JAKARTA, Suararealitas.co – Penanganan kasus penemuan 995 senjata api dan airsoft gun di sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terus berkembang.
Dalam pemeriksaan lanjutan, pihak sekolah mengungkapkan adanya temuan baru berupa narkotika dan kaset atau compact disc (CD) yang diduga berisi film pornografi di ruangan yang sebelumnya digunakan oleh mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD.
Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengatakan temuan tersebut diperoleh saat pemeriksaan lanjutan terhadap ruangan itu pada Rabu (5/8/2026) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada Rabu malam kami menemukan kembali beberapa senjata, termasuk juga menemukan narkoba, dan juga menemukan CD porno,” ujar Hermawanto di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Hermawanto menyampaikan, pihaknya berencana membuat laporan polisi (LP) baru terkait temuan narkotika dan CD yang diduga bermuatan pornografi tersebut.
Menurut dia, seluruh barang bukti yang ditemukan perlu ditangani secara serius mengingat jumlah senjata yang diamankan mencapai hampir seribu pucuk.
“Kami perlu informasikan kepada masyarakat bahwa karena ini ada senjata yang jumlahnya sangat banyak, nyaris seribu senjata. Maka kami ingin perkara ini segera ditindaklanjuti secara serius oleh Polres Metro Jakarta Selatan,” katanya.
Sementara itu, Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, mengungkapkan bahwa barang yang diduga sebagai narkotika yang ditemukan terdiri atas sabu dan dua linting ganja.
Seluruh barang bukti tersebut, kata dia, telah diserahkan kepada penyidik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Sabu-sabu dan dua linting ganja. Nanti tanya sama bagian narkoba, itu sudah ditimbang dan sudah dibawa oleh mereka,” ujar Untung.
Untung menjelaskan, penemuan ratusan senjata tersebut bermula ketika pihak yayasan membuka ruangan yang sebelumnya ditempati mantan pengurus yayasan.
Ruangan itu dibuka untuk mengambil sejumlah perlengkapan yang akan digunakan oleh para siswa.
Namun, saat proses pembukaan ruangan dilakukan, pihak yayasan justru menemukan ratusan senjata beserta amunisi yang tersimpan di dalam ruangan tersebut.
“Ketika kita membuka ruangan untuk kepentingan sekolah ini, kita temukan peralatan yang disebut senjata. Air gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos, tidak ada alur,” kata Untung.
Hingga kini, Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul 995 senjata, narkotika, serta barang bukti lain yang ditemukan di lokasi.
Polisi juga mendalami dugaan kepemilikan barang-barang tersebut dan kemungkinan adanya tindak pidana lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Proses penyelidikan masih berlangsung, sementara kepastian mengenai kepemilikan maupun keterkaitan barang bukti dengan pihak tertentu akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Penulis: Panji



































