Tidak Terima Dikeroyok Sekelompok Warga, Utusan Perusahaan Lapor Pihak Kepolisian

- Jurnalis

Minggu, 7 Maret 2021 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suararealitas.com, Tangerang– Salah satu utusan perusahaan dari warga Rt 02 RW 04 (Fery) yang dimintai bantuannya oleh pihak perusahaan. PT Fosta, guna mengatasi problem Gorong Gorong sebagai penyebab banjir berakhir ricuh. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut bermula saat Fery utusan dari PT Fosta melakukan observasi terhadap Gorong Gorong yang diduga penyebab banjir.

 

Didampingi ketua RT 01 setempat, Fery melakukan penutupan sementara dengan sistem buka tutup terhadap saluran air yang dibuat PUPR beberapa waktu lalu yang bertujuan dapat menghambat laju derasnya debit air yang mengarah ke pemukiman warga hingga  menyebabkan tingginya luapan air dan berdampak pula kepada terendamnya Area kerja PT Fosta. 

Penutupan  saluran air di Kampung Keroncong RT 01 RW 04 Kelurahan Keroncong dengan sistem buka tutup tersebut dilakukan agar dapat mengontrol  dan mengetahui secara pasti penyebab banjir terjadi saat hujan deras. 

Selang dua hari  sebagian sekelompok warga RT 01 yang tidak terima dengan  observasi tersebut berusaha melakukan pengeroyokan terhadap Fery pada Sabtu. 6/3/2021.

Baca Juga :  Gunung Sampah di TPST Bantargebang Longsor, 4 Orang Tewas dan Sejumlah Truk Tertimbun

” Saya lagi tidur dibangunkan oleh salah satu warga RT 01 (Jeni) yang katanya saya dipanggil agar menemuinya. Namun setibanya dilokasi Rumah Jeni, saya langsung dikepung dan dikeroyok, mereka berusaha melukai saya.

“Karenanya saya tidak terima saya laporkan tindak penganiayaan ini ke Polsek Jatiuwung,” Terangnya. 

Lajutnya Feri menuturkan, kalau saja pada saat kejadian dirinya tidak dilindungi oleh mantan RW, mungkin sudah terkapar. 

” Meski saya bersedia menandatangani ajakan damai secara kekeluargaan tapi tidak menghentikan saya untuk mencari pelaku yang berusaha melukai saya dengan lemparan batu,” Tandasnya. 

Akibat kejadian tersebut mantan RW menderita luka dibagian pelipis dengan dugaan hantaman bogem mentah dari salah satu warga.

Sementara dari pihak perusahaan melalui  salah satu karyawannya (Ade Supriadi) yang turut hadir dalam upaya mediasi damai antara dua pihak di Polsek Jatiuwung kepada awak media menjelaskan, Jika hujan deras Pabrik tersebut kebanjiran dampak dari luapan Saluran Air milik PT Fosta yang kondisinya kian menyempit, akibat beberapa ulah warga yang mendirikan Bangunan atau dapur di atas saluran milik PT Fosta. 

Baca Juga :  Kegiatan Cetiya Permata Dihati Tidak Ada Persetujuan dari Warga Blok C RW 12 Cengkareng Barat, Menimbulkan Ketidaknyamanan

Akibatnya kegiatan produksi kami terganggu dan berujung kerugian ratusan juta.

” Kurang peduli gimana perusahaan terhadap warga, biaya perawatan Saluran air kita berikan setiap bulannya, jika warga ada kebutuhan kami selalu bantu jika ada warga meninggal dunia kita juga beri santunan, setiap tahunnya kami rutin memberikan THR 

setiap ada lowongan kerja, kita proritaskan Wilayah,” Pungkasnya. 

Wakapolsek Jatiuwung. AKP. Rosid Sugimun membenarkan, kejadian tersebut, keributan antar warga yang disebabkan permasalahan Gorong Gorong hanya miss komunications.

“Masalah ini kalau bisa dua belah pihak untuk menyelesaikan selisih paham secara kekeluargaan. 

Tidak semua permasalahan harus berakhir di meja hukum,  selama masih bisa didamaikan ya kita musyawarahkan,” Tegasnya.****Rz/Red

Berita Terkait

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati
Ahli Waris Minta Mahkamah Agung Kawal Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan
Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:29 WIB

Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:21 WIB

MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati

Berita Terbaru