Ketua FORKABI Jakarta Barat Matrobin: Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya Betawi Jadi Prioritas

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, Suararealitas.co – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) masa bakti 2026–2031 mulai menyusun sejumlah program strategis pascapelantikan yang digelar di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Salah satu fokus utama yang akan dikedepankan adalah penguatan ketahanan pangan serta pelestarian budaya Betawi sebagai identitas masyarakat Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum DPP FORKABI yang juga Senator DPD RI Dapil DKI Jakarta, H. Achmad Azran, dalam prosesi pelantikan menegaskan komitmen organisasi untuk tetap berdiri independen dan menjadi pengawas kritis terhadap kebijakan maupun penggunaan anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Azran, independensi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga marwah organisasi. Ia menegaskan, prosesi pelantikan pengurus inti DPP FORKABI diselenggarakan secara swadaya melalui gotong royong anggota, tanpa menyerap fasilitas maupun anggaran Pemerintah Daerah.

Langkah tersebut dilakukan agar FORKABI memiliki kebebasan moral dan posisi yang kuat dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Ibu Kota.

Sejalan dengan arah kebijakan DPP, Ketua FORKABI Jakarta Barat, Matrobin, SE, mengatakan pihaknya siap menerjemahkan program organisasi ke dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Betawi.

Baca Juga :  Putusan MK Kosongkan Pilkada Barito Utara, Naek Marusaha Nyatakan Siap Maju Bupati

“Program ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas yang harus kita jalankan. Ini merupakan arahan organisasi agar FORKABI tidak hanya hadir sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Betawi, khususnya di Jakarta,” ujar Matrobin.

Ia menilai, penguatan ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk kontribusi konkret organisasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian dan pemberdayaan di tingkat komunitas.

Matrobin juga menekankan pentingnya memperkuat soliditas organisasi di seluruh tingkatan pascapelantikan. Menurutnya, kekompakan dan semangat kebersamaan menjadi modal penting bagi FORKABI dalam menjalankan berbagai program strategis.

“Momentum pelantikan kemarin menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar FORKABI. Karena itu, kekompakan harus terus dijaga agar organisasi semakin besar, semakin kuat, dan mampu menjalankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Selain penguatan program sosial dan ketahanan pangan, kepengurusan baru FORKABI juga membawa semangat pembaruan agar organisasi dapat tampil lebih modern, profesional, terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“FORKABI ingin menjadi organisasi yang lebih berwarna, profesional, dan semakin diperhitungkan. Kami ingin menunjukkan bahwa FORKABI mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas, bukan hanya dikenal sebagai organisasi kedaerahan,” ungkap Matrobin.

Baca Juga :  Wabup Intan Hadiri Acara Ramadan Maksimal Berkah PAIS Foundation

Di bidang kebudayaan, FORKABI Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Betawi sebagai warisan budaya asli Jakarta.

Matrobin berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta semakin memperkuat komitmen dalam menjaga identitas budaya Betawi melalui kebijakan yang konkret, termasuk dengan memperbanyak ornamen dan simbol budaya Betawi di ruang-ruang publik.

“Kalau memang ada komitmen untuk melestarikan budaya Betawi, tentu harus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret. Kehadiran ikon-ikon budaya seperti ondel-ondel dan berbagai ornamen khas Betawi di setiap wilayah Jakarta akan semakin memperkuat identitas ibu kota sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap budaya asli Jakarta,” tuturnya.

Ia menegaskan, pelestarian budaya Betawi tidak boleh berhenti sebagai slogan, melainkan harus diwujudkan melalui program berkelanjutan yang melibatkan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, komunitas budaya, dan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan kolaborasi semua pihak, budaya Betawi akan tetap lestari, berkembang mengikuti zaman, dan menjadi kebanggaan generasi penerus,” pungkas Matrobin.

Berita Terkait

Komisi III DPR Harap Kuntadi Bawa Jampidsus Makin Profesional dan Berintegritas
WPPKBI Tegaskan Dukungan kepada KOWANI, Perkuat Regenerasi dan Tata Kelola Organisasi Perempuan
DPR Tegaskan PAW Ombudsman RI Tidak Wajib Ikuti Nomor Urut Hasil Uji Kelayakan
Yahya Zaini Minta BGN Tak Terlalu Lama Moratorium Dapur MBG, Prioritaskan yang Sudah Dibangun
PM Modi Kenang Soekarno di DPR RI, Ajak Indonesia Bangun Era Baru Kemitraan Strategis
Ahmad Sahroni Minta Dittipidsiber Polri Usut Dalang Spam Promosi Judi Online di Media Sosial
Gani Suwondo Lie Gelar Forum Serap Aspirasi Warga DKI Jakarta, Dorong Pembangunan Tepat Sasaran
Reses DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah Perkuat Pengawasan Produk Hukum dan Pembangunan di Sukapura

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:38 WIB

Ketua FORKABI Jakarta Barat Matrobin: Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya Betawi Jadi Prioritas

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:21 WIB

Komisi III DPR Harap Kuntadi Bawa Jampidsus Makin Profesional dan Berintegritas

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:56 WIB

WPPKBI Tegaskan Dukungan kepada KOWANI, Perkuat Regenerasi dan Tata Kelola Organisasi Perempuan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WIB

DPR Tegaskan PAW Ombudsman RI Tidak Wajib Ikuti Nomor Urut Hasil Uji Kelayakan

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:34 WIB

Yahya Zaini Minta BGN Tak Terlalu Lama Moratorium Dapur MBG, Prioritaskan yang Sudah Dibangun

Berita Terbaru

Nasional

FJGS 2026 Catat Transaksi Rp26,8 Triliun

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:28 WIB