Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTGubernur DKI Resmikan Hak Penamaan Stasiun LRT Jakarta Boulevard Utara Summarecon Mall dan Fasilitas Jembatan PenghubungKomentar: 0
Berita Jakarta

Gubernur DKI Resmikan Hak Penamaan Stasiun LRT Jakarta Boulevard Utara Summarecon Mall dan Fasilitas Jembatan Penghubung

Suara Realitas, 24 Juli 2025, 21:57 WIB · 2 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf
POTRET: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didampingi Wagub Rano Karno saat meresmikan hak penamaan Stasiun LRT. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan hak penamaan (naming rights) Stasiun LRT Jakarta Boulevard Utara–Summarecon Mall, sekaligus fasilitas jembatan penghubung (connecting bridge) dari stasiun tersebut ke Summarecon Mall Kelapa Gading.

Peresmian ini menjadi wujud nyata kolaborasi strategis antara PT LRT Jakarta sebagai operator transportasi publik dengan perusahaan pengembang properti PT Summarecon Agung Tbk.

“Kerja sama ini menegaskan komitmen kedua pihak dalam menghadirkan kemudahan akses, peningkatan kenyamanan, serta integrasi antara moda transportasi publik dan destinasi wisata belanja bagi masyarakat Jakarta,” ujar Gubernur Pramono saat meresmikan fasilitas tersebut di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (24/7).

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 Usai Kalahkan Vietnam 2-1

Mas Pram saapan akrabnya menambahkan, bahwa Stasiun Boulevard Utara–Summarecon Mall yang berada di lokasi strategis dekat pusat perbelanjaan, tercatat sebagai salah satu stasiun dengan volume penumpang tertinggi di lintasan LRT Jakarta.

Kehadiran jembatan penghubung ini memberikan kemudahan akses bagi penumpang LRT maupun pengunjung mal.

“Keberadaan jembatan ini mendukung upaya Pemprov DKI dalam mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD) serta mengimplementasikan konsep mal yang ramah bagi pejalan kaki,” imbuhnya.

Baca Juga :  Program Bedah Rumah dan Santunan Guru Honorer: Baznas Bazis Jakut Gelar Tasyakuran

Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin mengatakan, Jakpro sebagai BUMD yang membawahi PT LRT Jakarta mendukung inisiatif hak penamaan ini sebagai bentuk sinergi antara transportasi publik dan sektor swasta dalam menciptakan ekosistem mobilitas yang lebih efisien, aman, dan nyaman.

“Keberadaan jembatan ini mendukung upaya Pemprov DKI dalam mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD) serta mengimplementasikan konsep mal yang ramah bagi pejalan kaki,” imbuhnya.

Baca tentangBerita Jakarta
Lihat Megapolitan Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Megapolitan
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain