Tolak Penutupan PT. SLI, Ratusan Warga Geruduk Kantor DLHK

- Jurnalis

Rabu, 2 Maret 2022 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tolak Penutupan PT. SLI, Ratusan Warga Geruduk Kantor DLHK

Kabupaten Tangerang – Ratusan warga Desa Sentul yang mengatasnamakan Germas Saseber (Gerakan Masyarakat Desa Sentul Bersatu) mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Rabu, (2/3/2022). 

Masa yang didominasi kaum hawa atau yang biasa disebut tim ibu-ibu itu, menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar segera mencabut larangan atau menghentikan sementara aktifitas produksi terhadap PT Sukses Logam Indonesia (SLI) yang terletak di Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut warga, penutupan PT. SLI oleh Pemkab Tangerang, sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat yang bekerja di perusahaan itu. Apalagi dimasa pandemi seperti ini. 

“Kami minta Pemkab Tangerang melalui DLHK segera membuka atau mengizinkan PT. SLI untuk segera beroperasi kembali, jika tidak, maka Pemkab Tangerang harus menanggung warga yang kelaparan akibat tidak bekerja,” kata Evi salah seorang warga Desa Sentul, yang mengaku merasa tertekan, karena suaminya kehilangan pekerjaan akibat ditutupnya PT. SLI. 

Evi bersama ibu-ibu lainnya yang mewakili warga Desa Sentul RT.04 RW.02 Kecamatan Balaraja, meminta Bupati Tangerang untuk segera membuka kembali PT SLI, agar suaminya dapat bekerja kembali. 

“Kalau pabrik itu tutup, kita mau makan apa.? Tidak ada pekerjaan, sedangkan lowongan kerja tidak ada, jadi saya berharap pabrik SLI tetap buka, tetap berjalan,” ucapnya. 

Agus Supriatman, Korlap Germas Saseber mengatakan, kewajiban Pemerintah Kabupaten Tangerang bukan hanya melindungi masyarakat dari keselamatan semata, namun harus juga melindungi masyarakatnya dari kesejahteraan, sehingga jauh dari kemiskinan, dan kelaparan.

Baca Juga :  4 Peserta Balon PAW Lolos, 5 Orang Lainnya Tidak Ikut ke Tahapan TKD

“Kami warga Desa Sentul, Kecamatan Balaraja mendukung pihak perusahaan PT. SLI untuk segera membuka usahanya kembali, karena setahu kami izinnya sudah lengkap, karena percuma saja ada perusahaan di desa kami jika tidak buka sama sekali, mendingan kosongkan sekalian perusahaan yang ada di desa kami,” jelas Agus. 

Sebelumnya, Humas PT. Sukses Logam Indonesia (SLI), H.Alamsyah mengungkapkan, bahwa perusahaannya telah memenuhi teguran Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, untuk melakukan perbaikan sistem pembuangan, dan pengelolaan limbah di perusahaannya. 

Kemudian, dari hasil pertemuan PT. SLI bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang yang diwakili oleh Camat Balaraja, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, dan perwakilan warga yang terdampak. 

Selanjutnya, ada beberapa kesepakatan yang harus dipenuhi oleh pihak perusahan diantaranya, menghentikan sementara kegiatan, dan menunda pelaksanaan uji coba mesin sampai pihak perusahan  memperbaiki, dan melengkapi sarana, dan fasilitas pengelolaan lingkungan khususnya terkait pengendalian pencemaran udara.

“Memperbaiki tempat penyimpanan sementara limbah B3 yang merupakan gudang bahan baku (debu EAF), dan menyediakan sarana silo, untuk menyiapkan bahan baku debu (EAF) sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No.6 Tahun 2021 tentang tata cara dan persyaratan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun,” ungkapnya.

Adapun, untuk melengkapi cerobong emisi dengan lubang pengambilan sampel, dan saran pendukung untuk uji emisi. Dan menanam tanaman pelindung disekeliling pabrik, untuk mengurangi cemaran debu, dan bau.

Baca Juga :  Hari Kedua Lebaran 2023, Ketum LMP Gelar Open House di Kediamannya

Pihak perusahaan, tambah Alamsyah, juga wajib melaporkan setiap perbaikan yang telah dilakukan, dan ditandatangani oleh pimpinan perusahaan.

“Sejauh ini, perusahaan kami merasa terus di fitnah, kita dianggap sering produksi dengan sembunyi-sembunyi, padahal tidak ada kegiatan sama sekali, permohonan uji coba untuk pengecekan uji emisi cerobong aja saat itu tidak jadi, padahal saat itu agenda uji coba kita resmi. Kita beritahukan ke semua pihak terkait, tapi tidak jadi. Yang terparah lagi dengan menyebutkan salah satu mantan karyawan perusahaan tahun 2019 batuk-batuk darah, dan muntah darah karena debu. Pqadahal setelah kita tanyakan mantan karyawan tersebut sakitnya karena luka pada lambungnya, itupun hasil diagnosa dokter yang meriksanya,” kata H.Alamsyah. 

Menurut Alamsyah, semua permintaan Bupati sudah dituruti. Namun, pihak DLHK Provinsi Banten masih melayangkan surat rekomendasi perbaikan.

“Kami bingung, Bupati Tangerang minta pasang silo, tapi DLHK Provinsi Banten sama sekali tidak bahas silo. Hasil perbaikannya sudah kami laporkan semua. Lalu, apa lagi yang harus di permasalahkan,? izin semuanya lengkap, andai sekiranya membahayakan, lalu kenapa Pemerintah baik pusat, Provinsi, dan Kabupaten memberikan izin, dan kenapa hanya fokus di perusahan ini, itu kan kawasan industri, semua ada limbah B3 nya, bahkan mesinnya lebih berisik dari kita,” pungkasnya.

Penulis: Bar/Red

Berita Terkait

BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip
Idul Adha: Ketika Pisau Kurban Tajam ke Hewan, Tapi Tumpul ke Keserakahan
Masyarakat Rajeg Segera Nikmati Akses Air Bersih, Perumdam TKR Wujudkan Pemerataan Layanan di Kabupaten Tangerang‎
Polres Bogor Waspadai Konvoi Bobotoh, Pengamanan Diperketat di Jalur Strategis
DBMSDA Kabupaten Tangerang Giatkan Indonesia ASRI: Aksi Bersih-bersih Sampah Bukti Komitmen Jaga Lingkungan
Respon Cepat Divpropam Mabes Polri Terhadap Surat DPC PPWI Majalengka || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Polres Majalengka
Penanaman Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai Polemik, Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap
Jelang Munas X, LDII Jakarta Utara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:08 WIB

BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:36 WIB

Idul Adha: Ketika Pisau Kurban Tajam ke Hewan, Tapi Tumpul ke Keserakahan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:02 WIB

Masyarakat Rajeg Segera Nikmati Akses Air Bersih, Perumdam TKR Wujudkan Pemerataan Layanan di Kabupaten Tangerang‎

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:48 WIB

Polres Bogor Waspadai Konvoi Bobotoh, Pengamanan Diperketat di Jalur Strategis

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:11 WIB

DBMSDA Kabupaten Tangerang Giatkan Indonesia ASRI: Aksi Bersih-bersih Sampah Bukti Komitmen Jaga Lingkungan

Berita Terbaru