HUT Ke-9 A-Green, Dari Bekas TPS Jadi Kampung Lingkungan Inspiratif di Meruya Utara

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Ratusan warga RT.04/RW.09 Perumahan Taman Aries, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat memadati puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9
A-Green pada Senin (1/6/2026) pagi.

Pengelola Komunitas A-Green, Andi Tjahja, mengatakan bahwa meskipun A-Green telah berkembang dengan baik selama sembilan tahun terakhir, komunitas tersebut tetap membutuhkan semangat baru untuk terus bergerak dan berkembang.

Dalam kesempatan itu, Andi mengenang awal mula berdirinya A-Green. Ia menjelaskan bahwa lokasi yang kini menjadi pusat kegiatan lingkungan tersebut dulunya merupakan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang telah bertahun-tahun menimbulkan persoalan bagi warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 2017, bersama sejumlah warga sekitar, Andi memulai gerakan gotong royong membersihkan kawasan tersebut tanpa dukungan sponsor maupun pendanaan khusus.

Upaya swadaya itu kemudian berhasil mengubah lahan bekas TPS menjadi kawasan produktif yang terus berkembang.

“Dari situ terus berkembang menjadi kampung lingkungan dan arsitektural pengelolaan sampah berkelanjutan di Jakarta Barat,” ujar Andi.

Menurutnya, tema “Mengakar di Hati” dipilih sebagai harapan agar kesadaran mengelola sampah dan menjaga lingkungan benar-benar tertanam dalam kehidupan masyarakat sehingga mampu memberikan manfaat bagi bumi dan generasi mendatang.

Baca Juga :  Diseminasi Statistik Sektoral 2025, Bupati Dorong Percepatan Transformasi Digital Pemerintahan

Pantauan dilokasi, suasana perayaan berlangsung meriah. Sejumlah pengunjung tampak memadati stan bazar yang menjual aneka produk makanan olahan serta hasil kegiatan lingkungan yang diproduksi oleh komunitas A-Green.

Selain berbelanja, para pengunjung juga antusias mencari informasi mengenai berbagai produk ramah lingkungan yang dipamerkan.

Sementara itu, Ketua RW 09 Meruya Utara, drh. Hj. Sri Setiawaty mengungkapkan, bahwa program pemilahan sampah telah berjalan secara rutin di wilayahnya melalui berbagai kegiatan edukasi kepada warga.

Ia menegaskan bahwa masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang dijalankan A-Green.

Selain itu, kerukunan antarwarga yang terdiri dari berbagai latar belakang agama dan budaya menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan komunitas tersebut.

“Kebersamaan, saling menghargai, dan saling menghormati menjadi kekuatan kami untuk terus menjaga kekompakan warga dalam mendukung kegiatan lingkungan,” tuturnya.

Memasuki usia ke-9 tahun, A-Green diharapkan terus berkembang sebagai pusat edukasi lingkungan, pengelolaan sampah, dan penghijauan berbasis masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi bagi kawasan lain dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Rokok Tanpa Cukai Seolah Kebal Hukum di Jakarta Barat, Aktivis Tantang Aparat Ungkap Aktor Besar di Balik Jaringan Distribusi

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Barat Firmanuddin Ibrahim, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat Aldi Jansen, perwakilan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat, Kasie Peran Serta Masyarakat Sudin LH Jakarta Barat Sena Syah Putra, Kepala Paroki Gereja Katolik Maria Kusuma Karmel Romo Agustinus Ari Pawarta, O Carm, para ketua RW, tokoh masyarakat, pegiat lingkungan, serta tamu undangan lainnya.

Diketahui, berbagai kegiatan digelar dalam rangkaian perayaan tersebut mulai dari bazar produk olahan A-Green, napak tilas perjalanan komunitas A-Green sepanjang 2017–2026, pengumuman pemenang lomba poster dan esai remaja bertema “Pilah Sampah Jadi Kebiasaan Sehari-hari”, pengumuman pemenang kompetisi warga bertema “Sampah, Ketahanan Pangan dan Penghijauan di Rumah”, hingga hiburan musik dari Rythme Band.

Berita Terkait

Penataan Parkir di CNI Kembangan Jakbar Sementara Ditunda, Pasca Berdiskusi dengan Perwakilan Masyarakat: Kita Bakal Cari Solusi!
Sudinhub Jakbar Pasang Enam Spanduk Larangan Parkir di Kawasan CNI
Area Pembangunan di Taman Pemancingan Disorot, Sampah dan Keselamatan Kerja Jadi Perhatian
Lurah Warakas Turun Langsung, Warga Diberi Masker untuk Antisipasi Paparan Abu Vulkanik
Pembangunan RTH Sunter Jaya Kembali Disorot, Warga Pertanyakan Kondisi Area Proyek
Turap Kali Banglio di Perbatasan Kalibaru-Cilincing Mulai Keropos hingga Alami Kerusakan, Tumpukan Sampah Jadi Sorotan
Penyaluran Bantuan Pangan Bulog di Kelurahan Penjaringan Berjalan Tertib dan Kondusif
Tangga JPO Cawang di Tengah Jalan, Publik Pertanyakan Pengawasan Pemprov DKI

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Penataan Parkir di CNI Kembangan Jakbar Sementara Ditunda, Pasca Berdiskusi dengan Perwakilan Masyarakat: Kita Bakal Cari Solusi!

Rabu, 9 September 2026 - 15:53 WIB

Sudinhub Jakbar Pasang Enam Spanduk Larangan Parkir di Kawasan CNI

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Area Pembangunan di Taman Pemancingan Disorot, Sampah dan Keselamatan Kerja Jadi Perhatian

Selasa, 8 September 2026 - 21:18 WIB

Lurah Warakas Turun Langsung, Warga Diberi Masker untuk Antisipasi Paparan Abu Vulkanik

Selasa, 8 September 2026 - 13:11 WIB

Pembangunan RTH Sunter Jaya Kembali Disorot, Warga Pertanyakan Kondisi Area Proyek

Berita Terbaru