Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Breaking News
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTTransformasi Budaya, Terminal Teluk Lamong Evaluasi Kinerja K3L dan Indikator ResikoKomentar: 0
Berita Jatim

Transformasi Budaya, Terminal Teluk Lamong Evaluasi Kinerja K3L dan Indikator Resiko

Suara Realitas, 29 Oktober 2025, 12:42 WIB · 2 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi Suara Realitas

SURABAYA, suararealitas.co – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus menunjukkan konsistensi dalam penerapan standar Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) melalui kegiatan evaluasi kinerja berkala.

Agenda ini menjadi forum strategis untuk meninjau capaian dan tantangan implementasi K3L di seluruh lingkungan TTL Group, termasuk TPK Nilam, TPK Berlian, dan TPK Lamong.

“Fokus evaluasi diarahkan pada isu-isu K3L yang dihadapi masing-masing terminal, pemenuhan Key Risk Indicator, serta implementasi safety transformation. Kami memastikan TTL senantiasa konsisten dalam menjaga standar K3L di level tertinggi,” jelas Muhammad Syukur, Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong kepada suararealitas.co, Rabu (29/10/2025).

Baca Juga :  Perkuat Soliditas dan Gaya Hidup Sehat, BRI KC Jakarta Jelambar Gelar Kegiatan Padel

Transformasi keselamatan di TTL berfokus pada tiga aspek utama, yaitu;

1. Terminal Sterilization, memastikan tidak ada orang atau kendaraan yang tidak berkepentingan memasuki area berisiko tinggi.

2. Safety Induction, diberikan kepada setiap individu yang beraktivitas di terminal agar memahami potensi risiko yang ada.

3. Minimum Requirement for Safety, menekankan standarisasi keselamatan dari sisi fasilitas, peralatan, hingga kompetensi pekerja.

Syukur mengaku, bahwa evaluasi terhadap tiga terminal menunjukkan peningkatan signifikan dalam implementasi transformasi budaya K3L.

Diketahui, TPK Nilam mencatat peningkatan kinerja sebesar 33%, TPK Berlian 50%, dan TPK Lamong mencapai 64%.

Baca Juga :  Media Besar Bersaing Perebutkan Hadiah Adinegoro Rp100 Juta Masing-masing Kategori

Peningkatan ini menjadi bukti bahwa transformasi budaya K3L di TTL berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Evaluasi kinerja K3L ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini. Kami memastikan setiap individu memiliki kesadaran dan tanggung jawab K3L yang tinggi,” ungkap Anang Januriandoko, Senior Manager QHSSE PT Terminal Teluk Lamong.

Sebagai informasi, keselamatan merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya kerja di Terminal Teluk Lamong.

TTL berkomitmen untuk tidak hanya patuh terhadap standar K3L, tetapi juga menjadi teladan dalam penerapan budaya kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

Baca tentangBerita Jatim
Lihat Ekonomi & Bisnis Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Ekonomi & Bisnis
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain