Tidak Ada Tanda Kekerasan, Lansia Maman (71) Ditemukan Meninggal Tenang di Area Pemakaman Pakuhaji

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


TANGERANG, Suararealitas.co – Sebuah kejadian menyayat hati warga Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji. Seorang pria lansia berusia 71 tahun bernama Maman ditemukan tidak bernyawa di kawasan pemakaman keluarga milik keluarga Rahman, pada hari Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

‎Lokasi penemuan mayat berada di Kampung Blok Empetan RT 001/011, yang menjadi kawasan pemakaman keluarga yang telah ada sejak lama.

‎Korban merupakan warga setempat yang tinggal di Kampung Empetan RT 001/005. Menurut informasi dari lingkungan sekitar, Maman tidak bekerja dan dalam beberapa waktu terakhir kondisinya kurang sehat.

‎Selain itu, dia juga kerap tidak pulang ke rumah, sehingga seringkali menjadi perhatian warga sekitar yang selalu siap membantunya.

‎Pihak kepolisian segera merespons setelah mendapatkan panggilan darurat dari masyarakat. Kapolsek Pakuhaji AKP Prapto Lasono beserta timnya, termasuk Kanit Reskrim IPTU Richard HM Sirait dan petugas piket, langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan mendalam serta memastikan kondisi sekitar.

‎Kisah penemuan dimulai ketika Murna (50 tahun), seorang warga yang selalu peduli dengan kondisi Maman, datang membawa makanan untuknya.

‎Namun demikian, saat tiba di area pemakaman, Murna menemukan Maman dalam posisi telungkup dan tidak memberikan respons apapun. Pada saat itu, Maman mengenakan kaos dan sarung berwarna merah yang selalu dikenakannya.

‎Terkejut dengan kondisi tersebut, Murna langsung menghubungi Ketua RT setempat, Misyati. Bersama-sama mereka memeriksa kondisi Maman dan menyadari bahwa dia telah tiada.

‎Usai mengecek kondisi Maman, Murna bersama Ketua RT segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Pakuhaji untuk mendapatkan bantuan dan klarifikasi lebih lanjut.

‎Kapolsek Pakuhaji AKP Prapto Lasono mengatakan, tim penyelidik kepolisian yang melakukan olah TKP menyatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka fisik pada tubuh korban.

‎Tak hanya itu, lanjut Kapolsek, pencarian di sekitar lokasi juga tidak menemukan barang bukti apapun yang mengarah pada dugaan tindak pidana. Semua indikasi menunjukkan bahwa kematian terjadi secara alami.

‎”Dari informasi yang diperoleh dari saksi dan riwayat kesehatan korban, pihak kepolisian menduga Maman wafat akibat penyakit yang telah dideritanya. Keluarga korban, yang diwakili oleh anaknya Ny. Diana Sartika, telah mengikhlaskan kejadian ini dan membuat surat pernyataan resmi sebagai bentuk penerimaan terhadap kehilangan ayahnya,” jelas Kapolsek Pakuhaji AKP Prapto Lasono dalam keterangannya.

‎Jenazah Maman kemudian dibawa ke RSU Pakuhaji untuk menjalani proses pemulasaran sesuai prosedur kesehatan sebelum dilakukan proses pemakaman.

‎”Pihak kepolisian telah menyelesaikan seluruh tahapan dokumentasi, pendataan saksi dan pembuatan laporan resmi,” sambungnya.

‎Ia menegaskan bahwa kasus ini merupakan kematian akibat kondisi kesehatan dan tidak ada unsur kejahatan yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

‎Akbar

Baca Juga :  Sekretaris PWI Kota Tangsel Tekankan Urgensi Kode Etik Jurnalistik
Baca Juga :  Memperkuat Perekonomian Nasional: Perjalanan Shopee Membantu UMKM Bertransformasi dan Berdaya Saing di Awal Tahun 2024

Berita Terkait

Melalui Bankeu 2026, Pemerintah Desa Puraseda Bangun TPT
Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi
Fenomena Langit Malam, Venus Dekat dengan Bulan Sabit
Pererat Ukhuwah Islamiyah Antar Warga, Pemdes Purasari Gelar Dzikir Maulid Nabi dan Pengajian Bulanan
Persija vs Persib Digelar Hari Ini, Kapolres Bogor Turun Langsung Pastikan Keamanan Wilayah
Benda Misterius Mirip Bom Rakitan Gegerkan Warga Tawang, Polisi Bergerak Cepat Amankan Bekas Pabrik Engsun
PWJU “Membangun Utara” Siapkan Pelatihan Jurnalistik dan Program Sosial untuk Masyarakat
Parkir CNI Ditutup, Warga Protes Harus Ada Solusi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:37 WIB

Melalui Bankeu 2026, Pemerintah Desa Puraseda Bangun TPT

Selasa, 15 September 2026 - 14:09 WIB

Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi

Senin, 14 September 2026 - 20:11 WIB

Fenomena Langit Malam, Venus Dekat dengan Bulan Sabit

Minggu, 13 September 2026 - 12:53 WIB

Pererat Ukhuwah Islamiyah Antar Warga, Pemdes Purasari Gelar Dzikir Maulid Nabi dan Pengajian Bulanan

Sabtu, 12 September 2026 - 15:42 WIB

Persija vs Persib Digelar Hari Ini, Kapolres Bogor Turun Langsung Pastikan Keamanan Wilayah

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

BSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:13 WIB