Seleksi Calon Direksi PDAM, Dagelan atau Murni Cari yang Mumpuni ?

- Jurnalis

Jumat, 18 April 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flayer penetapan hasil seleksi administrasi calon Direktur Umum PDAM Kota Tangerang. (Foto: Istimewa).

Flayer penetapan hasil seleksi administrasi calon Direktur Umum PDAM Kota Tangerang. (Foto: Istimewa).

KOTA TANGERANG, suararealitas.co – Sejumlah kalangan menuding proses seleksi calon direksi PDAM Kota Tangerang cuma dagelan lantaran disinyalir hanya menggurkan kewajiban atas penggunaan anggaran senilai kurang lebih dari Rp180 juta yang digelontorkan untuk biaya proses seleksi tersebut.

Dugaan tersebut mencuat lantaran panitia pelaksana pada proses seleksi tahapan pemberkasan dinilai kurang transparan dan objektif dalam mengumumkan calon yang menyerahkan berkas untuk mendaftarkan sehingga dugaan titip menitip untuk nama yang dipersiapkan untuk duduk dikursi direksi semakin menguat.

“Kalau sudah ada dugaan nama yang dipersiapkan untuk duduk dikursi direksi kenapa harus pakai acara buang buang anggaran, kenapa tidak mengacu pada UU Kemendagri No. 37 Tahun 2018 tunjuk aja langsung itu direktur umum,” ungkap Andi Akbar, Praktisi Hukum dan Pengamat Tata Kota kepada wartawan, Kamis (17/4/2025).

Akbar menuturkan, berdasarkan data yang ia punya  proses penunjukan langsung yang mengacu pada UU Kemendagri tersebut sebelumnya pernah digunakan di PDAM Kota Tangerang dengan menerapkan masa percobaan selama enam bulan atau definitif langsung berdasarkan hal walikota selaku kuasa pemilik modal (KPM).

“Sumarya diperiode ke duanya, Ali Mumin, Toni Wismantoro, Erwin Mustika, dan H Muharam itu ditunjuk langsung dan mengacu pada UU Permendagri tersebut, atau UU sebelumnya,” ungkap Ali Akbar.

Sebagai informasi, terdapat beberapa nama dari internal PDAM Tirta Bentang yang dinyatakan lolos dalam proses seleksi diantaranya Ali Mukmin yang saat ini menjabat sebagai Manager PKA, H.Tommy Manager Umum, H.Yanto Manager Keuangan,Tati Supriatik Kepala litsus , Sastra Miharja Manager Litbang perwas, dan Dadang Mustika Manager STI.

Sebelumnya, setelah mendapatkan kritikan tajam dari jurnalis, proses pendaftaran calon direktur umum PDAM Tirta Benteng yang disebut sebut tidak transparan kembali menuai reaksi negatif dari penggiat sosial.

Baca Juga :  Gawat! Aksi Premanisme Berkedok Ormas Semakin Terang-Terangan di Jaksel

Salah satunya datang dari Hilman Santosa Koordinator Poros Tangerang Solid (PORTAS) yang menduga ada permainan kotor dibalik proses pendaftaran tersebut.

“PDAM TB Bobrok dari lahir, kalau memang tidak ada masalah kenapa harus menunggu hari Senin, toh proses pendaftaran sudah ditutup,” kata Hilman kepada wartawan, Jumat (11/4/2025).

Hilman menilai, bahwa tidak diungkapkannya nama-nama yang telah mendaftarkan diri menciptakan kecurigaan akan dugaan jasa titip menitip dari kalangan oknum.

“Udah inimah diduga bakal carut marut proses seleksi, ini cuma sekedar nama aja diumpetin gimana proses selanjutnya udah ngga bakalan bener inimah, diduga ada oknum yang menjelma jadi calo jabatan yang sekarang lagi gentayangan,” kata Hilman.

Berita Terkait

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip
Idul Adha: Ketika Pisau Kurban Tajam ke Hewan, Tapi Tumpul ke Keserakahan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Senin, 15 Juni 2026 - 23:40 WIB

Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi

Berita Terbaru

Berita Aktual

HIMAPI UCA Jadikan Berbagi Sebagai Budaya

Jumat, 26 Jun 2026 - 19:52 WIB