ecoCare Indo Pasifik Catat Pertumbuhan Positif, Perkuat Inovasi dan Ekspansi Pasar

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (ecoCare Group), perusahaan penyedia layanan higienis dan jasa pendukung (support service) berbasis ramah lingkungan, terus menunjukkan kinerja positif sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 Februari 2024.

Didirikan pada 2007 dengan nama PT Indocare Pacific, ecoCare menjadi pionir perusahaan sistem higienis lokal pertama di Indonesia. Seiring perjalanan bisnis, perusahaan gencar melakukan ekspansi dengan membuka sejumlah cabang di berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang (2009), Balikpapan, hingga Palembang (2010).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah diversifikasi usaha dimulai pada 2014 melalui pendirian PT Tukang Bersih Indonesia yang fokus pada layanan kebersihan untuk konsumen B2B dan B2C. Pada 2021, ecoCare memperkuat bisnis vertikal dengan meluncurkan ecoCare Pest Control (sebelumnya PestCare) di bidang pengendalian hama profesional.

Struktur kepemilikan saham ecoCare Group didominasi oleh Hendrik Yong (47,53%), disusul Hermes Thamrin (19,80%), Rondy Yunanda (7,92%), Wincent Yunanda (3,96%), dan masyarakat (20,79%).

Dewan komisaris dipimpin Hendrik Yong (Komisaris Utama), dengan anggota Hermes Thamrin dan Alwi Kosasih (Komisaris Independen). Sementara jajaran direksi terdiri atas Wincent Yunanda (Direktur Utama), Heny Cahyadi, Flora Chandra, dan Sudaryanto.

Kinerja keuangan perseroan dipaparkan oleh Direktur Flora Chandra yang menegaskan bahwa ecoCare berhasil menjaga tren pertumbuhan meski kondisi ekonomi masih menantang.

Baca Juga :  BRI Kanca Kota Salurkan Bingkisan Ramadhan Bersama YBM BRILiaN dan IWABRI

Hingga akhir 2024, pendapatan usaha konsolidasian ecoCare Group tercatat sebesar Rp309,34 miliar, naik signifikan dari Rp235,64 miliar pada 2023. Laba bersih tahun berjalan tercatat Rp18,67 miliar, meningkat dari Rp18,55 miliar di tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp214,82 miliar, dengan jumlah ekuitas Rp158,59 miliar dan liabilitas Rp56,23 miliar. Rasio keuangan juga mencatatkan tren positif, antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 11,77%, Current Ratio 2,58, serta Cash Ratio 0,33.

“Peningkatan pendapatan ini menunjukkan soliditas bisnis dan efektivitas strategi diversifikasi layanan yang dijalankan ecoCare Group. Kami juga menjaga kesehatan keuangan perusahaan melalui pengelolaan aset dan liabilitas yang berimbang,” ujar Flora Chandra saat mempresentasikan laporan keuangan, di Jakarta (29/8/2025).

Dari laba bersih 2024 sebesar Rp18,63 miliar, perusahaan membagikan dividen Rp6,06 miliar atau setara Rp2,40 per saham (32,5%), sedangkan sisanya sebesar Rp12,57 miliar dialokasikan untuk laba ditahan.

Kinerja semester I 2025 juga mencatat pertumbuhan. Pendapatan usaha naik 18,12% menjadi Rp172,40 miliar dibanding periode sama tahun sebelumnya Rp145,96 miliar.

Direktur Utama Wincent Yunanda menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting bagi ecoCare untuk memperkuat inovasi digital sekaligus memperluas jangkauan layanan.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang lebih responsif, efisien, dan profesional dengan dukungan teknologi. Peluncuran aplikasi ecoCare Sales App dan e-Pest adalah langkah nyata kami untuk memberikan transparansi layanan, memperkuat hubungan dengan pelanggan, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Wincent Yunanda.

Baca Juga :  Kegiatan Olahraga Bersama Pekerja BRI KC Jelambar di Boss Padel

Beberapa inisiatif strategis yang diluncurkan antara lain:

– ecoCare Sales App: aplikasi terintegrasi dengan CRM untuk mempercepat penjualan.

