Aktivitas Parkir Liar di Sepanjang Koja Jakut Bertarif Rp 500 Ribu, Kuat Dugaan Keterlibatan Oknum Dishub

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas Parkir Liar di Sepanjang Koja Jakut Bertarif Rp 500 Ribu, Kuat Dugaan Keterlibatan Oknum Dishub
Parkir liar di sepanjang Jalan Koja, Jakarta Utara tak pernah bisa reda karena beking aparat negara, lemahnya kewenangan penindakan, hingga menghindari bentrok dengan ormas.
JAKARTA – Sejumlah kendaraan terlihat parkir liar di sepanjang Jalan Makom Keramat Syech Sayyid Mbah Priuk, Koja, Jakarta Utara. Keberadaan tersebut diduga adanya keterlibatan Dinas Perhubungan (Dishub), sehingga menimbulkan kemacetan yang panjang.
Bahkan, Dinas Perhubungan Jakarta Utara terkesan acuh seperti macan tak bertaring, atau memang aktifitas Pungli terhadap parkir liar tersebut di jadikan lahan basah bagi oknum yang tidak bertanggung jawab ?
Sontak, sumber pun mengakui bahwa parkir di pinggir jalan tersebut sifatnya berbayar alias bertarif.
“Parkir itu sudah lama bang. Perbulan satu mobil di kenakan biaya 500 ribu,” jelas sumber dilokasi, seperti dikutip dari ifakta.co, Selasa (18/11).
“Namanya parkir liar bang, pasti ada keterlibatan Dishub lah,” sambungnya.
Sementara itu, Kasie Derek Muhamad Untung menjelaskan bahwa terkait adanya parkir liar dengan Iuran yang nominal cukup besar itu ialah bukan kewenangan dirinya, karena masih ada Kasatpel di setiap Kecamatan, dalam hal ini Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
“Coba abang konfirmasi pak Zukifli, dia Kasatpel Dishub Kecamatan Koja, karena disana ranahnya beliau. Kalo kami hanya menunggu informasi dari Kasatpel setiap kecamatan yang ada di Jakarta Utara, bila ada kebutuhan untuk derek mereka akan menghubungi saya,” ujar Untung.
Disisi lain, Zukifli membantah bahwa tidak adanya menerima apapun dari aktifitas parkir liar tersebut.
“Demi Allah bang, kami tidak terima duit, apapun kegiatan parkir yang ada di sekitaran pintu masuk pelabuhan atau sekitar Kecamatan Koja. Kalo sepanjang jalan Jampea itu ranah pelabuhan bang, bukan ranah kami selaku Dishub Kecamatan Koja,” jelas Zukifli kepada ifakta.co.
Dengan maraknya parkir liar telah menunjukan bahwa lemahnya pengawasan Dishub Jakarta Utara. Jelas adanya pelanggaran terkait Pasal 287 ayat (4) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Adapun, bagi setiap orang yang melanggar aturan gerakan lalu lintas atau tata cara berhenti dan parkir dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,-
Selain itu, juru parkir liar juga dapat dikenakan sanksi lain, diantaranya denda hingga Rp 20.000.000,- dan kurungan penjara sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2007 Pasal 61 Tentang Ketertiban Umum, dan Pasal 406 KUHP tentang perusakan dengan ancaman hukuman pidana hingga 2 tahun 8 bulan, serta Pasal 368 ayat (1) KUHP tentang pemerasan, dengan ancaman hukuman pidana hingga 9 tahun penjara.
Baca Juga :  Agus Widarsa: ARNI Sukses Gelar Kongres Nasional 2023 di Jakarta
Baca Juga :  Sudinhub Jakbar Berhasil Tindak 2.015 Kendaraan Pada Periode 2020

Berita Terkait

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati
Ahli Waris Minta Mahkamah Agung Kawal Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan
Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:29 WIB

Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:21 WIB

MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:00 WIB

Ahli Waris Minta Mahkamah Agung Kawal Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung

Berita Terbaru

Nasional

Anak-anak dari 16 Negara Meriahkan Kick Off Cultura 2027

Jumat, 24 Jul 2026 - 07:14 WIB