa Ketapang. Saat ini, proses pembangunan di tempat tersebut sudah selesai kurang lebih 90 persen. 

“Kami berharap pembangunan tersebut selesai tepat waktu, sehingga pada saat delegasi yang tergabung dalam PEMSEA datang ke Desa Ketapang segala fasilitas yang akan ditampilkan sudah bisa beroperasi 100 persen,” ujarnya.*(Bar/SR)

Berita Terkait

Idul Adha: Ketika Pisau Kurban Tajam ke Hewan, Tapi Tumpul ke Keserakahan
Masyarakat Rajeg Segera Nikmati Akses Air Bersih, Perumdam TKR Wujudkan Pemerataan Layanan di Kabupaten Tangerang‎
Polres Bogor Waspadai Konvoi Bobotoh, Pengamanan Diperketat di Jalur Strategis
DBMSDA Kabupaten Tangerang Giatkan Indonesia ASRI: Aksi Bersih-bersih Sampah Bukti Komitmen Jaga Lingkungan
Respon Cepat Divpropam Mabes Polri Terhadap Surat DPC PPWI Majalengka || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Polres Majalengka
Penanaman Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai Polemik, Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap
Jelang Munas X, LDII Jakarta Utara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Arus Balik Meningkat, Korlantas Terapkan One Way dari KM 132 hingga KM 70

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:36 WIB

Idul Adha: Ketika Pisau Kurban Tajam ke Hewan, Tapi Tumpul ke Keserakahan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:02 WIB

Masyarakat Rajeg Segera Nikmati Akses Air Bersih, Perumdam TKR Wujudkan Pemerataan Layanan di Kabupaten Tangerang‎

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:48 WIB

Polres Bogor Waspadai Konvoi Bobotoh, Pengamanan Diperketat di Jalur Strategis

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:11 WIB

DBMSDA Kabupaten Tangerang Giatkan Indonesia ASRI: Aksi Bersih-bersih Sampah Bukti Komitmen Jaga Lingkungan

Kamis, 23 April 2026 - 10:55 WIB

Respon Cepat Divpropam Mabes Polri Terhadap Surat DPC PPWI Majalengka || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Polres Majalengka

Berita Terbaru

Unit kendaraan DLHK Kabupaten Tangerang yang menunggak pajak selama 12tahun

Berita Aktual

DLHK Sebut, Pajak Armada Menunggak, Akibat BPKB Terselip di BPKAD

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:14 WIB

ILUSTRASI - polisi resmi menahan Bos Hanania Group terkait dugaan penipuan umrah. (Foto: Istimewa).

Hukum & Kriminal

Bos Hanania Group Resmi Ditahan Polisi Terkait Dugaan Penipuan Umrah

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:50 WIB