Seringkali Diajukan Kades Sampai Akhirnya Jembatan Roboh Karena Lambat Direalisasi

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIGUDEG, Suararealitas.co – Kondisi jembatan di Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor bagian barat, semakin memprihatinkan. Besi penopang yang rapuh akhirnya patah, membuat akses vital ini lumpuh total. Ratusan kepala keluarga kini resah, sementara anak-anak sekolah harus rela menyeberang sungai dengan pakaian basah demi bisa belajar.

Polisi dan BPBD Turun Tangan AKP Budi Sehabudin bersama Wakapolsek Cigudeg AKP Suyadi serta tim BPBD Kabupaten Bogor meninjau lokasi. Mereka memberi imbauan agar masyarakat berhati-hati dan berupaya menyediakan jalur darurat dengan batang kayu kelapa milik warga sebagai lintasan sementara.

Baca Juga :  Setiap Rumah Tangga Jadi Pilar Penting untuk Menjaga Lingkungan, Tegas Kasudin LH Jakarta Utara

“Kami ingin memastikan keselamatan warga tetap terjaga. Jembatan ini memang sudah rapuh bertahun-tahun, dan sekarang kondisinya benar-benar darurat,” ujar AKP Budi Sehabudin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jembatan ini bukan sekadar penghubung, melainkan nadi kehidupan masyarakat. Tanpa jembatan, akses ke sekolah, rumah sakit, dan pasar ekonomi desa terputus. Aktivitas sehari-hari warga Desa Cintamanik pun lumpuh.

Kepala Desa Sudah Berulang Kali Mengusulkan Kepala Desa Cintamanik, Jamaludin, menegaskan bahwa pihaknya sudah berulang kali mengusulkan perbaikan jembatan kepada pihak kecamatan dan UPT terkait.

Baca Juga :  Polsek Sadang Gelar Kegiatan Bagi Takjil Jelang Buka Puasa

“Saya sudah WhatsApp ke Pak Camat, Pak Sekcam, hingga Kasi Pemerintahan. Bahkan meminta agar ditindaklanjuti ke dinas. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” tegasnya.

Ia berharap Pemkab Bogor segera memasukkan pembangunan jembatan ini ke dalam program APBD, sebagaimana desa lain yang pernah mendapatkan jembatan Rawayan.

Harapan Warga kini menanti langkah nyata pemerintah daerah. Mereka khawatir harus menunggu jembatan benar-benar rubuh baru ada tindakan. Padahal, akses ini adalah urat nadi mobilitas dan keselamatan masyarakat

Berita Terkait

Sengketa Tanah Warisan Keluarga H. Abdul Halim Kembali Mencuat, H. Makawi Minta Perlindungan Hukum kepada KPK
Si Jago Merah Ngamuk di Pergudangan Kosambi Permai, Polisi Dalami Motifnya
Melalui Bankeu 2026, Pemerintah Desa Puraseda Bangun TPT
Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi
Fenomena Langit Malam, Venus Dekat dengan Bulan Sabit
Pererat Ukhuwah Islamiyah Antar Warga, Pemdes Purasari Gelar Dzikir Maulid Nabi dan Pengajian Bulanan
Persija vs Persib Digelar Hari Ini, Kapolres Bogor Turun Langsung Pastikan Keamanan Wilayah
Benda Misterius Mirip Bom Rakitan Gegerkan Warga Tawang, Polisi Bergerak Cepat Amankan Bekas Pabrik Engsun

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:31 WIB

Sengketa Tanah Warisan Keluarga H. Abdul Halim Kembali Mencuat, H. Makawi Minta Perlindungan Hukum kepada KPK

Rabu, 16 September 2026 - 22:07 WIB

Si Jago Merah Ngamuk di Pergudangan Kosambi Permai, Polisi Dalami Motifnya

Selasa, 15 September 2026 - 14:37 WIB

Melalui Bankeu 2026, Pemerintah Desa Puraseda Bangun TPT

Selasa, 15 September 2026 - 14:09 WIB

Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi

Senin, 14 September 2026 - 20:11 WIB

Fenomena Langit Malam, Venus Dekat dengan Bulan Sabit

Berita Terbaru

Ragam Daerah

DPD GPN Resmi Daftar di Kesbangpol Tanggamus

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:36 WIB