DLH DKI: Warga Tak Perlu Khawatir Soal Operasional RDF Plant Rorotan

- Jurnalis

Minggu, 21 September 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET: penampakkan RDF Plant Rorotan. (Foto: suararealitas.co)

POTRET: penampakkan RDF Plant Rorotan. (Foto: suararealitas.co)

JAKARTA, suararealitas.co — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta menjamin warga di sekitar RDF Plant Rorotan tidak perlu khawatir dengan rencana operasional fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif tersebut.

Pasalnya, seluruh proses persiapan melalui tahapan uji coba cermat dan sistematis yang dirancang untuk memastikan keamanan lingkungan sekaligus kenyamanan masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto menegaskan, bahwa pihaknya memahami keresahan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun ia memastikan, masyarakat tidak perlu cemas karena setiap tahap uji coba dan persiapan operasional RDF Plant Rorotan didampingi pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memastikan sesuai kaidah ilmiah dan standar lingkungan yang ketat.

“Jangan khawatir, semua peningkatan kami lakukan secara komprehensif. Kami pastikan operasional RDF Plant Rorotan aman, ramah lingkungan, dan tidak mengganggu masyarakat sekitar,” kata Asep.

Baca Juga :  Gubernur DKI Dampingi Wapres Tinjau Pembangunan MRT Jakarta Bundaran HI-Kota

Sebagai bentuk keseriusan, DLH DKI sudah menambah tiga unit deodorizer untuk mengendalikan potensi kebauan di area proses, gudang produk, dan area residu.

Fasilitas ini juga dilengkapi sistem pengendalian emisi mutakhir, yaitu Cyclone dan Bag Filter untuk menyaring partikulat debu, Wet Scrubber tambahan untuk menyisihkan polutan gas, Wet Electrostatic Precipitator untuk menangkap partikulat halus dan kabut, serta Carbon Active untuk menyerap senyawa kimia berbahaya.

Asep menambahkan, pihaknya juga telah melakukan modifikasi pada dua fasilitas eksisting, yakni Wet Scrubber dan Cerobong, agar emisi yang dilepaskan benar-benar aman dan sesuai baku mutu lingkungan.

Selain itu, penambahan induced draft fan kedua dilakukan untuk mengoptimalkan aliran gas menuju cerobong sehingga lebih terkendali.

Menurutnya, evaluasi RDF Plant Rorotan bukan hanya soal teknis, melainkan juga bentuk komitmen Pemprov DKI menjaga kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Kriminalisasi Opini dan Distorsi Konsep Makar: Ujian Serius bagi Demokrasi Konstitusional Indonesia. 

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak perlu gundah. RDF Plant ini hadir untuk menjadi solusi pengelolaan sampah, bukan menambah masalah baru,” ujarnya.

Asep menegaskan, RDF Plant Rorotan juga mengadopsi teknologi canggih asal Austria, Jerman, Italia, dan Belanda yang sudah terbukti unggul dalam pengolahan sampah.

Teknologi ini memberi jaminan tambahan bahwa operasional fasilitas pengolahan sampah tersebut akan berlangsung aman dan menghasilkan output yang berkualitas.

“Sekali lagi kami sampaikan, jangan risau, RDF Plant Rorotan sudah siap dengan standar operasional tinggi, dengan pengawasan secara terus-menerus, dan pendampingan ahli ITB, serta dukungan teknologi Eropa. Kami berkomitmen menjaga kenyamanan sekaligus keselamatan warga,” pungkasnya.*(Kipray)

Berita Terkait

PWI Jaya Sosialisasikan Reaktivasi KTA, Pengajuan Ditutup 31 Desember 2026
Pengusaha Jco Palem ‘Tantang’ Pemprov DKI, Bekingnya Diduga Baju Ijo
Pembangunan RTH RW 011 Sunter Jaya Disosialisasikan, Dukungan Warga Diiringi Harapan Proyek Berjalan Sesuai Aturan
Diduga Langgar Aturan Tata Bangunan, Proyek Padel di Kalideres Jadi Perbincangan Warga
Dewan Juri PWI Jaya Finalisasi Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026, Pemenang Tujuh Kategori Ditentukan
Diduga Tak Berizin dan Belum Bayar Pajak, Sedikitnya 10 Umbul-umbul Promosi Berdiri di Tiga Lokasi
Langgar Status Penyegelan? Pengusaha Padel di Papanggo Tak Takut ‘Ultimatum’ Pramono Anung Soal Aktivitas di Dalam Area
Sudinhub Jakarta Selatan Tertibkan 21 Motor Parkir di Trotoar Depan ITC Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

PWI Jaya Sosialisasikan Reaktivasi KTA, Pengajuan Ditutup 31 Desember 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:06 WIB

Pengusaha Jco Palem ‘Tantang’ Pemprov DKI, Bekingnya Diduga Baju Ijo

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:32 WIB

Pembangunan RTH RW 011 Sunter Jaya Disosialisasikan, Dukungan Warga Diiringi Harapan Proyek Berjalan Sesuai Aturan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:40 WIB

Diduga Langgar Aturan Tata Bangunan, Proyek Padel di Kalideres Jadi Perbincangan Warga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:41 WIB

Dewan Juri PWI Jaya Finalisasi Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026, Pemenang Tujuh Kategori Ditentukan

Berita Terbaru