Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPeringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a KebangsaanKomentar: 0
Doa Kebangsaan

Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan

Suara Realitas, 12 Agustus 2026, 22:48 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Banten, Amrullah, mengatakan peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan bangsa sekaligus menentukan kontribusi yang dapat diberikan untuk masa depan Indonesia.

KOTA SERANG, Suararealitas.co – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama.Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Dzikir dan Doa Kebangsaan bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” yang digelar Kanwil Kemenag Banten, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan. Dzikir, doa lintas agama, dan tausiyah kebangsaan yang digelar menjadi ruang refleksi untuk memaknai kembali kemerdekaan sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Banten, Amrullah, mengatakan peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan bangsa sekaligus menentukan kontribusi yang dapat diberikan untuk masa depan Indonesia.

Menurutnya, terdapat tiga nilai penting yang perlu dihidupkan dalam memaknai HUT ke-81 RI, yakni tasyakur, tafakur, dan tadabur.

“Peringatan HUT Kemerdekaan ini harus kita jadikan momentum emas untuk melakukan tiga hal mendasar. Pertama, tasyakur (bersyukur) atas nikmat kemerdekaan yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada bangsa kita. Kedua, tafakur (merenung dan mawas diri) atas perjuangan para pahlawan serta perjalanan bangsa yang telah menapaki usia 81 tahun,” ujar Amrullah.

Baca Juga :  Dipilih Lagi Sebagai Ketum PWI Pusat, Mengapa Hendry Ch Bangun Layak dan Pantas ?

“Ketiga, tadabur (mengambil hikmah dan pelajaran mendalam) agar kita mampu merajut kebersamaan, memperkuat kerukunan umat beragama, dan terus berkontribusi nyata dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” katanya.

Pesan tersebut sejalan dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan pemuka dari berbagai agama. Setelah zikir bersama, kegiatan dilanjutkan dengan doa lintas agama sebagai simbol persatuan dan penghormatan terhadap keberagaman yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Banten.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, A. Bazari Syam, dalam tausiyah kebangsaannya juga menekankan pentingnya menjaga keutuhan bangsa melalui penguatan nilai-nilai keagamaan yang moderat.

Baca Juga :  Capt. Hakeng: Ini Pengakuan Atas Keunggulan SDM Maritim Indonesia di Mata Dunia

Menurutnya, keberagaman tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, nilai-nilai agama perlu menjadi kekuatan untuk merawat persatuan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Kegiatan yang dihadiri jajaran pegawai Kanwil Kemenag Banten, tokoh agama, dan masyarakat lintas agama tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu.

Lebih dari itu, kemerdekaan perlu diisi dengan menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Untuk diketahui, Pembaca Doa dari Kristen yaitu, Yohanes Adriaan S., S. Th, Jabatan, Penyuluh Agama Kristen Kanwil Kemenag Banten, Pembaca Doa dari Katolik, Krispianus Tai Lilo, S.S, Jabatan Penyuluh Agama Katolik Kanwil Kemenag Banten, Rohaniwan pembaca dari Buddha, Marno, S.Ag, Pembaca doa dari Hindu. Romo Mangku Suwono, Pembaca Doa Konghucu Asiong, dan Pembawa Doa Agama Islam Kh.Fadhilah.

Baca tentangDoa Kebangsaan
Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain