BOGOR, Suararealitas.co – Pemerintah Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, merealisasikan Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi Tahun 2026 untuk pembangunan Tebing Penahan Tanah (TPT) di salah satu titik rawan longsor.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan keamanan infrastruktur sekaligus memberikan perlindungan terhadap masyarakat, khususnya warga yang rumahnya berada di bawah tebing.
Sebelumnya, kondisi tebing sempat mengalami longsor. Material longsoran bahkan nyaris menutup akses utama jalan desa dan menimbulkan kekhawatiran karena posisi tebing berada tidak jauh dari sejumlah rumah warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui program bantuan keuangan infrastruktur tersebut, pemerintah desa secara bertahap melakukan penanganan dengan membangun kembali TPT guna memperkuat struktur tebing dan meminimalisir risiko terjadinya longsor susulan.
Kepala Desa Puraseda, Asep Ruhiyat, mengatakan pembangunan TPT merupakan salah satu bentuk pemanfaatan bantuan keuangan yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Kami berupaya agar bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan TPT ini, karena sebelumnya kondisi tebing cukup mengkhawatirkan dan berpotensi mengancam rumah warga serta akses jalan desa,” ujar Asep.
Menurutnya, penanganan tebing menjadi penting mengingat keberadaan infrastruktur tersebut tidak hanya berkaitan dengan keselamatan warga, tetapi juga menyangkut kelancaran mobilitas masyarakat yang menggunakan akses jalan desa.
Asep berharap setelah pembangunan TPT selesai, kondisi tebing dapat menjadi lebih kuat sehingga risiko longsor dapat ditekan, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Mudah-mudahan dengan dibangunnya TPT ini, masyarakat merasa lebih aman dan akses jalan juga bisa tetap terjaga. Kami akan terus berupaya mengoptimalkan program yang ada untuk kebutuhan masyarakat Desa Puraseda,” tambahnya.
Pembangunan TPT tersebut direalisasikan melalui program percepatan pembangunan pedesaan yang bersumber dari anggaran Pemerintah Kabupaten Bogor.
Selain memperkuat tebing, pembangunan ini diharapkan mampu mengamankan akses jalan desa sekaligus memberikan perlindungan terhadap sejumlah rumah warga yang berada di sekitar lokasi rawan longsor.
Dengan adanya intervensi melalui program bantuan keuangan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mendapatkan manfaat berupa pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan rasa aman terhadap potensi bencana yang sebelumnya mengancam lingkungan tempat tinggal mereka.



































