Wadah Kreativitas Tanpa Jarak, Mengapresiasi Inisiatif Panggung Bakat Lokal bagi Generasi Muda di Daerah

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang tak bertepi. Dari ritme vokal khas Sumatera Utara hingga harmoni nada dari Maluku dan Papua, talenta seni di tanah air lahir secara organik dari tradisi yang mengakar kuat. Namun, sebuah tantangan klasik “Jakarta-Sentris” terus membayangi dalam pengembangan talenta tersebut. Jarak geografis yang luas dan biaya akomodasi yang tinggi menuju pusat industri di Jakarta sering kali menjadi tembok besar yang bisa mengubur potensi emas para pemuda di daerah.

Menjawab tantangan tersebut, inisiatif “Aice Got You! Panggung Crispymu!” hadir sebagai langkah konkret mendesentralisasi wadah kreativitas. Lewat rangkaian roadshow di lima kota besar, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan berakhir di Surabaya, ajang ini membuktikan bahwa talenta grassroot hanya membutuhkan satu hal, yakni akses panggung yang setara.

Surabaya: Salah Satu Representasi Energi Musik Nasional

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai titik penutup yang fenomenal, Surabaya menunjukkan bagaimana panggung lokal mampu menyerap energi kreatif secara masif. Data mencatat sebanyak 135 peserta berpartisipasi aktif dalam tiga hari penyelenggaraan di Balai Pemuda, Kota Surabaya. Pada hari pertama, 48 peserta menunjukkan keberaniannya, diikuti oleh 65 peserta pada hari kedua, dan 22 finalis terbaik di hari puncak. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti “kehausan” generasi muda akan ruang ekspresi profesional yang hadir langsung di depan pintu rumah mereka.

Baca Juga :  Menampilkan 10 Besar League of Extraordinary Youth U-18, JICAF & KAHF Buka Ruang Kreatif Bagi Kreator Muda

Penyanyi sekaligus musisi dan penulis lagu nasional, Isyana Sarasvati, yang hadir langsung sebagai juri, mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas yang ia temukan. Menurutnya, talenta di daerah memiliki karakter yang jujur dan teknik yang matang.

“AICE Got You! Surabaya seru banget, benar-benar semuanya bagus banget. Aku berharap menang kalah bukan masalah, yang penting adalah pengalaman dan pembelajaran yang didapatkan. Ini menjadi pengalaman yang sangat magis buat para peserta. Semoga nantinya mereka terus berkarya dengan sejujur-jujurnya!” ujar Isyana.

Pentingnya Ekosistem Kompetisi Reguler

Kompetisi di tingkat daerah berfungsi sebagai inkubator mental bagi Gen Z. Tanpa harus terbebani biaya perjalanan mahal ke Jakarta, talenta muda Surabaya dan sekitar dapat menguji mentalitas panggung mereka di hadapan publik dan juri ahli seperti Brandon De Angelo dan Boiyen.

Brandon De Angelo menekankan bahwa pengalaman di panggung lokal adalah investasi berharga. “Masing-masing tampil dengan karakter yang kuat. Harapannya, mereka tetap berkarya dan jangan cepat puas. Karena selain gelar, pengalaman yang mereka dapat di sini jauh lebih berharga,” jelas Brandon.

Baca Juga :  Refleksi Akhir Tahun Forum Jurnalis Hitam Putih: Solidaritas dan Kemanusiaan Tetap Jadi Fondasi Utama Profesi Pers

Sementara itu, Boiyen menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan bakat tersebut, “Semoga pemenang bisa jadi bintang baru dan tetap rendah hati. Untuk yang belum menang, jangan berhenti mencoba karena masih banyak kesempatan untuk menyalurkan talenta.”

Membangun Panggung Seni yang Inklusif

Di tengah era digital, Aice tidak hanya menyediakan panggung fisik, tetapi juga memperluas jangkauannya secara daring. Penayangan live stream di tiga platform media sosial mencatat ratusan ribu views, memberikan kesempatan bagi talenta dari pelosok lain untuk turut menyaksikan dan terinspirasi.

Sylvana Zhong, Senior Brand Manager Aice Group, menekankan bahwa keterlibatan ribuan orang sepanjang rangkaian acara adalah sebuah kemenangan bagi inklusivitas seni. “Melihat ribuan orang dari Jakarta sampai Surabaya berani naik panggung, bernyanyi, atau menari, bagi kami itu adalah kemenangan tersendiri. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi perayaan bersama bahwa setiap orang punya potensi untuk bersinar,” jelasnya.

Melalui keberhasilan ini, diharapkan tren “menjemput bola” ke daerah-daerah masih akan terus berlanjut. Sebab, bakat besar Indonesia tidak hanya berada di bawah lampu sorot Jakarta, melainkan tersebar di setiap sudut nusantara yang menunggu panggungnya dihidupkan.

Berita Terkait

Refleksi Akhir Tahun Forum Jurnalis Hitam Putih: Solidaritas dan Kemanusiaan Tetap Jadi Fondasi Utama Profesi Pers
Di Kafe & Resto Ingat Kamu, Herni Wulung Gelar Ultah ke-50 Bersama Tokoh Pers, Sahabat, dan Keluarga
GCI 16th Anniversary: Panggung Gitar Paling Panas Siap Mengguncang Jakarta Barat!
Kontes Video Lucu dari Terminal Humor, Berhadiah Jutaan Rupiah
Usai Dilantik, Lurah Harry Firmansyah Tegaskan Pelayanan Publik dan Aspirasi Warga Pademangan Barat 
Dibalik Realitas Kelam Secangkir Kopi Pangku, Jejak Kolonial Pemuas Nafsu Mata Keranjang Patriaki
Film Dopamin Merilis Official Trailer & Poster: Saat Pernikahan Angga Yunanda & Shenina Cinnamon Dikejutkan dengan Sekoper Uang dan Mayat Tamu Asing Mengubah Perjalanan Cinta dan Hidup Mereka
Liza Widjaja Diganjar 2 Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:52 WIB

Wadah Kreativitas Tanpa Jarak, Mengapresiasi Inisiatif Panggung Bakat Lokal bagi Generasi Muda di Daerah

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:20 WIB

Refleksi Akhir Tahun Forum Jurnalis Hitam Putih: Solidaritas dan Kemanusiaan Tetap Jadi Fondasi Utama Profesi Pers

Senin, 22 Desember 2025 - 22:25 WIB

Di Kafe & Resto Ingat Kamu, Herni Wulung Gelar Ultah ke-50 Bersama Tokoh Pers, Sahabat, dan Keluarga

Sabtu, 29 November 2025 - 17:15 WIB

GCI 16th Anniversary: Panggung Gitar Paling Panas Siap Mengguncang Jakarta Barat!

Selasa, 25 November 2025 - 11:37 WIB

Kontes Video Lucu dari Terminal Humor, Berhadiah Jutaan Rupiah

Berita Terbaru