Aset Lelang Kian Terjangkau, Rumah123 dan Bank Syariah Indonesia Hadirkan 1.200 Properti Diskon hingga 56,8%

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Jakarta, Suararealitas.co — Di tengah tantangan keterjangkauan hunian (housing affordability) dan meningkatnya kehati-hatian masyarakat dalam membeli properti, Rumah123 bersama Bank Syariah Indonesia menghadirkan terobosan baru melalui integrasi 1.200 aset lelang ke dalam satu platform digital.

Kolaborasi ini menjadikan BSI sebagai bank syariah pertama di Indonesia yang mendigitalisasi portofolio aset lelangnya secara nasional melalui marketplace properti. Inisiatif tersebut merupakan respons terhadap perubahan perilaku konsumen yang semakin selektif dan sensitif terhadap harga, khususnya pada segmen properti Rp1–3 miliar yang saat ini paling terdampak.

Data internal Rumah123 menunjukkan adanya pergeseran minat pencarian ke properti dengan harga lebih terjangkau, termasuk meningkatnya ketertarikan terhadap opsi sewa. Dalam konteks ini, aset lelang muncul sebagai alternatif strategis yang menawarkan efisiensi harga signifikan sekaligus peluang kepemilikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara rata-rata, aset lelang menawarkan harga 56,8% lebih rendah dibandingkan pasar reguler, bahkan dapat mencapai efisiensi hingga 79,6% pada tipe properti tertentu. Untuk rumah tapak, harga pasar rata-rata berada di kisaran Rp1,75 miliar, sementara aset lelang dapat diperoleh sekitar Rp729 juta. Pada segmen ruko, harga pasar sekitar Rp3,17 miliar dapat ditekan menjadi Rp1,20 miliar melalui skema lelang. Sementara itu, gudang yang di pasar reguler mencapai Rp2,8 miliar, tersedia dalam aset lelang dengan kisaran Rp572 juta.

Baca Juga :  Perkuat Kedekatan dengan Pelaku UMKM, BO Kalideres Lakukan Kunjungan ke Nasabah Mikro

CEO Rumah123, Wasudewan, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari evolusi ekosistem properti digital di Indonesia sekaligus komitmen perusahaan dalam memperluas akses kepemilikan properti.

“Kami melihat pergeseran perilaku konsumen yang semakin kuat ke ranah digital, dengan fokus pada value dan transparansi. Melalui integrasi ini, Rumah123 memastikan 1.200 aset strategis dari BSI tidak hanya tersedia, tetapi juga terserap optimal oleh audiens yang tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran aset lelang dari BSI memperkaya ekosistem pencarian properti di Rumah123. Konsumen kini memiliki pilihan lebih luas dalam satu platform, mulai dari properti baru, sekunder, hingga aset lelang yang mencakup rumah tapak, apartemen, dan aset komersial.

“Rumah123 tidak hanya menghadirkan properti baru dan sekunder, tetapi kini aset lelang juga semakin lengkap. Selain itu, kami menyediakan panduan edukatif agar masyarakat dapat mengambil keputusan dengan lebih percaya diri,” tambahnya.

Dari sisi perbankan, BSI menegaskan bahwa aspek keamanan dan kepastian hukum menjadi prioritas utama. Retail Collection, Restructuring & Recovery Group Head BSI, Immadha Handy Kusuma, menjelaskan bahwa digitalisasi ini juga bertujuan menghilangkan stigma kompleksitas hukum dalam proses lelang.

Baca Juga :  Dukung Produk Unggulan Lebak, BRI Rangkasbitung Salurkan KUR untuk UMKM Gula Aren di Bayah

“Setiap aset yang dipasarkan telah melalui proses verifikasi dan memiliki kepastian hukum yang jelas. Pembeli akan menerima Risalah Lelang yang memiliki kekuatan hukum setara dengan Akta Jual Beli (AJB),” ungkapnya.

Ia menambahkan, langkah ini juga menjadi strategi BSI dalam mengoptimalkan asset recovery di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, sekaligus menghadirkan solusi hunian berbasis syariah yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Sebagai aggregator properti, Rumah123 memastikan seluruh aset yang ditampilkan telah memenuhi standar kelayakan, termasuk aspek legalitas dan kesesuaian dengan prinsip syariah. Hal ini memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjadikan aset lelang sebagai alternatif kepemilikan hunian maupun instrumen investasi.

Kolaborasi strategis antara Rumah123 dan BSI diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekosistem properti syariah digital di Indonesia. Selain itu, inisiatif ini juga menjadi upaya edukasi pasar bahwa aset lelang bukan sekadar opsi alternatif, melainkan solusi yang kredibel, efisien, dan relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.

Berita Terkait

Hari Pelaut Sedunia 2026: Kemenhub Perkuat Kesejahteraan Pelaut, Indonesia Miliki 1,6 Juta Pelaut
SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang
Di Tengah Tekanan Pasar Otomotif, Bintraco Dharma Tetap Bukukan Laba Rp46 Miliar
Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan
DPUM Optimistis Tumbuh 32%, Siapkan Ekspansi dan Penguatan Kapasitas Produksi
Ditjen Hubla dan US Coast Guard Tinjau Keamanan Empat Pelabuhan Batam, Perkuat Implementasi ISPS Code
PART Beberkan Prospek Usaha dan Strategi Pertumbuhan dalam Public Expose 2026
DPUM Siapkan Investasi Rp100 Miliar untuk Perkuat Kapasitas Produksi dan Ekspor

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:59 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Kemenhub Perkuat Kesejahteraan Pelaut, Indonesia Miliki 1,6 Juta Pelaut

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:44 WIB

SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:11 WIB

Di Tengah Tekanan Pasar Otomotif, Bintraco Dharma Tetap Bukukan Laba Rp46 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIB

Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:03 WIB

DPUM Optimistis Tumbuh 32%, Siapkan Ekspansi dan Penguatan Kapasitas Produksi

Berita Terbaru

Berita Aktual

Munas Ke-1 BAI Siap Digelar di Jakarta

Sabtu, 27 Jun 2026 - 18:13 WIB