Warga Curiga Distamhut Ganti Plang Secara Mendadak di Lahan Taman yang Diduga Disalahgunakan

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET: (kanan) papan terbaru dan (kiri) plang kepemilikan milik Pemprov DKI Jakarta c.q Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang sudah usang maupun berkarat sehingga menimbulkan kecurigaan warga. (Foto: suararealitas.co)

POTRET: (kanan) papan terbaru dan (kiri) plang kepemilikan milik Pemprov DKI Jakarta c.q Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang sudah usang maupun berkarat sehingga menimbulkan kecurigaan warga. (Foto: suararealitas.co)

JAKARTA, suararealitas.co – Kabar beredar di tengah masyarakat setelah munculnya pemberitaan media siber suararealitas.co mengenai lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) yang diduga dijadikan area komersil berupa tempat pemancingan ikan.

Tak berselang lama, pihak dinas tiba-tiba melakukan pemasangan plang baru di lokasi tersebut.

Alih-alih meredam isu, langkah mendadak itu justru menimbulkan kecurigaan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sontak, tokoh masyarakat, H. Syahroni pun mempertanyakan alasan penggantian papan plang yang dilakukan secara terburu-buru.

“Kok tiba-tiba plang papannya diganti? Lah yang lama kan masih manteng, walaupun sudah tua dimakan waktu. Kalau memang tahu kondisinya, kenapa tidak dari dulu diganti,” ujar Syahroni dengan nada tinggi, kepada suararealitas.co, Selasa (16/9/2025).

Baca Juga :  Pemkot Jakarta Utara Bergerak Cepat Atasi Tumpukan Sampah di Pejagalan, Aparat Gabungan Turun ke Lokasi

Hal senada disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Ruang dan Pembangunan, Ardan Solihin. Ia menilai, Dinas Tamhut seharusnya mengambil langkah lebih serius dalam penataan lahan tersebut, bukan hanya sekadar mengganti papan nama.

“Sudah seharusnya Dinas Tamhut membeli lahan warga untuk akses jalan menuju taman. Jangan hanya mengandalkan jalan kecil gang sempit yang ada sekarang,” tegas Ardan.

Menurutnya, kondisi akses menuju taman yang terbengkalai selama ini tidak layak, apalagi untuk dilalui kendaraan roda empat.

Hal tersebut berpotensi menimbulkan polemik dengan warga sekitar sekaligus menghambat fungsi taman sebagai ruang publik.

Baca Juga :  Sebagian Besar Blackout, Kabel Laut Transfer Jawa-Bali Alami Gangguan, Seluruh Pembangkit Lepas dari Sistem

“Kalau aksesnya sulit, masyarakat akan malas datang. Padahal anggaran pembangunan sudah digelontorkan. Sayang kalau taman dibiarkan terbengkalai hanya karena masalah akses jalan,” imbuhnya.

Ardan berharap Pemkot Jakarta Utara segera berkoordinasi lintas dinas untuk mengkaji pembebasan lahan sekaligus melakukan dialog dengan pemilik tanah.

Dengan adanya akses jalan baru, taman tersebut diharapkan bisa kembali hidup dan bermanfaat bagi warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Tamhut belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan penggantian plang secara mendadak maupun rencana ke depan soal pemanfaatan lahan taman tersebut.*(Kipray)

Berita Terkait

Lurah Baru Prioritaskan Kebersihan, Kantor Kelurahan Warakas Semakin Bersih dan Nyaman
Wali Kota Jakut Hendra Hidayat Bantah Kabar Kenaikan Tarif Parkir Inap di RSUD Koja
Viral Kebijakan Tarif Parkir Inap 24 Jam di RSUD Koja Tembus Rp50-100 Ribu, Warganet Berdebat
Proyek Besar di Marunda Diduga Belum Kantongi Izin, Warga Soroti Dampak Lingkungan dan Keselamatan
Amburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?
Pramono Anung Puji Pengelolaan Sampah RW 07 Joglo, Jadi Contoh untuk Jakarta
PWI Jaya Gandeng Bank Jakarta Hadirkan Kategori Literasi Keuangan di MHT 2026
Satpol PP Koja Gelar Aksi ‘Rabu Tertib’, Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Ruang Publik

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:06 WIB

Lurah Baru Prioritaskan Kebersihan, Kantor Kelurahan Warakas Semakin Bersih dan Nyaman

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:46 WIB

Wali Kota Jakut Hendra Hidayat Bantah Kabar Kenaikan Tarif Parkir Inap di RSUD Koja

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:59 WIB

Viral Kebijakan Tarif Parkir Inap 24 Jam di RSUD Koja Tembus Rp50-100 Ribu, Warganet Berdebat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:41 WIB

Proyek Besar di Marunda Diduga Belum Kantongi Izin, Warga Soroti Dampak Lingkungan dan Keselamatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:57 WIB

Amburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?

Berita Terbaru