Erick Thohir Perkirakan Pembangunan “Bakauheni Harbour City” akan Rampung Maret 2023

- Jurnalis

Jumat, 28 Oktober 2022 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erick Thohir Perkirakan Pembangunan "Bakauheni Harbour City" akan Rampung Maret 2023
Menteri BUMN Erick Thohir perkirakan pembangunan Bakauheni Harbour City akan rampung Maret 2023. (Foto: Istimewa)

Tangerang – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa pembangunan Bakauheni Harbour City sebagai kawasan wisata baru di Lampung masih berjalan. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Maret tahun depan.

“Kami di BUMN tidak tinggal diam. Kita sekarang membangun Bakauheni Harbour City, kawasan wisata baru di Lampung yang Insya Allah Maret (2023) selesai, seperti Jatim Park namanya Krakatau Park. Kami bangun hotel di sana,” ujar Erick Thohir dalam pembukaan Garuda Indonesia Travel Fair di ICE, BSD City, Tangerang, Jumat (28/10/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erick menjelaskan, di Bakauheni Harbour City nantinya akan ada taman bermain atau theme park untuk menarik wisatawan lebih banyak. Selain itu, juga ada hotel di pelabuhan tersebut. 

“Nanti ada taman bermain atau theme park seperti Jatim Park, namanya itu Krakatau Park yang kita bangun, ada hotel juga disana,” sebutnya.

Erick pun menambahkan, pihaknya juga memanfaatkan sungai di Riau sebagai bagian kawasan wisata daerah bagi masyarakat. BUMN juga membangun hotel, pelabuhan, bandara di Labuan Bajo.

Baca Juga :  Humas PT. Basuki Rahmat Putra Sebut Pipa Aetra Pemutus Tiang Pancang Turap

“Kalau mau jadi negara yang besar sesuai dengan cita-cita kita, 100 tahun Indonesia merdeka pada 2045, kita harus mulai menantang diri kita, kita bisa mandiri,” katanya.

Kemudian Erick menegaskan, Indonesia tidak antiasing, tetapi dirinya mengingatkan ketika pandemi Covid-19, Indonesia bisa sukses karena upaya dan usahanya sendiri.

Adapun, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mengakselerasikan proyek Bakauheni Harbour City (BHC) di Lampung, khususnya Masjid Raya Bakauheni yang ditargetkan akan rampung pada akhir November 2022.

Kendati demikian, Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menyampaikan, perkembangan proyek BHC saat ini sudah masuk ke dalam tahap konstruksi pada area distrik 1 yang mencakup renovasi menara Siger, pembangunan fasilitas pendukung (area UMKM, HDEC, creative hub) serta dalam proses pembukaan jalan akses dan parkir area Siger. Ditargetkan distrik 1 BHC ini bisa mulai digunakan pada semester I-2023.

Shelvy mengungkapkan, ASDP melakukan percepatan proyek BHC ini sebagai upaya memperkuat transformasi bisnis inti perusahaan.

Sementara itu, ASDP berperan sebagai pemain aktif yang berkontribusi tidak hanya menyediakan akses transportasi, tetapi juga penyedia waterfront property, yakni ASDP mulai membangun properti mendukung destinasi pariwisata, melalui pembangunan BHC ini yang berada di pertemuan koridor strategis utama yakni Pulau Jawa dan Pulau Sumatra, dan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Baca Juga :  Dewa 19 All Stars Stadium Tour 2023 Gelar Konser Bersama Musisi Legendaris International Ternama Dunia

Diketahui, dalam pembangunan kawasan terintegrasi BHC terbagi dalam tiga tahap. Namun pada Tahap I periode jangka waktu 2022-2025, dan terbagi menjadi Tahap IA untuk masa 2022-2025 dengan luas area pengembangan mencapai 41,9 hektare (ha).

Bahkan pada tahap ini, BHC difokuskan pada pembangunan yang menjadi prioritas PSN yakni berupa pengembangan fungsi utama pendukung aktivitas pelabuhan yaitu pembangunan taman bermain atau theme park, hotel, komersial UMKM, serta politeknik pariwisata.

Sedangkan untuk Tahap IB dengan periode waktu 2026-2030 mencakup areal seluas 22,8 ha. Untuk Tahap II, periode 2031-2040 seluas 64 ha dengan fokus peningkatan pelayanan Bakauheni Harbour City sebagai kawasan kota mandiri. Lalu, Tahap III periode 2041-2061 dengan luas 31,2 ha, yakni keberlanjutan dan diversifikasi pembangunan. Sehingga, total luas lahan yang dibutuhkan untuk tiga tahap pengembangan BHC atau hingga 2061 mencapai 160 ha, dengan nilai keseluruhan investasi diperkirakan mencapai Rp4,7 triliun.*(SR)

Berita Terkait

PWJU “Membangun Utara” Siapkan Pelatihan Jurnalistik dan Program Sosial untuk Masyarakat
Parkir CNI Ditutup, Warga Protes Harus Ada Solusi
Parkir Liar Depan RS Hermina Membandel, Warga Desak Kepala UP Parkir hingga Kasudinhub Jakbar Bertindak Tegas
Bukti Polisi Peduli Masyarakat, Polsek Teluknaga Bagikan Masker Gratis
Patroli Jaga Jakarta Jaga Priok di Pelabuhan Sambil Bagikan Masker
Satpol PP Kelurahan Koja Bagikan 250 Masker Antisipasi Dampak Abu Vulkanik
GAPEMBI Jambi Soroti MBG Berbasis Sekolah: Jangan Sampai Ubah Skema, Buka Celah Kebocoran Anggaran
Mengaku Berkali-kali Dipaksa, Perempuan Muda di Tasikmalaya Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:55 WIB

PWJU “Membangun Utara” Siapkan Pelatihan Jurnalistik dan Program Sosial untuk Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 12:32 WIB

Parkir CNI Ditutup, Warga Protes Harus Ada Solusi

Selasa, 8 September 2026 - 12:02 WIB

Parkir Liar Depan RS Hermina Membandel, Warga Desak Kepala UP Parkir hingga Kasudinhub Jakbar Bertindak Tegas

Senin, 7 September 2026 - 12:14 WIB

Bukti Polisi Peduli Masyarakat, Polsek Teluknaga Bagikan Masker Gratis

Senin, 7 September 2026 - 12:11 WIB

Patroli Jaga Jakarta Jaga Priok di Pelabuhan Sambil Bagikan Masker

Berita Terbaru