Seringkali Diajukan Kades Sampai Akhirnya Jembatan Roboh Karena Lambat Direalisasi

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIGUDEG, Suararealitas.co – Kondisi jembatan di Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor bagian barat, semakin memprihatinkan. Besi penopang yang rapuh akhirnya patah, membuat akses vital ini lumpuh total. Ratusan kepala keluarga kini resah, sementara anak-anak sekolah harus rela menyeberang sungai dengan pakaian basah demi bisa belajar.

Polisi dan BPBD Turun Tangan AKP Budi Sehabudin bersama Wakapolsek Cigudeg AKP Suyadi serta tim BPBD Kabupaten Bogor meninjau lokasi. Mereka memberi imbauan agar masyarakat berhati-hati dan berupaya menyediakan jalur darurat dengan batang kayu kelapa milik warga sebagai lintasan sementara.

Baca Juga :  Dorong Transformasi Digital di Sektor Mikro, Pegadaian Raih Penghargaan Prominent Award 2023

“Kami ingin memastikan keselamatan warga tetap terjaga. Jembatan ini memang sudah rapuh bertahun-tahun, dan sekarang kondisinya benar-benar darurat,” ujar AKP Budi Sehabudin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jembatan ini bukan sekadar penghubung, melainkan nadi kehidupan masyarakat. Tanpa jembatan, akses ke sekolah, rumah sakit, dan pasar ekonomi desa terputus. Aktivitas sehari-hari warga Desa Cintamanik pun lumpuh.

Kepala Desa Sudah Berulang Kali Mengusulkan Kepala Desa Cintamanik, Jamaludin, menegaskan bahwa pihaknya sudah berulang kali mengusulkan perbaikan jembatan kepada pihak kecamatan dan UPT terkait.

Baca Juga :  Kades Purasari Menghadiri Perayaan Isra Miraj di Kampung Cadas Gantung

“Saya sudah WhatsApp ke Pak Camat, Pak Sekcam, hingga Kasi Pemerintahan. Bahkan meminta agar ditindaklanjuti ke dinas. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” tegasnya.

Ia berharap Pemkab Bogor segera memasukkan pembangunan jembatan ini ke dalam program APBD, sebagaimana desa lain yang pernah mendapatkan jembatan Rawayan.

Harapan Warga kini menanti langkah nyata pemerintah daerah. Mereka khawatir harus menunggu jembatan benar-benar rubuh baru ada tindakan. Padahal, akses ini adalah urat nadi mobilitas dan keselamatan masyarakat

Berita Terkait

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma
Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati
Ahli Waris Minta Mahkamah Agung Kawal Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:29 WIB

Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan

Berita Terbaru

Nasional

Gubernur DKI Buka Konferensi WAPOR Asia Pasifik 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 21:14 WIB