DesertX 2026: Performa Profesional, Petualangan untuk Semua Orang

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Borgo Panigale (Bologna), Suararealitas.co – Ducati resmi memperkenalkan generasi kedua DesertX dalam ajang Ducati World Première 2026. Motor adventure enduro terbaru ini hadir dengan pembaruan menyeluruh, mulai dari penggunaan mesin Ducati V2 terbaru, rangka monokok generasi baru, hingga paket elektronik yang lebih canggih untuk meningkatkan kemampuan berkendara di berbagai medan.

Dirancang untuk menghadapi tantangan off-road sekaligus tetap nyaman digunakan di jalan raya, DesertX terbaru menawarkan performa lebih tinggi, bobot yang lebih ringan, ergonomi yang semakin baik, serta keandalan yang ditingkatkan.

Pengembangan DesertX generasi kedua merupakan hasil pengalaman Ducati selama bertahun-tahun di berbagai ajang reli dan kompetisi ekstrem, seperti Erzbergrodeo di Austria, Rally of Albania, Transanatolia, hingga NORRA Mexican 1000 Rally yang menempuh lebih dari 1.500 kilometer gurun. Seluruh pengalaman tersebut diterapkan untuk menciptakan motor yang semakin tangguh tanpa menghilangkan karakter berkendara khas Ducati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mesin Ducati V2 Terbaru

Jantung pacu DesertX kini mengandalkan mesin Ducati V2 berkapasitas 890 cc, mesin dua silinder empat katup paling ringan yang pernah diproduksi Ducati. Mesin ini dilengkapi teknologi Intake Variable Timing (IVT) yang menghasilkan distribusi tenaga merata di seluruh putaran mesin dengan respons gas yang lebih cepat.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 110 hp pada 9.000 rpm dan torsi puncak 92 Nm pada 7.000 rpm. Sebanyak 70 persen torsi sudah tersedia sejak 3.000 rpm sehingga memberikan akselerasi responsif, terutama saat keluar dari tikungan maupun melewati medan berat.

Rasio transmisi juga dirancang khusus untuk karakter adventure. Empat gigi pertama dibuat lebih pendek agar memudahkan melewati rintangan ekstrem, sementara gigi keenam lebih panjang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan kenyamanan saat melaju di kecepatan tinggi.

Ducati juga menawarkan interval perawatan yang kompetitif di kelasnya, dengan pemeriksaan celah katup setiap 45.000 km dan penggantian oli setiap 15.000 km atau dua tahun.

Rangka Baru dan Suspensi Berorientasi Balap

DesertX menggunakan rangka monokok yang menjadikan mesin sebagai bagian struktural sekaligus rumah airbox. Desain ini menghasilkan konstruksi yang lebih ringkas, ringan, dan memiliki tingkat kekakuan lebih tinggi sehingga meningkatkan stabilitas serta pengendalian.

Baca Juga :  Bikin Tarikan Enteng, Oli Yamalube Rilis Varian Baru Power XP Matic di PRJ

Akses menuju filter udara juga dibuat lebih mudah sehingga proses pembersihan setelah berkendara di medan berdebu menjadi lebih praktis.

Di bagian belakang, Ducati mempertahankan rangka trellis yang kokoh, dipadukan dengan lengan ayun aluminium baru yang dikembangkan khusus untuk kebutuhan off-road.

Sektor kaki-kaki mendapatkan pembaruan signifikan melalui penggunaan suspensi KYB terbaru. Garpu depan upside-down berdiameter 46 mm menawarkan travel 230 mm dengan pengaturan independen pada masing-masing tabung, sedangkan suspensi belakang monoshock memiliki travel 220 mm dengan sistem linkage progresif yang meningkatkan kenyamanan sekaligus performa di berbagai kondisi jalan.

Sistem pengereman menggunakan komponen Brembo dengan kaliper radial monoblok M4.32 dan cakram ganda berdiameter 305 mm yang memberikan modulasi pengereman lebih baik saat melintasi medan off-road tanpa mengurangi performa di jalan raya.

DesertX menggunakan roda jari-jari tubeless berukuran 21 inci di depan dan 18 inci di belakang, dibalut ban Pirelli Scorpion Rally Street yang dirancang untuk penggunaan serbaguna di jalan aspal maupun lintasan tanah.

Ergonomi yang Lebih Nyaman

Posisi berkendara DesertX dirancang menyerupai motor enduro profesional dengan stang lebar, area kaki yang ramping, serta distribusi bobot yang lebih baik.

Pijakan kaki diposisikan lebih ke belakang, sementara jok dan setang digeser ke depan sehingga menghasilkan posisi duduk lebih tegak. Konfigurasi ini meningkatkan kenyamanan saat touring sekaligus mempermudah pengendalian ketika berkendara sambil berdiri di medan off-road.

Tangki bahan bakar polimer berkapasitas 18 liter juga didesain ulang agar lebih ramping dan ringan. Penempatan bahan bakar lebih rendah membantu menurunkan titik gravitasi sehingga motor terasa lebih lincah dan mudah dikendalikan.

Panel samping kini memiliki tekstur khusus yang meningkatkan grip pengendara saat berdiri, sementara spakbor depan dibuat lebih tinggi untuk memberikan ruang lebih besar ketika melintasi jalur berlumpur.

