Malaysia Kecam Keras Tindakan Israel ke Markas UNRWA

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 01:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - Markas Besar UNRWA di Yerusalem Timur. (Foto: Dok.Istimewa).

POTRET - Markas Besar UNRWA di Yerusalem Timur. (Foto: Dok.Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Malaysia mengecam keras atas tindakan pasukan Israel terhadap fasilitas United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) atau Badan PBB untuk pengungsi Palestina, di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, pada Selasa, 20 Januari 2026 kemarin.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Malaysia menegaskan, bahwa Israel memiliki kewajiban berdasarkan hukum internasional untuk memastikan jalur bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina tanpa pembatasan.

Baca Juga :  PBB Tegaskan Status Greendland Tetap Bagian Denmark

Wisma Putra menekankan penyaluran bantuan harus tanpa pembatasan, baik bantuan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) khususnya UNRWA, organisasi internasional, dan negara-negara anggota PBB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Israel juga wajib melindungi dan menghormati keberadaan seluruh petugas kemanusiaan dan medis, serta menjamin hak-hak istimewa dan kekebalan PBB, termasuk gedung, harta benda, dan personel PBB.

Hal ini sejalan dengan Pendapat Nasihat Mahkamah Internasional (ICJ) tertanggal 22 Oktober 2025 lalu.

Baca Juga :  ARI-BP dan Majelis Ulama Indonesia Nyatakan Sikap Bela Palestina

Bahkan, Malaysia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menegakkan akuntabilitas terhadap Israel atas pelanggaran hukum internasional yang terus berlangsung, termasuk Piagam PBB, Konvensi PBB tentang Hak-Hak Istimewa dan Kekebalan tahun 1946, serta resolusi-resolusi PBB terkait.

“Impunitas ini harus dihentikan,” tulis pernyataan resmi Wisma Putra.

Berita Terkait

Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan
Pertemuan Perdana Gubernur DKI dan Menteri Singapura, Buka Peluang Investasi TOD hingga MRT Jakarta
PBB Pangkas 21 Persen Stafnya Guna Upaya Penghematan
Sikap dan Komitmen Prabowo Terhadap Palestina Dipuji Presiden Prancis
Burung Gagak Memenuhi Langit Israel, Antara Persepsi Sain dan Mitologi
Penutupan Jalur Udara Timur Tengah, Ribuan Penumpang di Bali Terdampak: Imigrasi Berlakukan ITKT dan Bebas Denda Overstay
JANGAN Terlalu Percaya pada BOARD Of PEACE ala TRUMP
Aceng Syamsul Hadie: Perjanjian Nuklir Rusia Amerika Resmi Berakhir adalah Alarm Keras bagi Peradaban Akhir Zaman

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:56 WIB

Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:59 WIB

Pertemuan Perdana Gubernur DKI dan Menteri Singapura, Buka Peluang Investasi TOD hingga MRT Jakarta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:33 WIB

PBB Pangkas 21 Persen Stafnya Guna Upaya Penghematan

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:41 WIB

Sikap dan Komitmen Prabowo Terhadap Palestina Dipuji Presiden Prancis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:51 WIB

Burung Gagak Memenuhi Langit Israel, Antara Persepsi Sain dan Mitologi

Berita Terbaru

Nasional

Wagub DKI Resmikan KCP Bank Jakarta di Kebayoran Park

Senin, 20 Jul 2026 - 19:37 WIB

Kabar Polisi

Pakar Hukum: Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Senin, 20 Jul 2026 - 10:51 WIB