Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDalam 24 Jam, Polisi Ciduk Pelaku Pembunuhan Pekerja Proyek di KembanganKomentar: 0
Berita Jakarta

Dalam 24 Jam, Polisi Ciduk Pelaku Pembunuhan Pekerja Proyek di Kembangan

Suara Realitas, 8 Oktober 2025, 21:25 WIB · 1 menit bacaBaca di App
Huruf
POTRET: Polsek Kembangan berhasil menciduk pelaku pembunuhan seorang pekerja proyek. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, jajaran Polsek Kembangan, Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang pekerja proyek yang ditemukan tewas dengan luka di dada di dalam kamar kontrakan wilayah Kembangan, Jumat (3/10/2025).

Pelaku yang berinisial WDW (45) berhasil diamankan di wilayah Kembangan pada hari yang sama.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa pelaku merupakan rekan satu pekerjaan sekaligus satu kampung dengan korban.

Baca Juga :  Keindahan Alam Objek Wisata Sejuk dan Asri Pegunungan Lembah Daun

Kapolsek Kembangan, Kompol Moch Taufik Iksan, membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku berhasil diamankan dalam waktu 1×24 jam. Bukan kerabat korban, namun mereka memang berasal dari satu kampung,” ujar Taufik, saat dikonfirmasi suararealitas.co, Rabu (8/10/2025).

Barang bukti yang turut diamankan antara lain satu bilah pisau dapur, dua unit handphone, serta pakaian korban.

Taufik menuturkan, bahwa pelaku baru bekerja di proyek tersebut selama dua hari.

Baca Juga :  Dugaan Isi Solar Subsidi Dua Kali di SPBU Subang, Truk A-8285-FC Dilaporkan ke Polisi

Karena masih teman dari mandor proyek, pelaku diizinkan menumpang menginap di kontrakan yang ditempati korban yang telah lebih dulu bekerja di sana selama lebih dari satu tahun.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait motifnya. Kami juga akan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan kejiwaan pelaku, karena ada indikasi kondisi kejiwaan yang belum stabil,” lanjutnya.*(Ridwan)

Baca tentangBerita Jakarta
Lihat Hukum & Kriminal Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Hukum & Kriminal
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain