SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) terus memperkuat posisinya sebagai salah satu penyedia solusi material handling dan penyewaan forklift terkemuka di Indonesia. Dalam paparan publik perusahaan, Direktur SMIL Winston Suherman menjelaskan bahwa Perseroan saat ini didukung lebih dari 1.800 karyawan, mengoperasikan sekitar 5.000 kendaraan operasional, serta memiliki lebih dari 5.800 unit alat material handling yang melayani berbagai sektor industri di Indonesia.

Winston mengatakan Perseroan memiliki visi menjadi penyedia solusi rental material handling terdepan di Indonesia. Untuk mewujudkan visi tersebut, perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan berkualitas tinggi dengan respons cepat dan profesional, harga yang kompetitif, serta terus berinovasi guna memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.

Menurut Winston, kinerja keuangan Perseroan sepanjang 2025 hingga kuartal I-2026 menunjukkan tren yang positif. Pendapatan pada kuartal I-2026 mencapai Rp128,8 miliar dan berpotensi mendorong pendapatan sepanjang tahun mendekati Rp500 miliar.

“Net profit margin kami berhasil pulih ke level sekitar 23 persen pada kuartal I-2026 setelah sempat berada di kisaran 16 persen pada tahun sebelumnya. Penurunan laba sebelumnya lebih disebabkan oleh strategi ekspansi armada yang agresif, bukan karena penurunan operasional perusahaan,” ujar Winston.

Ia menambahkan, gross profit margin Perseroan tetap terjaga pada kisaran 37–41 persen sepanjang periode 2023 hingga kuartal I-2026. Sementara operating profit margin meningkat menjadi 30 persen pada kuartal I-2026 dibandingkan 26,8 persen pada tahun buku 2025.

Dari sisi likuiditas, Winston menyebut current ratio Perseroan mencapai 3,51 kali dan cash ratio sebesar 0,66 kali per akhir Maret 2026. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan posisi kas yang kuat dan memadai untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Selain itu, debt-to-equity ratio (DER) tercatat sebesar 0,54 kali. Kenaikan leverage pada 2024, kata Winston, merupakan dampak penerbitan obligasi senilai Rp350 miliar yang digunakan untuk mendukung ekspansi armada dan pengembangan usaha.

Baca Juga :  BRI Cabang Bintaro Perkuat Sinergi Bersama Tim Audit RO Jakarta 3 melalui Kegiatan Olahraga Padel

“Secara keseluruhan, fundamental keuangan Perseroan sangat sehat. Tidak ada indikasi financial stress dalam neraca perusahaan dan kami tetap menjaga struktur modal yang konservatif serta berkelanjutan,” kata Winston.

Sementara itu, terkait strategi bisnis, manajemen SMIL menegaskan akan memperkuat bisnis inti material handling sekaligus melakukan diversifikasi ke sektor pertambangan. Perseroan telah mulai menyediakan layanan penyewaan alat berat untuk industri batu bara, termasuk bulldozer, compactor, dump truck, motor grader, dan excavator.

Perseroan juga menargetkan peningkatan penggunaan armada listrik berbasis baterai lithium-ion. Saat ini armada listrik berkontribusi sekitar 40 persen terhadap total armada perusahaan dan ditargetkan meningkat hingga 75 persen dalam lima tahun mendatang sejalan dengan tren transisi energi dan kebutuhan industri terhadap peralatan yang lebih ramah lingkungan.

Berita Terkait

Di Tengah Tekanan Pasar Otomotif, Bintraco Dharma Tetap Bukukan Laba Rp46 Miliar
Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan
DPUM Optimistis Tumbuh 32%, Siapkan Ekspansi dan Penguatan Kapasitas Produksi
Ditjen Hubla dan US Coast Guard Tinjau Keamanan Empat Pelabuhan Batam, Perkuat Implementasi ISPS Code
PART Beberkan Prospek Usaha dan Strategi Pertumbuhan dalam Public Expose 2026
DPUM Siapkan Investasi Rp100 Miliar untuk Perkuat Kapasitas Produksi dan Ekspor
SMKM Siapkan Rights Issue, Percepat Transformasi Menjadi Grup Akuakultur Terintegrasi
Pendapatan MGLV Susut 38,8 Persen pada 2025, Perseroan Siapkan Strategi Transformasi Bisnis

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:44 WIB

SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:11 WIB

Di Tengah Tekanan Pasar Otomotif, Bintraco Dharma Tetap Bukukan Laba Rp46 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIB

Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:02 WIB

Ditjen Hubla dan US Coast Guard Tinjau Keamanan Empat Pelabuhan Batam, Perkuat Implementasi ISPS Code

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:47 WIB

PART Beberkan Prospek Usaha dan Strategi Pertumbuhan dalam Public Expose 2026

Berita Terbaru