Menko PM Ajak Perusahaan Multinasional dan LPK Perkuat Ekosistem SMK Go Global

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararalitas.co – Pemerintah terus memperkuat Program SMK Go Global dengan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan dari sektor industri. Dalam pertemuan bersama sejumlah perusahaan multinasional dan lembaga pelatihan kerja (LPK), Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa dukungan dunia usaha sangat penting untuk membangun ekosistem penyiapan tenaga kerja muda yang siap bersaing di pasar internasional.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Selasa (18/11/2025), menjadi forum konsolidasi antara pemerintah dan pelaku industri untuk menyamakan langkah dalam memperkuat rantai pembinaan tenaga kerja—mulai dari tahap pendidikan vokasi hingga penempatan ke luar negeri.

Menurut Menko Muhaimin, perusahaan multinasional dan LPK memiliki rekam jejak panjang dalam proses pelatihan, peningkatan kapasitas, dan penempatan tenaga kerja. Pengalaman tersebut dinilai sangat relevan untuk membantu pemerintah memastikan lulusan SMA/SMK siap memasuki dunia kerja global. “Kami ingin seluruh pihak bergerak bersama sehingga pada 2026 ekosistem penempatan tenaga kerja yang terintegrasi dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan industri merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam menata ulang sistem vokasi, agar kualitas lulusan semakin sesuai dengan kebutuhan pasar kerja nasional maupun internasional. Dengan adanya sinergi ini, proses pembinaan di tingkat sekolah dapat diarahkan lebih tepat, sementara penempatan ke luar negeri dapat dilakukan lebih aman, terukur, dan sesuai standar internasional.

Baca Juga :  BRI Unit Peta Barat Berikan Layanan Ramah Lansia untuk Kenyamanan Nasabah

Menko Muhaimin menyebut Program SMK Go Global bukan hanya proyek penempatan tenaga kerja, tetapi sebuah upaya komprehensif memperbaiki tata kelola vokasi dari hulu hingga hilir. Artinya, pembenahan tidak hanya dilakukan pada kurikulum dan pelatihan, tetapi juga pada mekanisme sertifikasi dan sistem penyaluran tenaga kerja.

Ia optimistis kolaborasi pemerintah bersama perusahaan multinasional dan LPK akan mempercepat terwujudnya lulusan SMK yang berdaya saing tinggi dan memiliki sertifikasi internasional. “Pemerintah tidak akan berjalan sendiri. Dengan kerja sama ini, kita ingin memastikan generasi muda Indonesia benar-benar siap bersaing dan diterima di pasar global,” tutupnya.

Berita Terkait

Sidang Doktor AKP Rifaizal Samual di hadiri Tokoh Golkar Bambang Soesatyo
Terbang Langsung Dari Singapura, KEK Tanjung Kelayang Siap Jadi Destinasi Pariwisata Berkualitas
KKP Pastikan Aksi Iklim Karbon Biru Berbasis Data dan Sains
Wapres Lepas Keberangkatan Presiden Prabowo Hadiri KTT Ke-48 ASEAN di Filipina
KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Skala Usaha Perikanan di KNMP
Camat Mauk Tinjau Langsung Rumah Reyot di Kijereng, Janjikan Bantuan untuk Warganya
Menko Polkam Reaktivasi Desk Nasional Karhutla 2026, Sumsel Diminta Siaga Hadapi Musim Kemarau
ATR BPN Kabupaten Tangerang Gebrak 29 Kecamatan dengan Gemapatas Tawaf, Legalitas Tanah Wakaf Dipercepat

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Sidang Doktor AKP Rifaizal Samual di hadiri Tokoh Golkar Bambang Soesatyo

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:40 WIB

KKP Pastikan Aksi Iklim Karbon Biru Berbasis Data dan Sains

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:36 WIB

Wapres Lepas Keberangkatan Presiden Prabowo Hadiri KTT Ke-48 ASEAN di Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:35 WIB

KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Skala Usaha Perikanan di KNMP

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:57 WIB

Camat Mauk Tinjau Langsung Rumah Reyot di Kijereng, Janjikan Bantuan untuk Warganya

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

KUAS Optimistis Kinerja Tumbuh pada 2026, Bidik Penjualan Rp192 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:25 WIB