Rumah Warga Banjar Cirebon Hangus Akibat Korsleting, Bantuan PLN dan Perkim Tak Kunjung Datang!

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, suararealitas.co – Kartono (55) warga Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, harus menelan pil pahit setelah rumahnya hangus dilalap si jago merah akibat korsleting listrik pada (22/8/2025) lalu.

‎Ironisnya, hingga kini korban belum juga menerima bantuan dari pihak PLN maupun Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Cirebon.

‎Peristiwa nahas tersebut terjadi beberapa bulan lalu dan diduga kuat akibat adanya korsleting pada instalasi listrik rumah korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan beserta perabotan rumah tangga, hingga korban kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

‎Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara swadaya dibantu anggota Polsek Mundu yang segera tiba di lokasi.

Baca Juga :  Pasar Anyar, Harapan Ambyar‎>>> Pedagang Menjerit, Luar Malah Ramai

Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai 200 juta rupiah.

‎Pasca kebakaran, Kartono dibantu Pemerintah Desa Banjarwangunan telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak PLN dan Dinas Perkim dengan harapan mendapatkan bantuan atau perbaikan instalasi listrik agar tidak menimbulkan bahaya serupa di kemudian hari.

‎Namun, hingga dua bulan terakhir belum juga mendapat tindak lanjut nyata dari pihak PLN maupun Perkim Kabupaten Cirebon.

‎“Kami sudah menyampaikan laporan ke PLN dan Perkim, tapi belum ada respon yang jelas. saya masih tinggal sementara di rumah saudara karena rumahnya sudah tidak bisa ditempati,” tutur Kartono dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Bijak Bermedsos, Komentar Negatif Bisa Jadi Dosa Jariyah Bagi Umat Muslim

‎Atas peristiwa ini, masyarakat berharap pihak terkait, terutama PLN dan Dinas Perkim Kabupaten Cirebon, segera turun tangan memberikan bantuan serta solusi nyata bagi korban.

‎Selain sebagai bentuk tanggung jawab sosial, langkah cepat tersebut juga penting untuk mencegah kejadian serupa terulang akibat kelalaian atau lambannya penanganan pasca-insiden.

‎Keterlambatan respons dari instansi terkait dinilai mencerminkan lemahnya koordinasi dan kepedulian terhadap keselamatan warga.

‎Publik pun menuntut agar pihak berwenang segera memberikan klarifikasi sekaligus memastikan adanya penanganan serius terhadap kasus ini.*‎(Panji)

Berita Terkait

Karang Taruna Audiensi dengan Kapolres Cianjur, Soroti Maraknya Peredaran Obat Keras Terbatas di Kios-kios
Dua Debt Collector Diamankan, Polda Banten Usut Pengeroyokan Personel Brimob
Senkom Malang Gelar Coaching Clinic SIM Gratis, Gen Z Dibekali Edukasi Keselamatan Berkendara
APBN 2026 Digelontorkan Rp294 Juta di Lapas Pamekasan, Publik Waspadai Dugaan ‘Main Proyek’
Polres Cirebon Kota Siapkan Pengamanan Nobar Persib vs Persijap, Bobotoh Diimbau Tertib dan Langsung Pulang Usai Kegiatan
Heboh! Data Kependudukan Diduga Dimanipulasi, Disdukcapil Jepara Diseret ke Ombudsman Jateng
Forgas Bali Cegah dan Tangkal Intervensi Sampradaya Asing Ideologi Transnasional
Aksi Sosial Mercure Kuta Bali Bantu Warga Terdampak Banjir di Desa Banjar Buleleng

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:06 WIB

Karang Taruna Audiensi dengan Kapolres Cianjur, Soroti Maraknya Peredaran Obat Keras Terbatas di Kios-kios

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:40 WIB

Dua Debt Collector Diamankan, Polda Banten Usut Pengeroyokan Personel Brimob

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:29 WIB

Senkom Malang Gelar Coaching Clinic SIM Gratis, Gen Z Dibekali Edukasi Keselamatan Berkendara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:10 WIB

APBN 2026 Digelontorkan Rp294 Juta di Lapas Pamekasan, Publik Waspadai Dugaan ‘Main Proyek’

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:57 WIB

Polres Cirebon Kota Siapkan Pengamanan Nobar Persib vs Persijap, Bobotoh Diimbau Tertib dan Langsung Pulang Usai Kegiatan

Berita Terbaru