Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper KA Harina di Jalur Rel Cirebon

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - Warga Waled tewas di Jalur Kereta Mundu, Polisi imbau waspada di Perlintasan Rel. (Foto: Istimewa).

POTRET - Warga Waled tewas di Jalur Kereta Mundu, Polisi imbau waspada di Perlintasan Rel. (Foto: Istimewa).

CIREBON, suararealitas.co – Seorang pria berinisial ARN (25) dinyatakan meninggal dunia setelah diduga tertemper kereta api di jalur utara KM 215+1, Desa Citemu, Mundu, Kabupaten Cirebon, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 11.51 WIB.

‎Peristiwa tersebut langsung ditangani jajaran Polsek Mundu bersama pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan instansi terkait setelah laporan diterima dari petugas stasiun.

‎‎Kapolsek Mundu, AKP Didi Sumardi mengatakan, bahwa petugas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengidentifikasi korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎‎”Setelah menerima informasi adanya dugaan korban tertemper kereta api, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan awal,” kata Didi.

‎‎Dari hasil identifikasi, korban diketahui merupakan warga Kecamatan Waled. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Gunung Jati Cirebon untuk keperluan identifikasi lebih lanjut dan penanganan oleh pihak berwenang.

Baca Juga :  Sudin LH Jakut Gerak Cepat Angkut Tumpukan Sampah Menggunung di Waduk Cincin Papanggo

‎‎Informasi awal mengenai kejadian itu diterima PT KAI dari Stasiun Kejaksan setelah adanya laporan seseorang yang diduga tertemper kereta api di sekitar jalur rel KM 215+1 Desa Citemu.

‎‎Salah seorang saksi, FDA (24) mengaku melihat sepeda motor yang diduga milik korban terparkir di tepi Jalan Pantura dekat jalur rel kereta api. Saat mendekati lokasi, ia menemukan bagian tubuh manusia di sekitar lintasan.

‎‎Sementara itu, mandor PT KAI, Hasan Basyari (54) mengatakan, bahwa pihaknya memperoleh informasi dari petugas Stasiun Kejaksan terkait dugaan kecelakaan tersebut.

Setelah menerima laporan, PT KAI langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

‎‎Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga tertemper KA Harina Nomor 99 relasi Bandung-Surabaya yang melintas di lokasi kejadian.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman guna memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut.

‎‎Selain melakukan olah TKP, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi, mendokumentasikan lokasi kejadian, mengevakuasi jenazah, serta berkoordinasi dengan keluarga korban.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila

‎Kendati demikian, ‎Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berada di sekitar jalur rel maupun ketika melintasi perlintasan sebidang yang tidak dilengkapi palang pintu.

‎‎Ia mengimbau pengendara untuk menghentikan kendaraan sejenak sebelum melintas, memastikan tidak ada kereta yang akan lewat dengan melihat ke kanan dan kiri, serta tidak memaksakan diri menerobos rel.

‎‎”Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Jangan mengambil risiko sekecil apa pun di perlintasan kereta api karena kelalaian dalam beberapa detik dapat berujung pada hilangnya nyawa,” ujar Aris.

‎‎Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di area rel kereta api karena kawasan tersebut merupakan zona terbatas yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap keselamatan.

Penulis : Panji

Berita Terkait

Pererat Ukhuwah Islamiyah Antar Warga, Pemdes Purasari Gelar Dzikir Maulid Nabi dan Pengajian Bulanan
Persija vs Persib Digelar Hari Ini, Kapolres Bogor Turun Langsung Pastikan Keamanan Wilayah
Benda Misterius Mirip Bom Rakitan Gegerkan Warga Tawang, Polisi Bergerak Cepat Amankan Bekas Pabrik Engsun
Parkir CNI Ditutup, Warga Protes Harus Ada Solusi
Parkir Liar Depan RS Hermina Membandel, Warga Desak Kepala UP Parkir hingga Kasudinhub Jakbar Bertindak Tegas
Mengaku Berkali-kali Dipaksa, Perempuan Muda di Tasikmalaya Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual
Mendagri Tinjau Program Bedah Rumah di Bukit Duri, Ajak Pemda Dukung Percepatan Perbaikan Hunian
Sejumlah Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Kembang Kerep Jakarta Barat, Para Korban Tergeletak di Jalan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 12:53 WIB

Pererat Ukhuwah Islamiyah Antar Warga, Pemdes Purasari Gelar Dzikir Maulid Nabi dan Pengajian Bulanan

Sabtu, 12 September 2026 - 15:42 WIB

Persija vs Persib Digelar Hari Ini, Kapolres Bogor Turun Langsung Pastikan Keamanan Wilayah

Kamis, 10 September 2026 - 21:19 WIB

Benda Misterius Mirip Bom Rakitan Gegerkan Warga Tawang, Polisi Bergerak Cepat Amankan Bekas Pabrik Engsun

Kamis, 10 September 2026 - 12:32 WIB

Parkir CNI Ditutup, Warga Protes Harus Ada Solusi

Selasa, 8 September 2026 - 12:02 WIB

Parkir Liar Depan RS Hermina Membandel, Warga Desak Kepala UP Parkir hingga Kasudinhub Jakbar Bertindak Tegas

Berita Terbaru