Mendagri Tito Instruksikan Kepala Daerah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, suararealitas.co  – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan. Hal itu disampaikan Mendagri saat konferensi pers usai Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian (Rakorendal) Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2025 di Hotel Aston Sentul Lake, Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/11/2025).

Dalam keterangannya, Mendagri mengungkapkan bahwa dirinya menerima arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan seluruh daerah siap menghadapi potensi bencana, khususnya longsor dan banjir.

“Jadi, tadi malam saya mendapatkan arahan dari Bapak Presiden melalui Mensesneg khusus untuk menghadapi bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendagri menjelaskan bahwa longsor yang terjadi di Banjarnegara dan Cilacap menjadi perhatian serius pemerintah. Ia telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Baca Juga :  Kodim Wonosobo Dukung Program Penanaman 1 Juta Hektar Jagung

“Saya tadi pagi sudah komunikasi dengan Kepala BMKG kemudian juga Bapak Menko PMK, Bapak Pratikno. Beliau [Menko PMK] pagi ini bergerak, sedang menuju ke Banjarnegara. Kita tahu bahwa di Banjarnegara dan di Cilacap ya, itu terjadi longsor. Ada korban juga, jalan terputus, dan lain-lain,” jelas Mendagri.

Berdasarkan laporan BMKG, curah hujan di wilayah selatan Jawa saat ini berada pada level tinggi. Untuk itu, Presiden meminta dirinya segera berkoordinasi dengan seluruh kepala daerah untuk menginventarisasi titik rawan longsor serta menyiapkan langkah pencegahan.

“Melakukan aksi pencegahan agar bisa terjadi mitigasi bencana kalau terjadi bencana,” tuturnya.

Mendagri menekankan pentingnya upaya mitigasi, termasuk kemungkinan relokasi warga di kawasan rawan longsor. Selain itu, ia menginstruksikan kepala daerah segera menggelar apel kesiapsiagaan yang melibatkan berbagai unsur.

“Kepala daerah saya minta untuk melakukan apel kesiapsiagaan dengan semua stakeholder-nya, [di antaranya] Badan Penanggulangan Bencana Daerah, BPBD, kemudian juga dengan Polri, TNI, dan unsur-unsur lainnya,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolres Bogor Pimpin Apel Pagi, Tegaskan Komitmen terhadap Profesionalisme dan Pelayanan Publik yang Prima

Guna memastikan kesiapan daerah, Mendagri akan segera memimpin rapat virtual khusus dengan seluruh kepala daerah bersama Kepala BMKG. “BMKG akan menjelaskan daerah-daerah mana saja yang curah hujannya ke depan ini akan tinggi, sehingga perlu untuk diantisipasi,” ujarnya.

Mendagri juga mengungkapkan bahwa BMKG tengah melakukan modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah selatan Jawa. “Saat ini BMKG sedang melakukan modifikasi cuaca, tabur garam di daerah selatan Jawa untuk mengurangi potensi hujan dan menggesernya ke laut,” ungkapnya.

Mendagri mengajak media massa membantu menyampaikan pesan kewaspadaan ini kepada seluruh kepala daerah.

“Ini curah hujan cukup tinggi, sekali lagi potensi bencana hidrometeorologi, banjir, longsor, dan lain-lain. Nah, jangan sampai sudah terjadi baru kita berbuat. Tapi rekan-rekan kepala daerah sudah harus bergerak duluan,” tegas Mendagri.

Berita Terkait

Derasnya Banjir Robek Akses Desa, Pemkab Rote Ndao Didesak Tak Sekadar Janji
Ketika Hasil Audit Hanya Jadi Arsip: Bau Tak Sedap Belanja Daerah Bengkalis
Nasib Pilu Balita di Bangli: Tak Punya KK dan Hidup Serba Keterbatasan Ekonomi
Akhiri Keterisolasian Warga Langkat, TNI dan PTPN IV PalmCo Bangun Jembatan Darurat
Lumpur Lereng Puspo Terjang Kota Pasuruan, Curah Hujan Tinggi dan Tanggul Tak Mampu Menahan Terjangan
Jelang Pilkades Gunung Tawang, Yunus Gaspol Tiga Program Sosial: Jalan, Pangan, dan Mobil Desa
Bupati Tapanuli Selatan Sebut Kebun PTPN Batangtoru Topang Kehidupan Masyarakat Lintas Generasi
PTPN IV PalmCo Konsisten Dampingi Pemulihan Aceh Tamiang

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 21:24 WIB

Derasnya Banjir Robek Akses Desa, Pemkab Rote Ndao Didesak Tak Sekadar Janji

Senin, 2 Maret 2026 - 13:44 WIB

Ketika Hasil Audit Hanya Jadi Arsip: Bau Tak Sedap Belanja Daerah Bengkalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:09 WIB

Nasib Pilu Balita di Bangli: Tak Punya KK dan Hidup Serba Keterbatasan Ekonomi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:05 WIB

Akhiri Keterisolasian Warga Langkat, TNI dan PTPN IV PalmCo Bangun Jembatan Darurat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:54 WIB

Lumpur Lereng Puspo Terjang Kota Pasuruan, Curah Hujan Tinggi dan Tanggul Tak Mampu Menahan Terjangan

Berita Terbaru