Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Berkordinasi dengan Puskesmas Tugu dan Dinas Kesehatan Kota Depok

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET: Kepala RS Bhayangkara Brimob, AKBP dr. Arinando Pratama, Sp. An-Ti, MARS beserta jajarannya. (Foto: suararealitas.co)

POTRET: Kepala RS Bhayangkara Brimob, AKBP dr. Arinando Pratama, Sp. An-Ti, MARS beserta jajarannya. (Foto: suararealitas.co)

DEPOK, suararealitas.co – AKBP dr. Arinando Pratama, Sp. An-Ti, MARS sebagai Kepala RS Bhayangkara Brimob) menjelaskan saat tanggal 1 September, sebanyak 57 orang siswa Pondok Pesantren Baitul Qur’an datang ke fasilitas pelayanan kesehatan dengan keluhan demam, pusing, muntah, dan diare (mencret).

Dari jumlah tersebut, 31 orang siswa memerlukan perawatan inap, sementara 26 orang mendapatkan penanganan melalui rawat jalan.

Gejala yang dialami diduga kuat berkaitan dengan konsumsi makanan tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, pada tanggal 2 September, terdapat tambahan 9 orang siswa yang mengalami keluhan serupa dan juga harus menjalani perawatan inap.

Baca Juga :  Temukan Pelanggaran Ekspor Produk CPO, Kapolri: Perintah Presiden Kurangi Kerugian Negara! 

Pada hari yang sama, sebanyak 10 orang pasien yang sebelumnya menjalani rawat inap pada tanggal 1 September dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang untuk melanjutkan pemulihan dengan rawat jalan.

Kemudian, pada tanggal 3 September, kembali datang 2 orang siswa dengan gejala yang sama. Kedua pasien tersebut juga dilakukan rawat inap untuk mendapatkan pengawasan dan penanganan medis lebih lanjut.

Sampai tanggal 3 September sebanyak 72 org telah ditangani di RS Bhyangkara Brimob dengan 42 menjalani rawat inap dan 30 orang menjalani rawat jalan.

Selanjutnya sabanyak 10 orang yang menjalani rawat inap telah dipulangkan, sihangga saat ini tersisa 32 yang masih dirawat di RS Bhayangkara Brimob.

Baca Juga :  Pramono Tinjau Operasi Bibir Sumbing di RSUD Kalideres: Hasilnya Bagus Semua

“Rumah Sakit Bhayangkara Brimob telah berkoordinasi dengan Puskesmas Tugu dan Dinas Kesehatan Kota Depok terkait kejadian tersebut dan telah menyerahkan sampel muntahan pasien pada Dinas kesehatan melalui petugas Puskesmas Tugu,” tambahnya.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam pemantauan dan evaluasi oleh tenaga kesehatan.

“Dugaan awal mengarah pada keracunan makanan, namun pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan sumber penyebabnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hentikan Sementara MBG: Keselamatan Anak Lebih Utama daripada Ambisi Program
Pemprov DKI Jakarta Terus Berkomitmen Wujudkan Udara Bersih dan Sehat
Rano Karno Buka Musyawarah Kerja PMI DKI Jakarta
Anggaran 70 Juta, Wadah Sabun Cair di Kantor Dinkes Tangsel, Gunakan Botol Bekas
Gubernur Pramono Resmikan RS Primaya Kelapa Gading 
Tumpukan Sampah Terparkir di RSUD Tangsel Buntut Tunggu Antrian
RSUD Koja Disorot, Identitas Perempuan Asal Kabupaten Tangerang “Dimatikan” oleh Administrasi: Kesalahan atau Pemalsuan?
Diduga limbah B3 Dari Peleburan Baja, Di Buang Sembarang

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:38 WIB

Hentikan Sementara MBG: Keselamatan Anak Lebih Utama daripada Ambisi Program

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:56 WIB

Pemprov DKI Jakarta Terus Berkomitmen Wujudkan Udara Bersih dan Sehat

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:24 WIB

Rano Karno Buka Musyawarah Kerja PMI DKI Jakarta

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:57 WIB

Anggaran 70 Juta, Wadah Sabun Cair di Kantor Dinkes Tangsel, Gunakan Botol Bekas

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:43 WIB

Gubernur Pramono Resmikan RS Primaya Kelapa Gading 

Berita Terbaru