ITB Bergabung sebagai Tim Ahli Asesmen Pelatihan Prakerja

- Jurnalis

Kamis, 21 Desember 2023 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bandung – Program Kartu Prakerja kembali memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia. Kali ini, Prakerja menandatangani Nota Kesepahaman dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menjadi tim asesor ahli baru dalam ekosistem Prakerja.
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Eksekutif Prakerja, Denni Purbasari, dan Sekretaris Institut Teknologi Bandung, Prof. Dr.-Ing. Ir. Widjaja Martokusumo, di Gedung Annex ITB, Jalan Tamansari Bandung.
“Kami yakin, ITB merupakan perguruan tinggi yang memiliki reputasi dan kapabilitas yang tinggi dalam melakukan penilaian terhadap pelatihan. Hadirnya ITB kami harapkan dapat membantu menaikkan kualitas pelatihan Prakerja, menyediakan pelatihan-pelatihan baru, dan memberi masukan pelatihan-pelatihan baru, juga cara-cara memonitor pelaksanaan pelatihan berskala jutaan orang di 514 kab/kota,” ujar Denni, Rabu, 20 Desember 2023, di Bandung.
Adapun ruang lingkup pekerjaan yang disepakati dalam Nota Kesepahaman ini cukup luas, yang mencakup bidang pendidikan, pelatihan atau vokasional, penelitian juga pengabdian kepada masyarakat.
ITB sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) yang mempunyai kompetensi dalam melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sangat relevan untuk melakukan pemantauan serta evaluasi terkait bidang pendidikan dan pelatihan. ITB adalah asesor ke-8 yang bergabung bersama barisan asesor pelatihan Prakerja lainnya. Mereka adalah UNAIR, UII, UMY, UI, UGM,
Universitas Atmajaya, dan Indonesia Mengajar.
Selain menyampaikan apresiasi dan harapan, Denni mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan komitmen pemerintah untuk melibatkan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas layanan Prakerja. Diharapkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia dapat terus ditingkatkan melalui beasiswa pelatihan Prakerja.
“Kita lakukan asesmen berlapis: due-diligence , tata kelola, kelayakan program pelatihannya, sarprasnya, dan relevansinya. Ada yang dilakukan tim ahli asesmen, ada yang dilakukan KADIN, ada yang dilakukan PMO. Kita gotong-royong,” ujar Denni.
Sebagai tim asesor ahli, ITB akan memberikan penilaian terhadap pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaga pelatihan Prakerja. Nantinya ITB akan melakukan asesmen terhadap konten silabus usulan pelatihan, termasuk kesesuaian judul, tujuan, metode pembelajaran, durasi pelatihan, dan evaluasi pembelajaran dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar kerja serta kewirausahaan, baik untuk pelatihan daring maupun luring dari berbagai tema.
Dalam sambutannya, Prof. Dr.-Ing. Ir. Widjaja Martokusumo mengatakan bahwa kolaborasi dengan Kemenko Perekonomian melalui Prakerja ini adalah pengejawantahan komitmen ITB sebagai abdi negara. Sementara itu, Denni menyebutkan bahwa kerja sama dengan ITB diharapkan bisa membantu menjawab tantangan lapangan kerja 2024 yang lebih tinggi di mana kita membutuhkan resiliensi yang semakin baik .
Menurut Badan Pusat Statistik, jumlah angkatan kerja Indonesia pada tahun 2023 147,71 juta jiwa. Namun-bahkan setelah Prakerja, baru 20,6% saja angkatan kerja yang pernah mengikuti kursus/pelatihan/training. Hal ini menunjukkan bahwa adaptasi menjadi kunci dan ini artinya pelatihan di bidang tersebut harus semakin banyak agara relevan dengan kebutuhan pasar.
Selain itu, terdapat peluang untuk meningkatkan keterampilan green skills bagi lebih banyak pekerja Indonesia demi mendukung langkah Indonesia dalam mempercepat transisi energi.
Sekretaris ITB, Prof. Dr.-Ing. Ir. Widjaja Martokusumo , menyambut baik kerja sama ini. ITB berkomitmen untuk mendukung Prakerja dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
“ITB sebagai komponen yang penting merasa terhormat untuk bisa bekerjasama dalam Prakerja. Ada semangat yang sama antara ITB dengan Prakerja, terutama dalam Lifelong Learning . Kami berharap dengan mendukung program Prakerja ini semoga ITB dengan segala potensi dan ragam keilmuan yang kami miliki dapat berkontribusi positif pada NKRI,” ujar Prof
Widjaja.
Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Prakerja untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan yang diberikan kepada peserta, baik pelatihan luring maupun daring. Dengan kolaborasi bersama perguruan tinggi ternama di Indonesia, Prakerja diharapkan dapat menjadi katalis bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia,” kata Denni.
Baca Juga :  Masyarakat Sasak Antusias Merayakan Kemerdekaan RI Yang Ke-79
Baca Juga :  Jelang Kompetisi Elite Pro Academy 2023, Proses Seleksi Persija Jakarta U-14 Telah Selesai

Berita Terkait

LSM Barata Desak Inspektorat Periksa DLHK Terkait Tunggakan Pajak
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Guantibmas dan Kejahatan Jalanan
Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Ringsek di Tol Paspro, Dua Pendamping Meninggal Dunia
Polsek Teluknaga Intensifkan Patroli Mobile Antisipasi Tawuran
Patroli Cipta Kondisi Stasioner Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Gangguan Kamtibmas
Sumur Bor Pertama Hadir di Kampung Keakwa, Warga Tak Lagi Bergantung pada Air Hujan
Ledakan Petasan di Malang Tewaskan Pemilik Rumah, Polisi Amankan 1 Ember Bahan Peledak
Polsek Karawaci Rutin Gelar Patroli Cegah Kejahatan Jalanan Narkoba hingga Premanisme

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

LSM Barata Desak Inspektorat Periksa DLHK Terkait Tunggakan Pajak

Senin, 25 Mei 2026 - 10:40 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Guantibmas dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:13 WIB

Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Ringsek di Tol Paspro, Dua Pendamping Meninggal Dunia

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:14 WIB

Polsek Teluknaga Intensifkan Patroli Mobile Antisipasi Tawuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:45 WIB

Patroli Cipta Kondisi Stasioner Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

Ali Farham SH. MH. Ketua DPP LSM Barata kepada media, Senin (25/05/2026) mengatakan, anggaran 46,1 miliar tersebut bukan anggaran yang sedikit yang di gelontorkan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan patut menjadi pertanyaan bagi masyarakat jika armada truk yang alat pokok DLHK tidak terbayar pajaknya.

Berita Aktual

LSM Barata Desak Inspektorat Periksa DLHK Terkait Tunggakan Pajak

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Hukum & Kriminal

21 Korban Tertipu Iming-iming Titik MBG, Kerugian Capai Rp1,9 Miliar

Senin, 25 Mei 2026 - 13:39 WIB