Situs Web SPMB Sulit Diakses, Disdik DKI Jakarta Sarankan Hal Ini

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI: peserta didik baru. (Foto: iStock/Ist).

ILUSTRASI: peserta didik baru. (Foto: iStock/Ist).

JAKARTA, suararealitas.co – Sejak Senin (16/6/2025) kemarin, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan sudah mulai membuka Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.

SPMB Jakarta 2025 terbuka untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, baik sekolah negeri maupun swasta.

Hanya saja, banyak keluhan dari masyarakat atas sulitnya mengakses situs pendaftaran SPMB tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lonjakan trafik dalam waktu bersamaan memang mungkin menyebabkan gangguan akses sementara, dan kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah kepada wartawan, Selasa (17/6).

Baca Juga :  Taman Tipar Modern Jadi Sorotan, Toilet Kotor dan Jorok Cemari Wajah Ruang Publik

“Tim teknis kami bekerja secara maksimal untuk memastikan kestabilan layanan dan kecepatan sistem agar pendaftaran dapat terus berjalan dengan lancar,” sambungnya.

Meski begitu, Taga pun menyarankan agar orang tua dan calon murid baru yang masih mengalami kendala dalam mengakses situs spmb.jakarta.go.id untuk melakukan refresh secara berkala.

Selain itu, pendaftar juga diimbau untuk menghindari jam puncak dalam mengakses situs, yakni sekitar pukul 08.00-10.00 WIB.

Baca Juga :  Cegah Terjadi Bullying, Serka Sakip Masuk Ke Sekolah SMAN 24

“Pastikan koneksi internet stabil saat mengakses layanan kami. Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi semua calon murid baru,” ujar Taga.

Per Selasa, (17/6) dini hari, Dinas Pendidikan DKI Jakarta mencatat SPMB telah menerima lebih dari 260.000 pendaftaran dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK.

Rinciannya, sebanyak 69.658 di tingkat SD, 22.078 SMP, 11.035 SMA, dan 14.884 SMK.

“Total yang diterima sebanyak 117.655 pendaftar,” ungkapnya.

Berita Terkait

YNN LawFirm Dampingi Korban Dugaan Pencabulan, Oknum Pimpinan Pesantren di Tangerang
Pimpinan Pondok Pesantren PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah Diduga Mencabuli Beberapa Siswa
Program MBG di Jakbar Tembus Puluhan Ribu Penerima, Sudin Pendidikan Targetkan Naik 30 Persen
VCI 2026 HighScope Indonesia: Siswa SMK–SMA Adu Strategi Bisnis, Penerima KJP Bersinar
Ujian Terakhir di Bawah Tekanan: Dugaan Pemaksaan Mundur Siswa SMKN 2 Kabupaten Tangerang
Semarak Ramadhan Ceria Berkah, Siswa SD Gugus II Kalideres Unjuk Bakat Islami
KCD Bantah Ada Pemberhentian, Orang Tua Siswa Ungkap Fakta Didatangi Pihak Sekolah dan Diminta Klarifikasi
Hak Pendidikan Terancam: Siswa SMKN 2 Kabupaten Tangerang Diduga Dipaksa Mengundurkan Diri

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:08 WIB

YNN LawFirm Dampingi Korban Dugaan Pencabulan, Oknum Pimpinan Pesantren di Tangerang

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:22 WIB

Pimpinan Pondok Pesantren PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah Diduga Mencabuli Beberapa Siswa

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:57 WIB

Program MBG di Jakbar Tembus Puluhan Ribu Penerima, Sudin Pendidikan Targetkan Naik 30 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:16 WIB

VCI 2026 HighScope Indonesia: Siswa SMK–SMA Adu Strategi Bisnis, Penerima KJP Bersinar

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:03 WIB

Ujian Terakhir di Bawah Tekanan: Dugaan Pemaksaan Mundur Siswa SMKN 2 Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru