Pastikan Logistik dan Layanan Kesehatan Terpenuhi, Mas Pram Kunjungi Pengungsi Banjir Rawa Buaya Jakbar

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir yang mengungsi di Posko Masjid Jami Baitul Rahman, RW 01 Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi serta mengecek penanganan banjir di wilayah tersebut.

Pantauan dilokasi, Mas Pram berdialog dengan warga sekaligus menyerahkan berbagai bantuan logistik, di antaranya beras, mi instan, kasur lipat, matras, selimut, family kit, pakaian anak, dan minyak penghangat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan 44 kepala keluarga atau 177 jiwa yang saat ini mengungsi di posko.

“Bantuan ini memang sangat dibutuhkan warga. Alhamdulillah, kondisi para pengungsi di sini relatif baik dan sehat,” kata Mas Pram yang didampingi Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah serta jajaran perangkat daerah.

Baca Juga :  Perkuat Toleransi, Wali Kota Jakbar Pimpin Aksi Bersih Rumah Ibadah

Selain itu, Mas Pram juga memastikan layanan kesehatan bagi warga terdampak telah berjalan optimal.

Tim medis dari Puskesmas Cengkareng terus siaga memberikan pelayanan kepada pengungsi.

“Warga menyampaikan bahwa layanan kesehatan sudah terpenuhi dengan baik,” tambahnya.

Terkait penanganan genangan, dia menyebut telah menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air untuk menambah armada pompa guna mempercepat surutnya banjir di Rawa Buaya.

Hingga saat ini, tujuh unit pompa mobile telah dioperasikan untuk mengurangi genangan.

Menurutnya, banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta Barat dipicu oleh kiriman air dari Bogor dan Tangerang yang mengalir melalui Kali Angke, Kali Pesanggrahan, dan Kali Mookervart menuju Cengkareng Drain.

Baca Juga :  Galian PDAM Diduga Ilegal, M Toha Lumpuh Total

Namun, ia menyampaikan bahwa muka air saat ini menunjukkan tren penurunan.

“Dari sebelumnya 350 sentimeter kini turun menjadi 315 sentimeter, sementara batas aman berada di 310 sentimeter,” jelasnya.

Mas Pram pun menegaskan, bahwa Pemprov DKI Jakarta terus mengupayakan percepatan penanganan banjir agar genangan segera surut di seluruh titik terdampak, termasuk di ruas Jalan Daan Mogot yang kini tersisa di kilometer 13.

“Kami terus kejar penanganannya agar semua lokasi yang tergenang bisa segera surut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gubernur Pramono Tinjau Pembangunan Sarpras Kali Grogol Segmen Kemanggisan
Satpol PP Jakarta Utara Peringatkan Kafe Diduga Tak Berizin di Rawamalang, Patroli Gabungan Diintensifkan
BPBD DKI Gelar Potret Kelurahan Tangguh Bencana di Kelurahan Tugu Utara
Kegiatan Kelurahan Koja Perkuat Implementasi Ingub Nomor 5 Tahun 2026 Bersama Tiga Pilar
Tomang Jadi Wilayah ODF, Rano Karno Apresiasi Kolaborasi Wujudkan Sanitasi Layak
Sambut HUT ke-499 Jakarta, PAM Jaya Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 550 Anak di Jakbar
Pemkot Jakarta Barat Luncurkan Buku Pintar Pilah dan Olah Sampah
Solusi Pengendalian Bau di RDF Plant Rorotan: Sampahnya Harus Terpilah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:57 WIB

Gubernur Pramono Tinjau Pembangunan Sarpras Kali Grogol Segmen Kemanggisan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:29 WIB

Satpol PP Jakarta Utara Peringatkan Kafe Diduga Tak Berizin di Rawamalang, Patroli Gabungan Diintensifkan

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:01 WIB

BPBD DKI Gelar Potret Kelurahan Tangguh Bencana di Kelurahan Tugu Utara

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kegiatan Kelurahan Koja Perkuat Implementasi Ingub Nomor 5 Tahun 2026 Bersama Tiga Pilar

Senin, 29 Juni 2026 - 16:53 WIB

Tomang Jadi Wilayah ODF, Rano Karno Apresiasi Kolaborasi Wujudkan Sanitasi Layak

Berita Terbaru

Nasional

Pemprov DKI Percepatan Pembangunan Flyover Latumenten

Kamis, 2 Jul 2026 - 20:39 WIB