KSP Nasari Muncul Sebagai Pelopor Koperasi Digital Indonesia Dalam 100 Koperasi Besar Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali,Suararealitas.co – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari menorehkan prestasi membanggakan dengan kembali masuk dalam jajaran 100 Koperasi Besar Indonesia (KBI) 2025 yang digagas oleh Peluang Media Group, dalam acara peluncuran buku 100 Koperasi Besar Indonesia 2025 yang digelar di The Trans Resort Bali, Seminyak – Kerobokan, Bali, Kamis (19/6/2025).

Bersamaan pula KSP Nasari mendapat penghargaan sebagai Pelopor Koperasi Digital di Indonesia, dimana langkah transformasi digital KSP Nasari melalui super apps Nasari Digital (Nadi) dinilai sebagai terobosan signifikan dalam modernisasi koperasi nasional serta lompatan penting yang mensejajarkan peran koperasi dengan pelaku ekonomi lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KSP Nasari berhasil mencuat setelah menjalani penilaian obyektif yang melibatkan peserta lebih dari 8.000 unit koperasi di seluruh Indonesia serta dinilai oleh Dewan Juri yang beranggotakan Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi RI Henra Saragih, Wakil Rektor Universitas Koperasi Indonesia Ahmad Subagyo, dan Pemimpin Umum Majalan Peluang Irsyad Mochtar.

Baca Juga :  BRI Kanca Balaraja Ikuti Aksi “Satukan Langkah untuk Sumatera” sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Korban Banjir

Mewakili Dewan Juri, Irsyad Mochtar menyebut KSP Nasari sebagai pionir koperasi yang berani mengambil risiko memulai transformasi digital di masa pandemi yang serba sulit pada tahun 2020 serta berani menyebut koperasi mampu tampil sebagai unicorn startup digital Indonesia.

“Hanya Nasari yang berani menyebut koperasi bisa tampil sebagai unicorn startup digital. Nasari pada tahun 2020 memulai Nadi, saat suasana semua orang masih repot karena Covid. Nasari tiba-tiba meluncurkan super apps Nadi atau Nasari Digital,” ujar Irsyad yang juga penulis Buku 100 Koperasi Besar Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean, menyambut baik penghargaan yang diterima tersebut sebagai apresiasi kiprah KSP Nasari selama ini dan menyatakan bahwa digitalisasi memang menjadi komitmen kuat KSP Nasari saat ini.

“Kami bersyukur mendapat apresiasi dengan diakui dalam jajaran 100 Koperasi Besar Indonesia, apalagi ketambahan predikat sebagai pionir koperasi digital. Ini adalah bentuk apresiasi terhadap ikhtiar kami selama ini,” ungkap Frans Meroga.

Baca Juga :  Awal Januari 2026, Harga BBM Pertamina Turun Harga

“Sejak awal KSP Nasari punya tekad kuat bahwa koperasi harus maju, harus digital, harus canggih, dan harus bisa menjawab tantangan zaman,” tambah Frans yang juga Ketua Umum Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI).

Frans menambahkan, digitalisasi koperasi juga bertujuan mendekatkan koperasi dengan generasi muda.
“Koperasi harus bisa diterima oleh anak-anak muda. Kita harus mengikuti gaya hidup dan preferensi mereka,” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa membangun super app Nasari Digital sejak tahun 2020 bukan hal yang mudah, tetapi kini mulai menunjukkan hasil yang dapat mendukung program pemerintah, terutama Kopdes Merah Putih.

Dengan platform digital yang mereka kembangkan, Nasari berharap dapat terus menjawab kebutuhan anggota dan memperluas akses layanan koperasi secara lebih modern dan inklusif.

Berita Terkait

Hari Pelaut Sedunia 2026: Kemenhub Perkuat Kesejahteraan Pelaut, Indonesia Miliki 1,6 Juta Pelaut
SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang
Di Tengah Tekanan Pasar Otomotif, Bintraco Dharma Tetap Bukukan Laba Rp46 Miliar
Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan
DPUM Optimistis Tumbuh 32%, Siapkan Ekspansi dan Penguatan Kapasitas Produksi
Ditjen Hubla dan US Coast Guard Tinjau Keamanan Empat Pelabuhan Batam, Perkuat Implementasi ISPS Code
PART Beberkan Prospek Usaha dan Strategi Pertumbuhan dalam Public Expose 2026
DPUM Siapkan Investasi Rp100 Miliar untuk Perkuat Kapasitas Produksi dan Ekspor

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:59 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Kemenhub Perkuat Kesejahteraan Pelaut, Indonesia Miliki 1,6 Juta Pelaut

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:44 WIB

SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:11 WIB

Di Tengah Tekanan Pasar Otomotif, Bintraco Dharma Tetap Bukukan Laba Rp46 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIB

Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:03 WIB

DPUM Optimistis Tumbuh 32%, Siapkan Ekspansi dan Penguatan Kapasitas Produksi

Berita Terbaru

Berita Aktual

Munas Ke-1 BAI Siap Digelar di Jakarta

Sabtu, 27 Jun 2026 - 18:13 WIB