– e-Pest: sistem monitoring dan laporan pengendalian hama berbasis digital end-to-end.

– CRM & Omnichannel System: memperkuat interaksi pelanggan secara real-time.

– ERP Enhancement: mengintegrasikan keuangan, supply chain, operasional, hingga SDM.

– ecoDemy (Learning Management System): platform pelatihan digital internal.

Selain itu, perusahaan juga melakukan ekspansi cabang di wilayah potensial, pengembangan produk hygiene ramah lingkungan, hingga program pelatihan rutin serta management trainee untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan.

Sebagai bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG), ecoCare mulai menggunakan kendaraan listrik (motor dan van) untuk operasional, sekaligus rutin melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR). Perusahaan juga membuka peluang kolaborasi strategis, termasuk rencana joint venture dengan bisnis vertikal lain.

ecoCare Group menegaskan visinya untuk membangkitkan citra perusahaan lokal Indonesia agar setara dan mampu bersaing dengan perusahaan internasional di sektor jasa pendukung. Misinya mencakup peningkatan kepuasan pelanggan melalui layanan terbaik, menambah nilai bagi seluruh pemangku kepentingan, serta mengusung konsep “Think Green” melalui SDM, teknologi, dan produk berkelanjutan.

Berita Terkait

Oxalá Energy International Tandatangani CSPA Akuisisi 75% Saham PT Aztech Pandu Persada, Perkuat Ekspansi di Sektor Energi
Ditjen Hubla Perkuat Penegakan Hukum Maritim melalui Diklat Manajemen PPNS 200 Jam
GUT Dorong Transisi Energi, Buka Peluang Industri dan SDM Indonesia Naik Kelas
Salah Tangani Dangerous Goods Bisa Picu Risiko Serius, KPLP Tekankan Kompetensi SDM
WBSA Catat Pertumbuhan Pendapatan 42,6% pada 1H26, Perkuat Ekosistem Logistik B2B Terintegrasi
85 Persen Pangan Maluku Utara Masih Bergantung dari Luar, Food Estate Terpadu Didorong Jadi Solusi
Maluku Utara Bidik Lumbung Pangan Terpadu, Bupati Halteng Siap Buka Jalan Investasi
Maluku Utara Tak Lagi Ingin Bergantung Pasokan Beras, Food Estate Terpadu Disiapkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 06:53 WIB

Oxalá Energy International Tandatangani CSPA Akuisisi 75% Saham PT Aztech Pandu Persada, Perkuat Ekspansi di Sektor Energi

Rabu, 2 September 2026 - 14:46 WIB

Ditjen Hubla Perkuat Penegakan Hukum Maritim melalui Diklat Manajemen PPNS 200 Jam

Rabu, 2 September 2026 - 12:20 WIB

GUT Dorong Transisi Energi, Buka Peluang Industri dan SDM Indonesia Naik Kelas

Selasa, 1 September 2026 - 23:32 WIB

Salah Tangani Dangerous Goods Bisa Picu Risiko Serius, KPLP Tekankan Kompetensi SDM

Selasa, 1 September 2026 - 07:47 WIB

WBSA Catat Pertumbuhan Pendapatan 42,6% pada 1H26, Perkuat Ekosistem Logistik B2B Terintegrasi

Berita Terbaru

GB Star Resto & Cafe, The Flavor Bliss Suvarna Sutera, Kavling Lot A2, Suka Harja, Kec. Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Berita Aktual

GB Star Resto & Cafe, Diduga Belum Kantongi NPPBKC

Rabu, 9 Sep 2026 - 16:56 WIB

Kabar Polisi

Brimob Polda Metro Jaya Amankan Tiga Pelaku Perampasan di Tomang

Rabu, 9 Sep 2026 - 16:52 WIB

Megapolitan

Sudinhub Pasang Enam Spanduk Larangan Parkir di Kawasan CNI

Rabu, 9 Sep 2026 - 15:53 WIB