Ketinggian jok standar mencapai 880 mm dan dapat diturunkan hingga 840 mm melalui aksesori jok rendah serta kit suspensi khusus.

Paket Elektronik Generasi Terbaru

DesertX terbaru dibekali paket elektronik lengkap berbasis Inertial Measurement Unit (IMU) enam sumbu yang mampu memantau gerakan motor secara real-time, baik saat menikung, melompat, maupun bermanuver di berbagai kondisi.

Baca Juga :  Perluas Jangkauan Infrastruktur SPKLU, Menko Marves Apresiasi Kerjasama PLN-KFC Indonesia Sebagai Upaya Transisi Energi

Teknologi tersebut mengatur berbagai fitur keselamatan dan performa, antara lain:

  • Cornering ABS empat tingkat
  • Ducati Traction Control (DTC)
  • Ducati Wheelie Control (DWC)
  • Engine Brake Control (EBC)
  • Ducati Quick Shift 2.0 terbaru tanpa sensor eksternal

Seluruh sistem dapat disesuaikan melalui enam pilihan Riding Mode, yaitu Sport, Touring, Urban, Wet, Enduro, dan Rally.

Mode Enduro dan Rally dirancang khusus untuk penggunaan off-road, termasuk kemampuan menonaktifkan ABS sesuai kebutuhan pengendara.

Semua informasi ditampilkan melalui layar TFT 5 inci beresolusi tinggi dengan tiga pilihan tampilan, yaitu Road, Road Pro, dan Rally, lengkap dengan dua port USB serta navigasi turn-by-turn melalui Ducati Multimedia System.

Desain Modern Berkarakter Adventure

Secara desain, DesertX tetap mempertahankan identitas sebagai motor petualang sejati dengan pendekatan form follows function.

Bagian depan dibuat 20 mm lebih rendah sehingga tampil lebih ramping dan dinamis. Tangki yang lebih ergonomis, saluran udara baru, serta pelindung tangki meningkatkan kenyamanan sekaligus daya tahan ketika digunakan di medan berat.

Bagian belakang mengusung desain minimalis yang memudahkan pemasangan berbagai aksesori seperti tangki tambahan, box aluminium, pegangan penumpang, maupun tas adventure berbahan lembut hasil kolaborasi dengan Mosko Moto.

Aksesori Ducati Performance

Untuk menunjang kebutuhan perjalanan jarak jauh maupun eksplorasi ekstrem, Ducati menyediakan beragam aksesori resmi melalui lini Ducati Performance.

Pilihan aksesori meliputi tangki tambahan belakang berkapasitas 8 liter, pelindung radiator, crash bar, windshield lebih tinggi, hand guard yang diperkuat, box aluminium, tas adventure, Ducati Multimedia System, navigasi turn-by-turn, hingga knalpot titanium hasil kerja sama dengan Termignoni.

Ketersediaan

Ducati DesertX terbaru akan mulai dipasarkan di dealer Eropa pada April 2026, dilanjutkan ke Amerika Serikat pada Mei, kemudian Australia dan Jepang pada Juni 2026.

Ducati juga menyediakan versi berdaya 35 kW yang dapat dikendarai oleh pemegang lisensi A2, sehingga motor ini dapat menjangkau lebih banyak kalangan pengendara adventure.

Berita Terkait

DesertX V2 Resmi Meluncur di Indonesia, Ducati Hadirkan Showroom Baru di Pondok Indah
Paguyuban PO Bus Jakarta Adukan Maraknya Terminal Bayangan ke DPRD DKI, Terminal Resmi Kian Sepi
Evaluasi Rapat Kerja IMI Jabar 2025 Digelar di Bandung, Fokus Tingkatkan Prestasi Otomotif 2026
Keamanan Mudik Jadi Prioritas, Terminal Kalideres Lakukan Pra-Ramp Check Armada Bus
Ban Kempes di Tol Jagorawi, Penumpang Keluhkan Kondisi dan Jadwal Bus CBU Rute Priok – Leuwiliang
Ducati Desmo450 MX Factory: Motor Motocross Siap Balap dari Borgo Panigale
Rano Karno Hadiri Automotive Hero Day IIMS di JIExpo Kemayoran
BMW Group Indonesia dan BMW Astra Resmikan Diler Dengan Konsep Retail.Next: BMW Astra Mampang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:20 WIB

DesertX V2 Resmi Meluncur di Indonesia, Ducati Hadirkan Showroom Baru di Pondok Indah

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:55 WIB

Paguyuban PO Bus Jakarta Adukan Maraknya Terminal Bayangan ke DPRD DKI, Terminal Resmi Kian Sepi

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:03 WIB

Evaluasi Rapat Kerja IMI Jabar 2025 Digelar di Bandung, Fokus Tingkatkan Prestasi Otomotif 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:06 WIB

Keamanan Mudik Jadi Prioritas, Terminal Kalideres Lakukan Pra-Ramp Check Armada Bus

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:07 WIB

Ban Kempes di Tol Jagorawi, Penumpang Keluhkan Kondisi dan Jadwal Bus CBU Rute Priok – Leuwiliang

Berita Terbaru