HMI Kecam Arogansi Plh Kadindikbud Banten, Sebut Warga Tangerang Kampungan

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Suararealitas.co – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang Raya, Aji Mustajar, menyampaikan kecaman keras terhadap pernyataan yang dilontarkan oleh PLH Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindikbud) Provinsi Banten, Lukman, yang menyebut warga Kota Tangerang sebagai “kampungan”. Pernyataan yang termuat dalam pemberitaan media tersebut dinilai sangat tidak pantas, mencederai martabat warga Tangerang, dan mencerminkan sikap arogan serta jauh dari nilai-nilai etika seorang pejabat publik.

Menurut Aji, ucapan tersebut bukan sekadar kekeliruan verbal, melainkan bentuk penghinaan terbuka terhadap masyarakat yang selama ini turut membangun wajah Provinsi Banten melalui kerja keras, partisipasi aktif, dan kontribusi budaya. Kota Tangerang adalah wilayah dengan keberagaman masyarakat yang dinamis, urban, dan memiliki potensi luar biasa di berbagai sektor. Menggeneralisasi mereka sebagai “kampungan” adalah bentuk penyempitan cara pandang yang sangat tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Inflasi Jakarta Juni 2026 Capai 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pertamax Jadi Penyumbang Terbesar

HMI Cabang Tangerang Raya menilai bahwa seorang pejabat, apalagi yang mengemban amanah di bidang pendidikan dan kebudayaan, seharusnya menjadi contoh dalam menjaga tutur kata dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal. Justru dengan sikap seperti ini, kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan bisa terkikis dan menimbulkan jarak antara pemimpin dengan masyarakat yang dipimpinnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aji Mustajar mendesak PLH Kadindikbud Banten untuk meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Kota Tangerang. Ia juga menyerukan kepada Pemerintah Provinsi Banten agar melakukan pembinaan terhadap para pejabatnya agar lebih arif, santun, dan mencerminkan integritas seorang pelayan publik. Jika dibiarkan, pernyataan semacam ini dapat menciptakan polarisasi dan memperuncing jarak sosial antara masyarakat dan pemerintah.

Baca Juga :  Kadin Kabupaten Tangerang Gandeng KPK RI : Cegah Korupsi

Sebagai representasi mahasiswa dan anak muda Kota Tangerang, HMI akan terus bersuara dan mengawal marwah masyarakat. Pernyataan seperti ini tidak boleh dianggap remeh, karena menyangkut harga diri dan citra kolektif warga. Sudah saatnya pejabat publik menyadari bahwa kata-kata mereka bukan sekadar opini pribadi, tapi memiliki dampak besar terhadap kepercayaan dan rasa hormat publik.

Berita Terkait

86 Peserta Ikuti Menikmati Puisi Esai di Taman Kota, Satukan Suara Lintas Generasi
PKBM Mutiara Hati Perkuat Literasi Digital Lewat Pelatihan Jurnalistik
Walikota Jakbar Dan Kapolres Kunjungi SMK YMIK dan SMKN 53 Dorong Siswa Kembangkan Potensi. Dan Berprestasi.
Dua Juara, Satu Semangat: PKBM Mutiara Hati Terus Kembangkan Potensi
Owrite Goes to Campus Hadir di UI, Mahasiswa Diajak Kritis dan Berkarya Lewat Jurnalistik
Lewat Puisi Esai, Mahasiswa Calon Guru UPH Diasah Peka terhadap Persoalan Kemanusiaan
Sayid Iskandarsyah Dorong Talenta Muda Lewat Owrite Goes to Campus di Universitas Indonesia
Bogor Jadi Pusat Perhatian, Sebanyak 1.400 Pesilat Ramaikan Kejuaraan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 13:52 WIB

86 Peserta Ikuti Menikmati Puisi Esai di Taman Kota, Satukan Suara Lintas Generasi

Sabtu, 26 September 2026 - 14:27 WIB

PKBM Mutiara Hati Perkuat Literasi Digital Lewat Pelatihan Jurnalistik

Jumat, 25 September 2026 - 11:55 WIB

Walikota Jakbar Dan Kapolres Kunjungi SMK YMIK dan SMKN 53 Dorong Siswa Kembangkan Potensi. Dan Berprestasi.

Jumat, 25 September 2026 - 08:52 WIB

Dua Juara, Satu Semangat: PKBM Mutiara Hati Terus Kembangkan Potensi

Kamis, 24 September 2026 - 18:19 WIB

Owrite Goes to Campus Hadir di UI, Mahasiswa Diajak Kritis dan Berkarya Lewat Jurnalistik

Berita Terbaru