Pemkab Tangerang Diduga Gagal Jadi Tauladan Pajak

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

unit kendaraan truk pengangkut sampah milik DLHK dengan No Pol B 9141 QQ yang tertulis UPTD 3-14 menunggak pajak sampai 12 tahun dengan nilai 10 juta lebih, ini contoh buruk bagi masyarakat.

unit kendaraan truk pengangkut sampah milik DLHK dengan No Pol B 9141 QQ yang tertulis UPTD 3-14 menunggak pajak sampai 12 tahun dengan nilai 10 juta lebih, ini contoh buruk bagi masyarakat.

KABUPATEN TANGERANG, Suararealitas.co –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memacu kemandirian fiskal daerah melalui kebijakan opsen pajak.

Gubernur Banten Andra Soni membuat, kebijakan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk berkolaborasi dan mengoptimalkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kolaborasi antar pemerintah daerah menjadi kunci dalam memperkuat fiskal daerah. Namun berbeda terbalik di lapangan, seperti Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam peningkatan PAD melalui pajak kendaraan terkesan abai dalam memberikan panutan terhadap masyarakat nya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya unit kendaraan truk pengangkut sampah milik DLHK dengan No Pol B 9141 QQ yang tertulis UPTD 3-14 menunggak pajak sampai 12 tahun dengan nilai 10 juta lebih, ini contoh buruk bagi masyarakat.

Baca Juga :  Sutrisno Negara Sianturi Terpilih Jadi Ketua Gapensi Jakarta Timur 2024-2029

Saat di konfirmasi kasi Kebersihan DLHK Kabupaten Tangerang Rina mengatakan, untuk data pajak kendaraan di sektretariat. “Untuk data perpajakan kendaraan adanya di Sekertariat DLHK,” ujarnya.

Terpisah Budi Kuncoro Kepala UPT 3 DLHK Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Sabtu (23/05/2026) menjelaskan, untuk masalah pajak kendaraan yang belum terbayarkan ada di bagian umum oleh kasubag umum.

“Ya bang untuk masalah pajak kendaraan yang belum terbayarkan di Kasunag Umum pak Heri bang,” ucapnya lantas akan menginformasikan terkait hal tersebut ke Kasubag Umum DLHK.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Perjuangan Rakyat Jelata (Barata) Ali Farham SH. MH. mengatakan, Pemerintah semestinya menjadi tauladan bagi masyarakat terlebih dalam meningkatkan PAD di wilayahnya.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-80, Brimob Batalyon C Pelopor Tanam Ribuan Pohon di Kedu Raya

“Ini ga masuk logika Pemerintah sendiri mendorong masyarakat agar masyarakat taat pajak, namun dirinya sendiri tidak taat pajak, sampai 12 tahun seperti itu,” ucapnya pesimis.

Ia menilai Pemerintah Kabupaten Tangerang telah gagal menjadi panutan bagi warganya. “Gimana masyarakat mau manut Pemerintahnya aja tidak taat pajak, padahal jelas anggaranya pasti ada, anggaran dari pajak rakyat ya semestinya buat bayar pajak untuk pembangunan yang di manfaatkan buat masyarakat juga,” paparnya.

Penulis : CIL

Berita Terkait

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati
Ahli Waris Minta Mahkamah Agung Kawal Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan
Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:29 WIB

Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:21 WIB

MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati

Berita Terbaru