Perkumpulan Tulufali Gelar Aksi Simpati Seribu Lilin dari Bali untuk Astri dan Lael

- Jurnalis

Minggu, 12 Desember 2021 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aksi simpati lilin

Suararealitas.com, Bali – Dalam peristiwa pembunuhan Astri Evita Seprini Manafe (30) dan Lael Maccabe (1) yang terjadi di Kupang, Nusa Tenggara Timur, bulan lalu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak saja NTT, masyarakat Indonesia juga ikut berduka atas pembunuhan ibu, dan anak tersebut. Karena itu, tak heran bila kematian Astri, dan Lael terus menjadi sorotan publik hingga saat ini.

Perkumpulan Tulufali NTT di Bali terpanggil untuk mengambil bagian dalam seruan keadilan yang terus dikumandangkan oleh keluarga korban maupun masyarakat NTT. Karena itu, Tulufali-Bali tergerak hati untuk menggelar aksi yang diberi nama “1.000 Lilin dari Bali untuk Astri dan Lael.”

Baca Juga :  Memutus Mata Rantai Covid-19, Polsek Cisauk Giat Patroli Dialogis

Dilansir dari www.infoindonesia.id, aksi simpatik ini digelar di Tanjung Benoa Water Sport, Nusa Dua, Denpasar, Minggu (12/12/2021) pukul 18.00 WITA. Aksi yang dipelopori Tulufali-Bali bertujuan memberi kekuatan, serta dukungan kepada keluarga korban, sekaligus memberikan dukungan kepada Polda NTT agar mengusut secara tuntas peristiwa itu, kemudian menjelaskan secara terbuka kepada keluarga korban, dan masyarakat NTT yang saat ini sedang menuntut keadilan.

Yusuf Haiain selaku koordinator aksi mengatakan, bahwa organisasi Tulufali-Bali turut belangsungkawa atas pembunuhan berencana yang dialami oleh Astri, dan Lael. Untuk itu, sebagai bentuk rasa keprihatinan serta kepedulian atas peristiwa tersebut, pihaknya menggelar aksi simpatik dengan seribu lilin.

Baca Juga :  Plh. Wali Kota Cimahi Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tingkat Kota Cimahi, Ingatkan Masyarakat Tentang Bahaya Narkoba

Tulufali-Bali berharap agar penyidik Polda NTT tetap menjaga independensi, dan marwah Kepolisian RI dalam menangani kasus pembunuhan Astri,dan Lael.

“Kami berharap pihak Polda NTT dapat menjalankan tugasnya secara profesional, tanggap, gesit, dan responsif. Agar motif pembunuhan berencana terhadap Astri, dan Lael dapat terungkap serta para pelaku segera diadili,” jelasnya. 

Selanjutnya, dilihat dari kronologi kejadian, Tulufali-Bali meyakini kematian Astri, dan Lael adalah peristiwa pembunuhan yang sudah direncanakan secara matang oleh beberapa orang. Tidak hanya tersangka RB seorang diri dalam kasus pembunuhan tragis ini. Untuk itu, Tulufali-Bali berharap Polda NTT segera menemukan dan menangkap pelaku-pelaku yang lain.*(Bram.S/Red)

Berita Terkait

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif
GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC
LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:50 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WIB

GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC

Jumat, 4 September 2026 - 21:26 WIB

LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Polda Metro Jaya Ungkap Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:15 WIB