Begini Cara Terminal Petikemas Nilam Wujudkan High Performance dan Zero Accident

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, suararealitas.co – Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) yang dikelola oleh PT Terminal Teluk Lamong terus menunjukkan komitmen terhadap penerapan budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.

Diketahui, kegiatan ini akan menjadi program rutin bagi seluruh pegawai di lingkungan kerja TPK Nilam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pelatihan APAR diselenggarakan secara berkala setiap tahun, selaras dengan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berbasis ISO 45001:2018.

“Pelatihan ini tidak hanya bertujuan memenuhi regulasi pemerintah, tetapi juga menjadi bentuk nyata komitmen kami dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan berbudaya K3,” ujar Retno Pujianto selaku Terminal Head Terminal Petikemas Nilam, kepada suararealitas.co, Jumat (31/10/2025).

Baca Juga :  Bocoran Besar Kamera Samsung Galaxy Z Tri-Fold: Ungkap Zoom 100x yang Mengagumkan

Anto menegaskan pentingnya memastikan setiap insan TPK Nilam mampu bertindak cepat dan tepat dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran.

Menurutnya, keterampilan dasar penggunaan APAR merupakan kompetensi fundamental untuk melindungi diri, aset perusahaan, dan lingkungan kerja.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya milik satu divisi. Melalui pelatihan rutin seperti ini, kami ingin menumbuhkan budaya siap siaga di setiap lini kerja untuk meminimalisir potensi risiko di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Modus Baru Judol untuk Lolos Deteksi, Meta Sebut Pakai Kata Kunci dan Spam Komentar

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif, Anto mengaku, pelatihan dilakukan dalam dua tahap yaitu sesi teori dan sesi praktik.

Sesi teori berfokus pada pemahaman aspek K3, identifikasi potensi bahaya, serta protokol komunikasi darurat.

Sementara itu, sesi praktik memberikan pengalaman langsung (hands-on) kepada peserta dalam menghadapi simulasi kebakaran dan penggunaan APAR secara tepat sesuai prosedur standar.

“Harapan kami, melalui penguasaan keterampilan dasar ini, seluruh SDM TPK Nilam dapat terus menjaga standar keselamatan tertinggi. Dengan demikian, operasional terminal dapat berjalan aman, efisien, dan produktif menuju target high performance dan zero accident,” tutupnya.

Berita Terkait

Tim GIZ PEEB Tinjau Rusun Daan Mogot, Tower 1 dan 2 Raih Sertifikat Bangunan Hijau EDGE
ifakta.co Gelar Seminar Literasi Digital, Perkuat Kompetensi Jurnalis Hadapi Era Informasi
Modus Baru Judol untuk Lolos Deteksi, Meta Sebut Pakai Kata Kunci dan Spam Komentar
Samsung Galaxy A27 5G Resmi Meluncur, Pakai Snapdragon 6 Gen 3 dan Desain Layar Lebih Modern
Pelaku Industri Respons Positif Terhadap Regulasi POJK yang Atur Konten Financial Influencer
Bali Jadi Proyek Percontohan Motor Listrik Nasional, EV-GO Dorong Percepatan Konversi
Jakarta Barat Gandeng Sidoarjo Tangani Sampah dengan Teknologi Eco Lindi
FMI, MII, dan HP Luncurkan SecBox untuk Perkuat Keamanan Siber Organisasi

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:16 WIB

Tim GIZ PEEB Tinjau Rusun Daan Mogot, Tower 1 dan 2 Raih Sertifikat Bangunan Hijau EDGE

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:00 WIB

ifakta.co Gelar Seminar Literasi Digital, Perkuat Kompetensi Jurnalis Hadapi Era Informasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:05 WIB

Modus Baru Judol untuk Lolos Deteksi, Meta Sebut Pakai Kata Kunci dan Spam Komentar

Senin, 29 Juni 2026 - 16:37 WIB

Samsung Galaxy A27 5G Resmi Meluncur, Pakai Snapdragon 6 Gen 3 dan Desain Layar Lebih Modern

Senin, 29 Juni 2026 - 11:30 WIB

Pelaku Industri Respons Positif Terhadap Regulasi POJK yang Atur Konten Financial Influencer

Berita Terbaru

Berita Aktual

Camat Leuwiliang Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agu 2026 - 22:02 WIB

Hukum & Kriminal

Dugaan Peredaran Obat Keras di Tanah Abang, Publik Menanti Pemasok

Senin, 17 Agu 2026 - 21:37 WIB