Jakarta Barat Mencekam! Aksi Begal dan Jambret Brutal Bikin Warga Takut Keluar Malam

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - maraknya aksi begal, jambret, hingga kejahatan jalanan dalam beberapa pekan terakhir membuat masyarakat resah. (Foto: Ilustrasi).

POTRET - maraknya aksi begal, jambret, hingga kejahatan jalanan dalam beberapa pekan terakhir membuat masyarakat resah. (Foto: Ilustrasi).

JAKARTA, suararealitas.co – Kawasan Jakarta Barat kembali menjadi sorotan tajam lantaran maraknya aksi begal, jambret, hingga kejahatan jalanan dalam beberapa pekan terakhir.

Rentetan kasus kriminal dengan kekerasan itu membuat masyarakat semakin resah terutama saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.

Bahkan, dengan kondisi tersebut memunculkan julukan baru bagi wilayah Jakarta Barat yakni: “Kota Begal”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Istilah tersebut ramai digunakan masyarakat di media sosial lantaran kondisi keamanan yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Kini, warga mengakui dihantui rasa takut saat harus beraktivitas atau pulang kerja pada malam hari.

Keresahan Meningkat Pesat

Salah seorang warga Cengkareng yang bekerja di kawasan Sudirman mengaku, bahwa kini dirinya selalu waspada saat melintasi jalur rawan di Jakarta Barat.

Menurutnya, aksi kriminal kini bisa terjadi di mana saja tanpa mengenal waktu.

Baca Juga :  Dugaan Permainan KKN, Skandal Tender LPSE Rp 33 Miliar di Kabupaten Bogor Dinilai Tak Profesional

“Sekarang rasanya seperti hidup di Gotham City. Mau pulang malam jadi takut, apalagi kalau jalanan sepi,” ungkap warga tersebut seperti dikutip dari berbagai media.

Dalam catatan sejumlah laporan, aksi kriminal yang terjadi di Jakarta Barat meliputi pembegalan bersenjata tajam, pencurian kendaraan bermotor, jambret, hingga aksi kekerasan jalanan yang viral di media sosial.

Kawasan seperti Kebon Jeruk, Palmerah, Tambora, hingga Cengkareng disebut menjadi titik yang rawan aksi kejahatan.

DPRD Soroti Situasi Keamanan Jalanan

Kondisi tersebut memicu perhatian berbagai pihak. Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menilai situasi keamanan di Jakarta Barat sudah memasuki tahap serius dan tidak bisa dianggap sebagai kriminalitas biasa.

“Jakarta Barat hari ini sedang menghadapi persoalan keamanan yang serius. Hampir setiap pekan masyarakat mendengar kasus jambret, begal hingga aksi kekerasan jalanan,” ujarnya.

Baca Juga :  Mantan Jaksa PTDH Gagal Move On, Tipu Warga Tangsel

Merespons atas keresahan warga, Polda Metro Jaya kini membentuk Tim Pemburu Begal yang disiagakan selama 24 jam untuk memburu pelaku kejahatan jalanan di sejumlah wilayah rawan Jakarta.

Polisi juga mengklaim telah mengungkap ratusan kasus kriminal jalanan sepanjang 2026.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur TNI dan Satpol PP juga mengintensifkan patroli malam di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi begal, tawuran, dan aksi 3C (curat, curas, curanmor).

Meski aparat mulai bergerak, rasa cemas masih membayangi masyarakat. Banyak warga kini memilih menghindari jalan sepi, pulang secara berkelompok, bahkan memacu kendaraan lebih cepat saat melintas di kawasan yang dianggap rawan kriminalitas.

Penulis : Za

Berita Terkait

Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan
Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan
Dugaan Penyuntikan Tabung Gas LPG Subsidi ke 50 Kg di Rajeg Tangerang Terungkap, Polisi Didesak Bertindak
Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Akui Beraksi Puluhan Kali di Jakarta
Tukang Sablon di Tambora Ditangkap Usai Curi Minyak Goreng dari Warung Kelontong
Polres Cirebon Kota Tangkap Pelaku Penyebar Video Asusila, Korban Dijebak dengan Foto AI
Polres Cirebon Kota Tangkap 3 Pelaku Curanmor, Motor Curian Dijual Rp400 Ribu
Kabar Terbaru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Polisi Berhasil Tangkap Terduga Pelaku

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 01:23 WIB

Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:56 WIB

Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00 WIB

Dugaan Penyuntikan Tabung Gas LPG Subsidi ke 50 Kg di Rajeg Tangerang Terungkap, Polisi Didesak Bertindak

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:36 WIB

Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Akui Beraksi Puluhan Kali di Jakarta

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:20 WIB

Tukang Sablon di Tambora Ditangkap Usai Curi Minyak Goreng dari Warung Kelontong

Berita Terbaru