Pendapatan Bayu Buana Naik Jadi Rp644,61 Miliar, Optimisme Emiten Wisata Terus Menguat

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Suararealitas.co – Emiten biro perjalanan wisata, PT Bayu Buana Tbk (BAYU), membukukan kinerja keuangan yang positif pada kuartal I-2025, mencerminkan pemulihan yang berkelanjutan di sektor pariwisata nasional. Dalam periode Januari hingga Maret 2025, BAYU mencatat laba bersih sebesar Rp23,22 miliar, meningkat 8,80% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur PT Bayu Buana Tbk, Hardy Karuniawan, mengungkapkan bahwa peningkatan laba sejalan dengan pertumbuhan aktivitas usaha serta efisiensi operasional yang terus ditingkatkan perusahaan.

“Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp23,24 miliar, naik Rp1,84 miliar dari tahun sebelumnya,” ujar Hardy dalam Paparan Publik Tahunan yang digelar di Jakarta pada Jumat, 15 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya laba bersih, laba per saham (EPS) juga menunjukkan pertumbuhan yang solid, mencapai Rp65,79 per saham atau naik 8,60% dibandingkan kuartal I-2024 sebesar Rp60,58.

Di sisi top-line, BAYU membukukan pendapatan sebesar Rp644,61 miliar, meningkat 1,68% secara tahunan. Kenaikan pendapatan ini berasal dari semua lini bisnis utama, termasuk penjualan tiket, paket tur, pemesanan hotel, serta layanan dokumen dan jasa lainnya.

Baca Juga :  KANA Group Masuk Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor 2026, Perkuat Posisi di Pasar Global

Meski beban pokok pendapatan naik menjadi Rp597,27 miliar dari Rp590,20 miliar, laba kotor tetap tumbuh positif sebesar 8,17% menjadi Rp47,33 miliar. Laba usaha pun naik 11,98% menjadi Rp29,87 miliar, mencerminkan perbaikan dalam struktur biaya dan efisiensi manajemen operasional.

Perusahaan juga berhasil menjaga pertumbuhan beban usaha tetap terkendali, hanya meningkat 5,33% menjadi Rp23,56 miliar. Kenaikan ini utamanya disebabkan oleh peningkatan beban umum dan administrasi sebesar Rp0,89 miliar.

Sementara itu, pendapatan lain-lain melonjak 16,99% menjadi Rp6,29 miliar, didorong oleh peningkatan pendapatan bunga dan sewa yang tumbuh Rp0,66 miliar.

Dari sisi neraca, total aset per 31 Maret 2025 tercatat sebesar Rp942,49 miliar, turun 2,79% dari akhir 2024. Penurunan ini dipicu oleh berkurangnya aset lancar sebesar Rp38,42 miliar akibat penggunaan kas operasional dan pelunasan piutang usaha. Namun, aset tidak lancar justru meningkat Rp11,33 miliar, seiring dengan akuisisi properti berupa ruko di kawasan Juanda dan Bintaro senilai Rp15,20 miliar.

Baca Juga :  Peringati Hari Bela Negara ke-77, BRI KC Tangerang Ahmad Yani Gelar Upacara Bela Negara

Di sisi kewajiban, total liabilitas perusahaan menurun signifikan sebesar 9,75% menjadi Rp430,58 miliar. Penurunan ini berasal dari pembayaran utang pajak, pelunasan utang lainnya, dan berkurangnya uang muka konsumen. Ekuitas perusahaan justru mengalami kenaikan 3,95% menjadi Rp511,90 miliar, mencerminkan fundamental keuangan yang semakin solid.

Dengan pencapaian kinerja keuangan yang stabil dan prospek industri pariwisata yang kembali menggeliat, saham BAYU semakin menarik di mata investor. Ke depan, pemulihan sektor perjalanan domestik dan internasional diprediksi akan menjadi katalis utama yang mendongkrak performa perusahaan di tahun 2025.

Berita Terkait

Hari Pelaut Sedunia 2026: Kemenhub Perkuat Kesejahteraan Pelaut, Indonesia Miliki 1,6 Juta Pelaut
SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang
Di Tengah Tekanan Pasar Otomotif, Bintraco Dharma Tetap Bukukan Laba Rp46 Miliar
Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan
DPUM Optimistis Tumbuh 32%, Siapkan Ekspansi dan Penguatan Kapasitas Produksi
Ditjen Hubla dan US Coast Guard Tinjau Keamanan Empat Pelabuhan Batam, Perkuat Implementasi ISPS Code
PART Beberkan Prospek Usaha dan Strategi Pertumbuhan dalam Public Expose 2026
DPUM Siapkan Investasi Rp100 Miliar untuk Perkuat Kapasitas Produksi dan Ekspor

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:59 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Kemenhub Perkuat Kesejahteraan Pelaut, Indonesia Miliki 1,6 Juta Pelaut

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:44 WIB

SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:11 WIB

Di Tengah Tekanan Pasar Otomotif, Bintraco Dharma Tetap Bukukan Laba Rp46 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIB

Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:03 WIB

DPUM Optimistis Tumbuh 32%, Siapkan Ekspansi dan Penguatan Kapasitas Produksi

Berita Terbaru

Berita Aktual

Munas Ke-1 BAI Siap Digelar di Jakarta

Sabtu, 27 Jun 2026 - 18:13 WIB