JAKARTA, suararealitas.co – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meresmikan Gedung Baru Puskesmas Pembantu (Pustu) Meruya Selatan II, Kembangan, Jakarta Barat, sebagai upaya memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat hingga tingkat wilayah.
Peresmian dilakukan bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di antaranya Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Ali Maulana Hakim, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati, Wakil Ketua DPRD Ima Mahdiah, dan Walikota Jakarta Barat, Iin mutmainah.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II dengan ini saya nyatakan diresmikan,” ujar Pramono Anung saat peresmian, Senin (18/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan bahwa Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II setiap harinya melayani sekitar 80 hingga 100 warga.
Selain itu, ia juga mengapresiasi fasilitas kesehatan yang dinilai sangat baik serta pelayanan yang mendapat respons positif dari masyarakat.
“Saya melihat hampir seluruh fasilitas yang dimiliki kondisinya sangat baik. Respons masyarakat juga rata-rata mengapresiasi pelayanan yang ada,” kata Pramono.
Menurutnya, keberadaan puskesmas pembantu bukan hanya menjadi pusat layanan kesehatan, tetapi juga ruang sosial bagi masyarakat.
Namun, ia mencontohkan adanya kelompok lanjut usia (lansia) yang aktif memanfaatkan fasilitas tersebut untuk berkumpul, berolahraga, hingga bersilaturahmi.
“Bahkan ada warga lansia berusia 83 tahun yang rutin datang ke sini. Ini menunjukkan puskesmas juga menjadi ruang interaksi sosial masyarakat,” ujarnya.
Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat sistem layanan kesehatan demi memenuhi kebutuhan warga ibu kota.
Saat ini, Jakarta memiliki 31 rumah sakit, 44 puskesmas kecamatan, serta 292 puskesmas pembantu yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.
“Dengan diresmikannya Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II ini, mudah-mudahan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin baik dan bisa dilayani secara maksimal,” tuturnya.
Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II diketahui melayani empat RW di wilayah Meruya Selatan dengan dukungan 17 tenaga kesehatan, terdiri dari dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, dan tenaga medis lainnya.
Pramono juga mengapresiasi penurunan jumlah RW kumuh di Jakarta berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dari sebelumnya 445 RW menjadi 211 RW.
Ia pun berharap keberadaan puskesmas pembantu dapat ikut mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Saya ingin Jakarta semakin baik, semakin bersih, dan persoalan RW kumuh semakin kecil,” pungkasnya.




































