Ketika Hasil Audit Hanya Jadi Arsip: Bau Tak Sedap Belanja Daerah Bengkalis

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - Aktivis Bengkalis, Bayu Doni Padang. (Foto: Suara Realitas).

POTRET - Aktivis Bengkalis, Bayu Doni Padang. (Foto: Suara Realitas).

KABUPATEN BENGKALIS, suararealitas.co – Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) tidak boleh diperlakukan sebagai sekadar dokumen pelengkap administrasi atau formalitas tahunan yang berakhir di meja birokrasi.

Audit adalah instrumen konstitusional untuk memastikan uang rakyat dikelola secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik.

Namun yang terjadi di Kabupaten Bengkalis, hasil pemeriksaan kinerja oleh BPK Perwakilan Provinsi Riau atas peningkatan kualitas belanja daerah Tahun Anggaran 2020 hingga Triwulan III 2024 justru membuka tabir persoalan serius yang belum dijawab secara terbuka oleh pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan-temuan tersebut bukan perkara teknis sepele. Dari sisi perencanaan dan penganggaran, terdapat indikasi kelemahan mendasar yang menunjukkan tidak sinkronnya antara perencanaan program dengan realisasi anggaran.

Pada tahap pelaksanaan dan pengawasan, khususnya belanja modal jalan, jembatan, gedung, dan bangunan, masih ditemukan berbagai ketidaksesuaian penggunaan anggaran.

Baca Juga :  Boleh Bawa Sepeda Non-lipat, LRT Jabodebek Jalankan Pola Operasi 270 Perjalanan di Long Weekend Maulid Nabi

“Ini bukan sekadar soal kelalaian administratif, ini menyangkut kualitas tata kelola dan integritas penyelenggaraan pemerintahan,” kata Aktivis Kabupaten Bengkalis, Bayu Doni Padang kepada suararealitas.co, Senin (2/3/2026).

Lebih tajam lagi, pendapat Bayu, bahwa ketika laporan resmi lembaga negara telah memuat berbagai catatan kritis, tetapi pemerintah daerah memilih diam tanpa klarifikasi terbuka kepada masyarakat, maka publik berhak mempertanyakan komitmen transparansi tersebut.

Menurutnya, diamnya pemerintah bukanlah sikap netral, diam dalam situasi seperti ini justru melahirkan ruang spekulasi, kecurigaan, bahkan dugaan adanya praktik maladministrasi yang sistematis.

“Jika tidak ada tanggapan serius dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis, maka patut diduga ada inkonsistensi dalam komitmen membangun daerah. Yang lebih mengkhawatirkan, persoalan ini berpotensi bukan hanya maladministrasi, tetapi indikasi penyimpangan anggaran yang bisa saja menguntungkan segelintir elite,” tegasnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Pahlawan 2025, Kemendagri Dorong ASN Meneladan Semangat Nasionalisme para Pahlawan

Bayu mengatakan, bahwa normalisasi terhadap temuan audit adalah bentuk pembiaran. Pembiaran adalah pintu masuk bagi praktik koruptif yang lebih besar.

“Jika rekomendasi audit tidak ditindaklanjuti secara transparan dan tegas, maka publik berhak menuntut langkah konkret: evaluasi menyeluruh, audit lanjutan bila diperlukan, hingga pencopotan kepala instansi yang diduga bertanggung jawab atas penyimpangan tersebut,” ujarnya.

Dia pun menambahkan, tanpa langkah tegas, komitmen membangun Bengkalis yang lebih baik hanya akan menjadi slogan, sementara kepercayaan publik terus terkikis.

Kini, suararealitas.co tengah berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.

Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan fakta dan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitas.co.

Berita Terkait

Karang Taruna Audiensi dengan Kapolres Cianjur, Soroti Maraknya Peredaran Obat Keras Terbatas di Kios-kios
Dua Debt Collector Diamankan, Polda Banten Usut Pengeroyokan Personel Brimob
Senkom Malang Gelar Coaching Clinic SIM Gratis, Gen Z Dibekali Edukasi Keselamatan Berkendara
APBN 2026 Digelontorkan Rp294 Juta di Lapas Pamekasan, Publik Waspadai Dugaan ‘Main Proyek’
Polres Cirebon Kota Siapkan Pengamanan Nobar Persib vs Persijap, Bobotoh Diimbau Tertib dan Langsung Pulang Usai Kegiatan
Heboh! Data Kependudukan Diduga Dimanipulasi, Disdukcapil Jepara Diseret ke Ombudsman Jateng
Forgas Bali Cegah dan Tangkal Intervensi Sampradaya Asing Ideologi Transnasional
Aksi Sosial Mercure Kuta Bali Bantu Warga Terdampak Banjir di Desa Banjar Buleleng

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:06 WIB

Karang Taruna Audiensi dengan Kapolres Cianjur, Soroti Maraknya Peredaran Obat Keras Terbatas di Kios-kios

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:40 WIB

Dua Debt Collector Diamankan, Polda Banten Usut Pengeroyokan Personel Brimob

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:29 WIB

Senkom Malang Gelar Coaching Clinic SIM Gratis, Gen Z Dibekali Edukasi Keselamatan Berkendara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:10 WIB

APBN 2026 Digelontorkan Rp294 Juta di Lapas Pamekasan, Publik Waspadai Dugaan ‘Main Proyek’

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:57 WIB

Polres Cirebon Kota Siapkan Pengamanan Nobar Persib vs Persijap, Bobotoh Diimbau Tertib dan Langsung Pulang Usai Kegiatan

Berita Terbaru