Komitmen Gubernur, pembangunan Taman Bendera Pusaka jakarta, wujud nyata jaga warisan sejarah

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JakartaSuararealitas.co Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memulai pembangunan Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Taman ini akan menjadi kawasan terpadu yang menghubungkan tiga taman legendaris, yakni Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser. Taman Bendera Pusaka diharapkan menjadi destinasi hijau sekaligus ikon baru Jakarta yang sarat nilai sejarah.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir dalam prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung di Taman Langsat, Jalan Barito, Jakarta Selatan, pada Jumat (08/08/2025).

Ia menyampaikan bahwa pembangunan taman ini merupakan wujud komitmen Jakarta dalam menjaga warisan sejarah, budaya, dan lingkungan hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Baru saja kami melakukan groundbreaking revitalisasi Taman Bendera Pusaka yang dilaksanakan secara sederhana dan singkat agar tidak memicu aksi massa. Semuanya berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Gubernur Pramono menegaskan, pembangunan Taman Bendera Pusaka bertujuan menghidupkan kembali fungsi ruang terbuka hijau sebagai ruang ekologi, sosial, dan budaya yang berkelanjutan. Ketiga taman yang akan digabung ini memiliki peran penting dalam sejarah dan perkembangan Jakarta Selatan, serta menjadi bagian integral dari identitas kawasan.

Baca Juga :  Peduli Sesama, Warga Taman Palem Lestari Kirim Bantuan Logistik

Taman juga akan dilengkapi berbagai fasilitas menarik untuk warga, seperti sarana olahraga padel dan tenis yang dapat diakses secara gratis. Revitalisasi Taman Bendera Pusaka dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Ini merupakan tanggung jawab saya untuk menjadikan Jakarta lebih baik, lebih indah, tamannya lebih luas. Ketika orang melihat hasil akhirnya, saya yakin mereka akan merasakan kenyamanan saat berkunjung ke sana,” tambahnya.

Terkait proses relokasi pedagang, Gubernur Pramono menyatakan, Pemprov DKI berkomitmen memberikan kemudahan bagi para pedagang. Sebanyak 137 pedagang akan direlokasi ke kawasan Lenteng Agung.

“Saya sudah mendengar bahwa semua pedagang telah menandatangani kesediaan untuk direlokasi. Namun, persoalan ini tentu bukan sekadar soal pemindahan. Sebagai gubernur, saya bertanggung jawab penuh, karena pembangunan Taman Bendera Pusaka ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat Jakarta,” tegasnya.

Baca Juga :  PWI Jaya Sukses Gelar UKW Angkatan 62, Mayoritas Kompeten

Untuk mendukung fungsi taman sebagai bagian dari penanganan banjir, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta akan membangun infrastruktur pendukung, seperti pintu air, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), saringan sampah, dan perangkap sedimen (sediment trap).

“Taman ini juga akan difungsikan untuk penanganan banjir karena kawasan ini tergolong rawan banjir. Jadi manfaatnya tidak hanya keindahan, tetapi juga untuk pengendalian banjir,” jelasnya.

Selain itu, Taman Bendera Pusaka akan menjadi ruang belajar luar ruangan, khususnya bagi generasi muda, untuk memahami pentingnya simbol negara dan nilai-nilai persatuan. Fasilitas taman meliputi ruang ekspresi seni, perpustakaan, taman bermain anak, hingga area olahraga agar warga dapat memanfaatkan ruang publik ini untuk beragam aktivitas.

Gubernur Pramono berharap proses revitalisasi dapat selesai tepat waktu, dengan tetap menjaga keseimbangan ekologis dan kenyamanan warga sekitar. Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjaga dan memanfaatkan taman ini secara positif.

kipray

Berita Terkait

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta di Papua Barat
Polres Priok Gelar  Patroli Stasioner Cipta Kondisi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Pelabuhan
Gotong Royong Bersihkan Kali, Babinsa Timika Turun Langsung
Kapolda Jawa Barat Jangan Diam atas Dugaan Kejahatan Ekologis di Kawasan TNGC
Idul Adha: Ketika Pisau Kurban Tajam ke Hewan, Tapi Tumpul ke Keserakahan
Apel Pengamanan Idul Adha Polsek Cigudeg Sinergi Aparat Dan Pemuda
Koops TNI Habema Evakuasi 44 Pendulang Emas dari Gangguan OPM di Pegunungan Bintang

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:29 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:57 WIB

Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta di Papua Barat

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:57 WIB

Polres Priok Gelar  Patroli Stasioner Cipta Kondisi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Pelabuhan

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:51 WIB

Gotong Royong Bersihkan Kali, Babinsa Timika Turun Langsung

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:43 WIB

Kapolda Jawa Barat Jangan Diam atas Dugaan Kejahatan Ekologis di Kawasan TNGC

Berita Terbaru